Berita Terkini

LSM Kompak Bangun Masjid Al Hidayah

KARAWANG, KarawangNews.com - Senin (27/6/2016) usai Sholat Tarawih, Ketua DPW Partai Golkar Provinsi Jawa Barat yang juga Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi bersama Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana meresmikan Masjid Al Hidayah di Jalan Rangga Gede, Kecamatan Karawang Barat.

Masjid ini dibangun Ketua LSM Kompak, Syukur Mulyono. Acara peresmian ini sekaligus malam tafakur yang digelar Dedi Mulyadi.

Pada kesempatan bicara, Mulyono menepis anggapan LSM yang diidentikan kasar dan garang, masjid yang dia dirikan ini menunjukan LSM yang dia pimpin membuktikan religiusnya terhadap Islam.

"Ini bukti, kita peduli pada ibadah Islam, Alhamdulillah masjid kini sudah berdiri," ucapnya.

Sementara itu, Cellica dan Dedi Mulyadi apresiasi terhadap upaya LSM Kompak yang telah berhasil mendirikan masjid megah. Di masjid ini, Mulyono menambahkan ornamen pada dinding dalam kubah dengan langit-langit berawan tiga dimensi, ketika dilihat awan tersebut seolah bergerak.

Acara peresmian ini dihadiri Muspika Karawang Barat, juga Ketua DPD Partai Golkar Karawang terpilih, Sri Rahayu. Usai gunting pita, memukul kentungan dan bedug, acara diteruskan hingga tengah malam dengan pagelaran seni daerah Purwakarta dan tausyiah KH. Jujun. (spn)

Gerindra Karawang Berangkatkan 6 Kadernya Umroh Gratis

KARAWANG, KarawangNews.com - DPC Partai Gerindra Karawang akan memberangkatkan 6 ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 6 Daerah Pemilihan (Dapil) umroh ke tanah suci Mekkah, mereka akan diberangkatkan usai Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah.

Keenam ketua PAC ini yaitu Tono dari Dapil 1, kemudian Hudri dari Dapil 2, Ramdan dari Dapil 3, Maman dari Dapil 4, Bambang Dapil 5 dan Suwarno Dapil 6. Mereka mendapat tiket umroh gratis ini dengan cara dikocok dari 30 PAC Partai Gerindra se-Kabupaten Karawang.

Ketua DPD Partai Gerindra Karawang, Royke Bentha Sahetapy, Senin (27/6/2016) menjelaskan, semua ketua PAC Partai Gerindra akan diberangkatkan umroh gratis yang dibiayai partai, mereka akan diberangkatkan bertahap setiap tahun.

"Sementara ini sasarannya hanya untuk ketua PAC, ini bentuk kompensasi dari partai atas pengabdian mereka kepada partai," jelasnya.

Undian umroh gratis ini sengaja dilakukan bersamaan dengan buka puasa bersama di Sekretariat DPC Partai Gerindra, Ruko Arcadia, Galuh Mas, Telukjambe Timur, Senin sore. (spn)

IMAKA Berbagai Bersama Dalam Berkah Ramadhan

Warga Menulis
Oleh: Makrus Ade Saputra
Mahasiswa STMIK Kharisma Karawang
Manajemen Informatika (D3)
Ditulis: Senin (27/6/20 16)

Puji dan syukur marilah Kita panjatkan kehadirat Ilahi Rabbi, atas karunia dan nikmat-Nya Kami masih diberi kesempatan untuk bisa bersilaturrohim ke Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang untuk yang kesekian kali. Sehingga Kami, dari Ikatan Mahasiswa Karawang (IMAKA), bisa bermuajahah kembali bersama anak-anak yang insya Allah mereka akan menjadi agen perubahan zaman ke arah yang lebih baik lagi.

Mudah-mudahan setiap derap langkah IMAKA bisa membuahkan pahala bagi kita semua, bisa menjadi penghapus dosa dan pengangkat derajat di hadapan Allah SWT. Tak lupa semoga sholawat serta salam senantiasa tercurah kepada jungjunan kita Nabi Muhammad Saw., kepada keluarganya, sahabatnya, dan kepada kita semua, serta kepada seluruh umatnya hingga akhir zaman. Aamiin.

Jum'at, 17 Ramadhan 1437 H, kegiatan yang bertemakan Ramadhan in Action "Bersama Ikatan Mahasiswa Karawang Menuju Hari Kemenangan Di Bulan Suci Ramadhan" dari Ikatan Mahasiswa Karawang (IMAKA) ini, Alhamdulillah terealisasi dengan baik atas izin Allah SWT. dan berkat dukungan dari berbagai jajaran pengurus IMAKA serta peran luar yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh menjadi salah satu Ponpes yang belum teraliri listrik oleh Pemerintah Karawang dan juga dalam bidang infrastruktur masih banyak kekurangan-kekurangan, inilah alasan dari IMAKA mengagendakan kegiatan Ramadhan in Action "Bersama Ikatan Mahasiswa Karawang Menuju Hari Kemenangan Di Bulan Suci Ramadhan" di Ponpes tersebut. 

Mewarnai segala bentuk aktivitas yang bernuansa keislaman sebagai pemompa semangat menyuarakan bulan nan penuh berkah ini, layaknya seperti peluit perlombahan telah ditiup, insan nan beriman mulai berlomba-lomba mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya di bulan Ramadhan ini.

Tentu momen Ramadhan bagi IMAKA sendiri bukan hanya sekedar pencitraan ataupun pempublikasian suatu organisasi. Lebih dari itu ini sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap Allah SWT, yang dimana dalam sebuah wadah/organisasi yang bersifat pengabdian masyarakat itu fungsinya untuk bisa memberikan manfaat terhadap khalayak umum.

Kerja keras dan kerja cerdas harus Kami upayakan semaksimal mungkin agar kegiatan Ramadhan in Action "Bersama Ikatan Mahasiswa Karawang Menuju Hari Kemenangan Di Bulan Suci Ramadhan" yang insya Allah berkah ini bisa terlaksana, begitulah harapan dari IMAKA sendiri. Halangan dan rintangan pasti ada, dan perasaan ragu-raguan, tidak yakin kadang mewarnai perjuangan ini. Maka dititik ini, kedewasaan etika organisasi dibutuhkan. Bukan hanya sosok pemimpin saja, mestilah seluruh kader IMAKA memilikinya juga.

Masih teringat jelas diingatan Kami tentang bangunan yang terletak di blakang PT. Unicharm 2 Kawasan KIIC Karawang yaitu Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang sebagai perjuangan Pa Ustadz Nana melewati jalan takdir beliau bersama keluarganya. Maka dari itu, di bulan yang penuh berkah ini IMAKA telah menetapkan program kerjanya yaitu Ramadhan in Action "Bersama Ikatan Mahasiswa Karawang Menuju Hari Kemenangan Di Bulan Suci Ramadhan". Sebagai bentuk pengabdian IMAKA terhadap masyarakat Karawang.

Keceriaan dan senyum polos anak-anak Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang langsung melunasi pejuangan Kami, begitu Kami menginjakan kaki di halaman nan tenang dan tentram, meski halaman utama beratapkan terpal dengan tiang bambu yang sederhana. Layaknya keluarga, tak asing bagi Kami dengan tatapan mata Pa Ustadz Nana, yang secara tersirat menyambut kedatangan Kami.

Seperti biasa keramaian anak-anak santri yang lalu lalang terlihat oleh penglihatan Kami, dengan kesibukan mereka masing-masing. Ada yang sedang membaca Al-Qur'an, ada yang sedang bercengkrama dengan santri lain, ada yang membantu menyiapkan masakan buat Bukber untuk nanti sore dan ada yang menyiapkan segala fasilitas yang akan diperuntukan untuk kebutuhan Ponpes itu sendiri.

Kehangatan kian terasa manakala duduk di teras Rumah Pa Ustadz Nana yang beralaskan karpet yang tak semewah karpet rumah konglomerat, tapi bukan soal kemewahan melainkan yang membuat Kami nyaman adalah ketika berada di lingkungan Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang yang bersahaja tapi bermakna.

Lanjut memulai kegiatan Kami yang pertama justru tidak kalah bermaknanya yaitu Transfer Ilmu yang langsung disampaikan materinya oleh Seia Piantara selaku Presiden Mahasiswa Karawang (Presmaka) yang dengan segudang pengalamanya di bidang organisasi dan kepimimpinan. Hingga keadaan di sulap layak pertujukan yang menghipnotis para santri yang hampir memadati isi Musholla yang berukuran sekitar 8 x 6 Meter. Dengan bahasa yang simpel dan mudah dipahami oleh santri yang menyimaknya dan sambil di sisipkan kata canda gurau membuat keadaan siang santai menjadi hangat.

Untaian senyuman yang kian menyeluruh dari bibir anak-anak yang haus akan pelukan kasih sayang orang tua, Kami memposisikan bahwa saat ini dan esok mereka adalah tanggungjawab Kami dan masih membutuhkan begitu macam pendidikan, karena, masa-masa di mana ukiran-ukiran kebaikan atau keburukan akan membekas jauh kedalam seiring dengan daya tangkap mereka yang masih tajam. Sampai dalam sesi tanya jawab tentang materi yang baru disampaikan oleh Presiden Mahasiswa Karawang (Presmaka) dengan cakap mereka utarakan tanpa keraguan.

Dalam sesi tanya jawab materi pun seakan menjadi sesi peperangan yang menggebu-gebu, itu tersirat dari ekspresi semangat mereka dalam mengacungkan tangan setelah pertanyaan dilontarkan oleh Presmaka. Kehangatan yang menggerogoti waktu hingga tak terasa sudah memasuki waktu Sholat Asyar, lantas Kami dan seluruh santri melaksanakan Sholat Asyar berjama'ah yang di Imami langsung sama Pa Ustadz Nana selaku Pembina Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang.

Agenda Kami masih berlangsung sampai pucaknya yaitu Bukber nanti. Mengisi waktu sambil berbuka puasa bareng sedikit ada asa untuk Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang dengan berkenannya Allah SWT. mengizinkan dari Lembaga Kampus STMIK Kharisma Karawang dan Mabinka yang dengan perwakilannya datang langsung di Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang dan menyisihkan sedikit rezeki dari Allah SWT untuk disumbangkan buat Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. Asa inilah yang Kami do'akan semoga menjadi jalan penyambung silaturrohim antara masyarakat Karawang dengan Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. Aamiin.

Satu jam dua jam terlalu singkat dilewati mengingat acara demi acara juga Alhamdulillah Kami telah jalani dengan lancar dan baik. Suasana pecah ruah ketika kumandang Azdan waktu Sholat Maghrib menyeru se antero Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang, halaman yang sebelumnya sederhana kini tersulap menjadi halaman penuh kehangatan terbalut dengan rasa kekeluargaan  teriring harapan-harapan baik kedepan.

Dengan menu yang sederhana tapi bagi Kami bak menu berbintang lima, tak sekedar itu juga komplit terasa kala dihias dengan senyum penuh polos anak-anak santri Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. Lebih dari 150 santri dan 50 pengurus Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang dan IMAKA berkumpul di halaman Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang mengingat acara puncak yang ditunggu-tunggu dari tadi siang. Terbaris 4 meja membentuk shaf yang berada di pinggir tempat berkumpul yang di atas meja tersebut telah tersedia menu buat sekedar berbuka puasa.

Ada Gorengan Bala-bala, dengan sambal kacang yang khas Karawang. Ada sop buah dengan lelehan batu es kian di minum semakin bersemangat untuk lagi meminumnya. Bersamaan tumpah ruahnya santri Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang beserta jajaran pengurus Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang menyuarakan hasrat kebersamaan yang mengingat tajam di ingatan Kami, satu sama lain membentuk kelompok per kelompok melingkar bercengkrama penuh kehangatan di momen langka ini.

Entahlah dengan pembahasan apa yang dibahas tiap bulatan kelompok santri dan pengurus Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang dan pengurus IMAKA, yang jelas ini momen pemersatu umat yang jarang sekali Kami dapatkan dan rasakan. Berhubung waktu pelaksanaan Sholat Maghrib yang singkat setelah mencicipi menu pengganjal perut, semua santri beserta pengurus Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang dan juga pengurus IMAKA beramai-ramai mengambil air wudlu untuk selanjutnya melaksanakan Sholat Maghrib berjama'ah.

Musholla berukuran sekitar 8 x 6 Meter pun menjadi saksi bisu khidmatnya ibadah Sholat Maghrib berjama'ah di Musholla Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. 

Setelah ibadah Sholat Maghrib acara di lanjut dengan melanjutkan makan bersama di kehangatan dengan sorotan rembulan mengikis malam nan beratapkan kesahduan langit malam, tumpah ruah perasaan di atas kebersamaan begitu lah yang keadaan ini disaksikan oleh malam-malam di Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. Sebagai nanti catatan dalam lembaran hidup anak santri yang berjuang cukup keras di masa kecilnya, di momen ini mudah-mudahan menjadi lembaran yang selalu di ingat sebagai lembaran terindah dalam catatan hidup mereka.

Sedih terasa perpisahan dengan anak-anak Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. Tapi, begitulah berjalanya roda kehidupan dimana ada pertemuan di situlah akan terjadi perpisahan. Lalu acara ditutup dengan bersholawat kepada Nabi sambil bersalam-salaman satu sama lain dengan rasa, ingin sekali momen ini berkelanjutan tanpa sedikitpun mengurangi kesan dan makna baiknya. Insya Allah.

Terimakasih Ya Allah yang telah mempertemukan Kami dengan Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang sehingga terbukalah pandangan Kami tentang istilah Bumi dan Langit yang di mana kedudukan secara fisik perkotaan Karawang maju pesat dengan infrastrukturnya sedangkan di Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang malah kebalikannya.  (**)

Tol Cikampek Mulai Ramai Pemudik

KARAWANG, KarawangNews.com - Arus lalu lintas tol Cikampek KM 57 dari arah Jakarta menuju tol Cipali, Senin (27/6/2016) terpantau mulai ramai, memasuki delapan hari jelang lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah. Sejumlah kendaraan pemudik melintas jalur tol dengan kecepatan penuh.

Keramaian kendaraan pemudik yang melintasi tol Jakarta-Cikampek mulai terpantau sejak Senin pagi hingga siang. Kendaraan pribadi mulai mendominasi dan terjadi iring-iringan kendaraan pribadi di jalur tersebut.

Kendati demikian, arus lalu lintas tol Cikampek masih terpantau ramai lancar dan belum ada antrian kemacetan kendaraan di KM 57, sebab jalur ini biasanya rawan macet di hari libur dan menjelang Idul Fitri. (had)

Keterangan foto:
Jelang lebaran tahun lalu, kemacetan parah terjadi di KM 57 tol Jakarta-Cikampek.

Sumber foto: tribunnews.com

Paradigma XTC Harus Berubah, Dari Genk Motor Jadi Penyantun

KARAWANG, KarawangNews.com - Sambil 'ngabuburit', organisasi sepeda motor XTC Karawang menyantuni 100 anak yatim dan dhuafa bagi warga Karangpawitan, Karawang Barat, Minggu (26/6/2016) sore di Lapang Karangpawitan 2, hadir dalam acara ini Dewan Kehormatan XTC yang juga Wakil Ketua I DPRD Karawang, Sri Rahayu.

Dalam sambutannya, Sri Rahayu menegaskan, sudah dua tahun ini paradigma XTC yang dikenal genk motor ternyata sudah menunjukan dedikasinya, punya kepedulian terhadap masyarakat. Ini harus tetap dipertahankan, untuk menunjukan XTC bukan lagi geng motor, tetapi organisasi yang terdaftar di kepolisian.

"XTC hari ini sudah membuktikan dedikasinya, paradigma XTC dulu beda dengan saat ini, menjadi XTC yang santun. Saya harap, XTC meningkatkan kegiatan positifnya," kata Sri Rahayu, dihadapan ratusan anggota XTC yang hadir di lapangan tersebut.

Kepercayaan ini jangan dinodai sesama anggota XTC, lanjut Sri, jika ada yang membuat kasus kriminal, maka dia tidak usah ditolong, karena organisasi ini sudah berkomitmen untuk mengubah XTC jadi santun.

"Mengubah ini memang tidak mudah, sebab mayoritas anggota XTC adalah remaja, tapi kita yakin kita bisa mengubah paradigma," jelasnya.

Di tempat sama, Sekjen DPC XTC Karawang, Imam mengakui, dulu kawanan bermotor ini memang disebut-sebut genk motor, tetapi kini berubah menjadi organisasi. Kata dia, jumlah anggota XTC Karawang sebanyak 500 orang, sejak organisasi ini didirikan 7Juli 2010 lalu di Karawang.

"Dulunya memang genk, sekarang namanya organisasi masyarakat di bidang sosial dan otomotif," akunya.

Hal senada diungkapkan anggota XTC, Iqbal, sejak polisi gencar razia genk motor, dia bersama kawannya tak lagi nongkrong di jalan. Biasanya, setiap malam minggu kawanan bermotor ini kumpul bareng, tetapi kini hampir tak pernah berkumpul bareng di jalanan.

"Kalau kumpul sedikit, bahkan kita tidak pakai atribut organisasi kalau bareng-bareng," ucapnya. (spn)

Ramadhan In Action Imaka

Warga Menulis
Oleh: Rudi Badruddin
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, asal Karawang
Ditulis: Minggu (26/6/2016)

Ramadhan In Action, itulah tema yang diusung oleh Ikatan Mahasiswa Karawang (Imaka) pada hari Jum'at 24 Juni 2016. Kegitan tersebut adalah bentuk aksi nyata yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa se-Karawang yang tergabung dalam Imaka dalam memeriahkan serta mengisi di bulan Ramadhan tahun ini.

Ramadhan In Action tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al-Matsuroh, Kampung Paseur Jaya, Dusun Batu Koneng, Kabupaten Karawang.

Menurut Ketua Panitia sekaligus Presiden Mahasiswa Ikatan Mahasiswa Karawang, Seia Piantara, kegiatan tersebut adalah bagian dari Program Kerja Imaka, sekaligus aktif memberikan kegiatan yang positif di bulan yang penuh rahmat ini.

Imaka terdiri dari berbagai elemen mahasiswa yang ada di Kabupaten Karawang, yaitu STMIK Kharisma, STIE YPN, STMIK Rosma, STIKES Kharisma, STIE Pertiwi, termasuk Unsika yang tergabung adalam ikatan tersebut.

Dikatakan Seia, dengan adanya acara Ramdhan In Action ini,  mahasiswa selalu tergerak melakukan sesuatu yang nyata dengan segala kemampuan untuk mengabdikan diri terhadap masyarakat, kegiatan ini bukan hanya di bulan Ramadhan.

Pada acara ini, Imaka telah memberikan bantuan dan sodakoh kepada anak yatim piatu, serta para santri dan santri wati yang ada di Ponpes Al-Matsuroh. Acara Ramadhan in Action sangat disambut baik oleh pimpinan Ponpes serta masyarakat yang ada disekitar wilayah tersebut.

"Ini adalah bagian dari bentuk pengamalan dan rasya syukur kita dalam menyambut bulan suci Ramadhan, dari pada melakukan kegiatan yang tidak baik dan cendrung menjauhkan pada nilai-niali ibadah, dengan adanya kegiatan ini bentuk nyata dalam memaknai bulan Ramadhan," kata Seia.

Diketahui, Kabupaten Karawang sedang mengalami transformasi yang sangat besar, pembangunan dan moderenisasi begitu pesat di kota yang pernah mendapatkan julukan sebagai lumbung padi nasional ini.

Transformasi tersebut jelas ada dampak yang perlu dijaga dan bahkan sebagai filter dari nilai-nilai moral remajanya. Dengan begitu, Imaka mencoba mengajak dan memberikan solusi terhadap permasalahan itu dengan adanya kegiatan yang positif ini. Ramadhan berkah, ramadhan untuk kita semua. (**)

Jhonson Optimis Tanah Sengketa Kembali Dikuasai Warga

KARAWANG, KarawangNews.com - Pengacara warga tiga desa berencana berkomunikasi dengan calon Kapolri, Komjen Tito Karnavian soal sengketa tanah dengan anak perusahaan Agung Podomoro Land (APLN).

Tanah 350 di tiga desa yakni Desa Margakarya, Wanasari dan Wanakerta yang pada tahun lalu dieksekusi pihak pengadilan dengan pengamanan luar biasa dari aparat kepolisian dianggap sebagai penyalahgunaan kewenangan. 

"Seharusnya ribuan aparat tersebut hanya bisa diturunkan atas intruksi presiden atau Kapolri. Sedangkan ini untuk kepentingan APL saja," ujar pengacara warga tiga desa, Jhonson Panjaitan, kepada awak media saat acara buka bersama dengan para ahli waris, Sabtu (25/6/2016 ).

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan menemui Komjen Tito dan menjelaskan duduk perkaranya. 

"Kami akan jelaskan posisi kami dalam kasus ini. Kami akan jelaskan ketidakadilan yang terjadi," tandasnya.

Selain itu, ia juga ingin meluruskan informasi yang simpang siur dalam hal sengketa tersebut. 

"Kami tidak ingin ada informasi yang salah yang disampaikan para bawahannya," ucapnya.

Terlebih, Jhonson, ia dan Komjen Tito pernah beberapa kali berhadapan dalam kasus sengketa, misalnya di daerah Poso. 
"Di Karawang ini bisa jadi keempat kalinya," ucapnya.

Ia mengaku yakin pihaknya akan kembali menguasai tanah milik warga tiga desa tersebut, yang turut dieksekusi. Bahkan, dalam waktu dekat pihaknya bersama masyarakat berencana bercocok tanam di lahan tersebut.

"Kalau tidak diganti rugi dengan harga yang layak, kita pasti akan kuasai lagi tanah tersebut. Kita akan sertifikatkan, agar tidak ada keraguan dari pihak lain, termasuk pemerintah," terangnya.

Jhonson juga mengungkapkan telah berkomunikasi dengan pihak Triatma, pimpinan APL. Hanya saja, hasilnya mengecewakan. 

"Utusannya malah bertanya, emang di sana ada petani? Saya marah, masa segini banyaknya tidak anggap," tandasnya.

Ia menilai hal tersebut terjadi lantaran adanya informasi yang salah, sengaja digaungkan sejumlah pihak. 

"Ini bawahan-bawahannya salah memberikan info, makanya saya ingin ketemu dengan Triatma langsung," katanya. (ds)

Pupuk Kujang Jual 1.000 Paket Sembako Murah

Warga Menulis
Oleh: Indra Gunawan
Jumat (24/6/2016)

PT Pupuk Kujang menggelar Bazar Murah 1000 paket sembako secara serentak di enam desa sekitar pabrik yaitu Desa Dawuan Tengah, Dawuan Barat, Dawuan Timur, Cikampek Pusaka dan Desa Kamojing. Kegiatan Bazar Murah ini merupakan program bersama dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) grup dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan BUMN 2016.

Pelaksanaan Kegiatan Bazar Murah tersebut dikoordinaskan oleh Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Pupuk Kujang sesuai dengan kriteria asnaf dan program pengembangan masyarakat atau CSR PT Pupuk Kujang.

Jumlah paket sembako yang dijual kepada masyarakat yaitu satu paket per orang seharga Rp150.000 dijual dengan harga Rp 25.000. Paket sembako yang dijual masing-masing berisi 10 kg beras, 2 liter minyak goreng dan 2 kg gula pasir. Pelaksanaan Bazar Murah ini dilaksanakan bekerjasama aparat desa dan tokoh masyarakat setempat untuk memastikan manfaat ini diterima oleh masyarakat yang berhak menerimanya.

Selain itu, PT Pupuk Kujang sebagai produsen pupuk di Jawa Barat secara rutin setiap tahun menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadhan di masjid-masjid sekitar perusahaan, kegiatan itu diisi dengan acara buka puasa bersama dan pemberian bantuan sarana ibadah, serta pembagian paket sembako gratis bagi warga masyarakat kurang mampu di enam desa sekitar perusahaan. (**)
 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -