BM PAN Ancam Lipat Gandakan Massa Lawan PT PL

KARAWANG, KarawangNews.com - Barisan Muda Penegak Amant Nasional (BM PAN) Karawang mengancam akan kembali melipat gandakan kekuatan masa aksi kaum tani pada agenda sidang putusan yang akan memvonis sebelas petani Kutatandingan Kamis besok dan mengepung PN Karawang.

"Kamis nanti kami kembali ada, bahkan akan berlipat ganda melakukan perlawanan terhadap pelaku keadilan yang tidak mengkehendaki bebasnya kaum tani Kutatandingan dari jerat vonis hakim," kata Ketua BM PAN, Dadi Mulyadi, kepada wartawan, Selasa (7/3/2017) sore.

Dalam aksi demontrasi yang tergabung dalam aliansi perjungan petani Kutatandingan pada Senin (6/3/2017) kemarin, aliansi ini menyatakan tiga tuntutan utama, yaitu hentikan Kriminalisasi dan bebaskan sebelas kaum tani kutatandingan, wujudkan reforma agraria dengan sungguh-sungguh dan usut mafia peradilan dan mafia hukum.

"Bebaskan sebelas orang kaum tani korban kriminalisasi PT Pertiwi Lestari (PT PL) atau kami akan melipat gandakan perlawanan kaum tani," tegasnya.

Kata Dadi, kaum tani siap menyajikan perlawanan bagi siapa pun yang telah menginjak-injak harkat dan martabat kamu tani. Bagi kaum tani hanya bercucuran keringat saja suatu yang biasa. 

"Bahkan jika diharuskan bercucuran darah pun akan kami tumpahkan demi merebut kembali hak atas tanah kita yang terampas oleh perusahaan hitam yang berkedok investasi PT Pertiwi Lestari," ungkapnya

Di tempat sama, Pengurus BM PAN Karawang, Hilman Tamimi menegaskan, pihaknya berkomitmen akan terus berkontribusi maksimal mendampingi petani bahkan mengawal perlawanan kaum tani hingga hak atas tanah yang terampas kembali berada dibawah pijakan kaki kaum tani yang hari ini terusir dari tempat tinggalnya.

"Bagi kami perlawanan untuk memperjuangkan hak atas tanah bagi kaum tani merupkan perjalanan perjuangan yang amat mulia bahkan tidak ada untuk tawar-menawar apalagi tunduk lalu mundur," tegasnya Hilman.

Kata dia, BM PAN yang dilahirkan dari rahim partai di era reformasi tidak mengenal kompromi, jika rakyat kaum tani ditindas otomastis roda organisasi wajib bergerak melawan.

"Disini kami tegaskan soal rakyat kaum tani pantang untuk kompromi apalagi berujung pada prilaku pragmatik belak," ungkapnya.

Diketahui, kesebelas petani ini akan menghadapi vonis hakim Pengadilan Negeri Karawang, setelah 11 dari 16 orang dituduh melakukan pengeroyokan terhadap petugas keamanan PT Pertiwi Lestari.

"Mereka bukan penjahat, mereka kaum yang mulia juga pahlawan pangan di negeri ini yang sejatinya punya kontribusi besar bagi keberlangsungan hajat hidup orang banyak," ujarnya. (rls/spn)

Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -