Berita Terkini

Rahmat Toleng Terpilih Aklamasi Ketua PPM Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com - Rahmat Toleng terpilih aklamasi sebagai Ketua PC Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Karawang periode 2017-2021. Sebanyak 17 ranting dari 13 Koramil se-kabupaten merekomendasikan Rahmat jadi ketua, ranting-ranting menyepakati pandangan umum yang dibacakan Ranting Telukjambe, Tatan Rustandi.

Aklamasi ini dilakukan dalam pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab), Sabtu (25/2/2017) siang. Ini dilakukan untuk memilih kembali Ketua PPM setelah kepengurusan sebelumnya dibekukan Pengurus Daerah PPM Provinsi Jawa Barat tanggal 24 Januari 2017 lalu.

Dalam menyusun Pengurus Cabang (PC), Rahmat Toleng dibantu 6 orang formatur. Muscab dibuka Dandim 0604 Karawang, Letkol Ayi Yosa yang diwakili Kasdim 0604. Juga dihadiri Ketua Legiun Veteran RI Kabupaten Karawang, Drs. Dadang S. Muchtar dan Pengurus Markas Daerah (Mada) PPM Provinsi Jawa Barat.

"Implementasi dari warisan semangat juang para pahlawan dan veteran di massa sekarang perlu dilakukan dengan cara hati-hati dan waspada mengingat saat ini situasi sosial politik memang terlalu rumit," kata Rahmat Toleng, dalam sambutan pertamanya ini.

Ketua Panitia Muscab, Sutrisno menjelaskan, pihaknya diminta PD PPM Jawa Barat agar segera melaksanakan Muscab, untuk melakukan pembenahan di DPC PPM Kabupaten Karawang. 

"Kita diminta agar melaksanakan Muscab secara demokratis dan memilih calon pemimpin yang memiliki kapabilitas tinggi," ucapnya, di sela acara.

Kata dia, PPM ini adalah organisasi putra-putri pejuang kemerdekaan, putra-putri para veteran perang. Organisasi ini miliki visi-misi mempertahankan UUD 45 dan Pancasila, juga mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Diketahui, PPM ini didirikan berawal dari keinginan putra-putri veteran RI yang menghimpun diri dalam satu wadah organisasi, organisasi ini didirikan tanggal 22 Januari 1981. Dalam persetujuan dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tahun 1987 lalu, PPM meresmikan kemandiriannya dengan menyesuaikan kedudukan sebagai organisasi kemasyarakatan.

PPM ini akan terus andil dalam mewarisi dan melestarikan jiwa semangat juga nilai-nilai 45 dan ikut dalam pelaksanaan pembangunan nasional. (spn/net)

Kejaksaan Sosialisasi Hukum di SMKN 1 Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melaksanakan sosialisasi hukum dan bahaya korupsi di SMK Negeri 1 Karawang, Kamis (23/2/2017) siang, di aula sekolah. Penyuluhan ini dipimpin langsung Kepala Seksi Intelejen Kejari Karawang, Sabrul Iman.

"Kami harap dari penyuluhan ini, siswa lebih memahami masalah korupsi dan bahayanya bagi pembangunan bangsa," kata Sabrul Iman, di hadapan 250 siswa dan guru sekolah ini.

Kata dia, penyuluhan ini merupakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS)  yang sudah berlangsung sejak tahun 2015 lalu, tujuannya yaitu untuk mengenalkan hukum kepada siswa sekolah yang merupakan generasi emas bangsa.

"Kita kenalkan tentang bahaya korupsi agar siswa bersikap jujur hingga dewasa," ucapnya.

Dengan memahami bahaya korupsi sejak dini, diharapkan dapat menekan atau bahkan menghapus masalah korupsi di kemudian hari. Siswa yang sekarang masih belajar di sekolah, nantinya bekerja di berbagai pekerjaan termasuk di lembaga pemerintahan.

"Kita ajarkan mereka untuk berani bersikap jujur, karena perbuatan korupsi dimulai dari ketidak jujuran seseorang," katanya.

Selain penyuluhan langsung, agenda JMS ini kedepan akan meminta supaya sekolah-sekolah membuka kantin kejujuran, siswa bisa belanja di kantin dengan mengambil barang keperluan, menyimpan uang dan mengambil kembalian sendiri, tanpa perlu penjaga kantin.

"Kantin kejujuran akan menjadi indikator keberhasilan membetuk siswa yang berani jujur, kedepan rencananya semu sekolah yang ada di Karawang akan membuka kantin kejujuran," ujar Sahrul Iman.

Kepala SMK Negeri 1 Karawang, Drs. Agus Rukmawan, S.Ip menyambut baik JMS ini, untuk menambah wawasan hukum bagi siswanya. Dia berharap, dengan kehadiran Kejaksaan ke sekolahnya, para siswa akan lebih memahami tugas kejaksaan.

Kata dia, kantin kejujuran sudah dilakukan sekolahnya sejak lama, tetapi hasil pantauan CCTV sekolah, masih banyak siswa yang tidak membayar ke kantin tersebut. Namun begitu, hingga saat ini belum ada sanksi tegas bagi siswanya itu.

"Kita dalam proses, kemarin masih banyak yang tidak jujur (belanja di kantin, red), mudah-mudahan penyuluhan dari Kejaksaan ini menjadi bimbingan langsung kepada siswa," kata Agus. (spn/nak)

XL Perkenalkan Jaringan Baru di Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menggelar press conference update jaringan XL di Karawang, Senin (20/2/2017) di Hotel Mercure Karawang. Ini bentuk komitmen XL untuk melayani masyarakat Indonesia yang tak pernah berhenti.

Saat ini, wilayah Karawang menjadi fokus XL melakukan penambahan jaringan 3G baru dan mulai melayani pelanggan melalui jaringan 3G pada frekuensi 900 MHz (U900) dan jaringan 4G LTE untuk layanan data dan voice yang lebih baik dan lebih luas jangkauannya.

Video Presiden XL Jabodetabek, Bambang Parikesit menyatakan, Karawang merupakan kota yang menjadi fokus untuk meningkatkan kualitas layanan 3G. Dengan penerapan teknologi U900 ini, pada XL bisa merasakan kualitas layanan yang semakin baik, koneksi makin luas, cepat dan kuat.

"Selain fokus peningkatan kualitas layanan 3G dengan teknologi U900 kami juga telah menghadirkan jaringan XL 4G LTE untuk pelanggan di Karawang yang ingin merasakan kecepatan internetan lebih," kata Bambang.

Hingga akhir tahun 2016, lebih dari 350 kota/kabupaten di Indonesia termasuk Karawang, telah terjangkau dengan jaringan 3G dan hampir 100 kota/area terlayani dengan 4G LTE. Secara nasional 91% populasi Indonesia telah terlayani oleh jaringan 3G yang berkualitas dari XL.

Untuk jaringan 4G LTE telah terjangkau 53% populasi, sementara total jaringan 2G menjangkau 93% populasi. Dari kesuksesan jaringan 4G LTE ini, di awal tahun 2017 XL terus berinovasi dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan dengan implementasi BTS 4.5G ready yang akan mendukung teknologi-teknologi 4.5G tanpa perlu upgrade BTS.

XL juga menghadirkan paket internet Combo XTRA, melalui paket ini pelanggan bisa menikmati internet 24 jam di jaringan 2G/3G/4G dan XTRA kuota 4G selama 24 jam, serta XTRA nelpon ke semua operator.

Pada paket ini, tersedia pilihan paket yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, dengan penawaran kuota mulai dari 1,5GB hingga 56GB. Paket Combo Xtra M misalnya, dengan Rp 59 ribu pelanggan akan mendapatkan kuota 12 GB (2 yg di 2G/3G/4G + 10GB di 4G) dan XTRA nelpon 30 menit ke semua operator. 

PT XL Axiata Tbk mulai beroperasi secara komersial sejak 8 Oktober 1996, XL Axiata saat ini menyediakan beragam layanan bagi pelanggan ritel dan korporat yang didukung jaringan luas dan berkualitas di seluruh Indonesia.

Sejak Desember 2014, XL Axiata telah mengimplementasikan jaringan 4G LTE yang dilanjutkan dengan engemhangan 4G LTE komersial skala nasional pada Juli 2015. XL Axiata merupakan bagian dari Axiata Group bersama dengan Cekcok (Malaysia), Dialog (Sri Langka), Smart (Cambodia), Ncell (Nepal), Ideal (India) dan M1 (Singapore).

Sebagai bentuk apresiasi terhadap warga Karawang dan pelanggan, XL bekerjasama dengan Pemkab Karawang mengadakan acara jalan sehat bersama Lesty D'Academy di Lapang Karangpawitan, Minggu (26/2/2017) pukul 06.00 WIB. Tersedia doorprize 2 unit motor, sepeda gunung, handphone 4G dan hadiah lainnya. (rls/spn)

Petani Merugi, Bibit Padi Mati Terendam Banjir

KARAWANG, KarawangNews.com - Ratusan hektar tanaman padi yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Karawang sudah seminggu ini terendam banjir, benih padi yang baru ditanam pun mulai membusuk dan mati. Banjir ini disebabkan meluapnya Sungai Citarum dan sungai kecil lainnya.

Puluhan petani mengaku bingung, seperti diungkapkan petani di Telukjambe Barat, H. Ayung (50), sudah dua kali menanam benih setelah diterjang banjir beberapa pekan lalu, kini banjir datang lagi dan merendam benih padi kedua yang ditanam.

"Sawah milik saya seluas 8 hektar kebanjiran, sedangkan biaya tiap hektarnya sekitar Rp 5 juta-an," kata dia, mengeluh.

Diakuinya, total kerugiannya mencapai Rp 40 juta-an dan ini tak hanya dialami Ayung, ratusan petani lainnya pun merasakan dampak banjir yang sama, merugi hingga puluhan juta rupiah.

Hasil pantauan, daerah yang terendam banjir mencakup wilayah di Kecamatan Tempuran, Pakisjaya, Telukambe Barat, Cibuaya, termasuk Jayakerta. (had)

Galuh Mas Luncurkan Loyalty Membership Apps

KARAWANG, KarawangNews.com - PT Galuh Citarum, pengembang pusat hunian dan komersial Galuh Mas Karawang dan  PT Bank QNB Indonesia Tbk menandatangani perjanjian kerjasama untuk memperkenalkan Galuh Mas Loyalty Membership Apps.

Membership ini ditujukan bagi para pengunjung dan member Karawang Central Plaza, Festive-walk dan Technomart. Kerjasama ini dilaksanakan di QNB Tower, SCBD Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (13/2/2017).

Aplikasi Galuh Mas Loyalty Membership Apps ini nantinya dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store dan App Store, yaitu aplikasi membership berbasis digital banking yang dikembangkan oleh Bank QNB Indonesia. 

Dengan aplikasi ini, para member atau pengunjung dalam melakukan transaksi, hanya dengan melakukan scan QR Code, sehingga transaksi akan menjadi lebih mudah, cepat dan aman. Cara bertransaksi ini dinilai lebih efisien dan efektif dengan menggunakan teknologi sebagai alat pembayaran yang dapat digunakan dengan mudah kapan saja.

Keuntungan lain yang dapat dinikmati oleh para member setia adalah mereka tidak perlu lagi membawa kartu privilege-nya dan cukup dengan membawa smartphone dengan nomor provider telekomunikasi yang telah di daftarkan untuk berbelanja. 

Pengunjung dan member dari ketiga pusat perbelanjaan tersebut dapat menggunakan Galuh Mas Loyalty Membership Apps dan menikmati kemudahan berbelanja sekaligus mendapatkan aneka ragam promosi menarik yang ditawarkan oleh tenant-tenant yang bekerjasama.

Direktur  PT Galuh Citarum, Ardi Supriydi menjelaskan, kerjasama ini merupakan bukti nyata kami untuk terus meningkatkan layanan bagi para pengunjung pusat belanja di kota Karawang. 

"Kami berharap dengan Galuh Mas Loyalty Membership Apps yang terintegrasi dengan mobile banking Bank QNB Indonesia ini akan lebih meningkatkan jumlah member setia kami," ujarnya.

Plt. Direktur Utama Bank QNB, Azhar Abdul Wahab menyampaikan, dengan menggunakan teknologi mobile banking dan mendukung Galuh Mas Loyalty Membership Apps, pihaknya memiliki tujuan untuk memberikan edukasi akan akses bertransaksi yang efektif dengan mengendarai teknologi.

"Kami harap dapat menjangkau masyarakat luas untuk menjadikan Galuh Mas Loyalty Membership Apps sebagai satu alat bertransaksi yang dapat digunakan kapan saja," kata dia. (rls)

Walhi: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bermasalah

Dadan Ramdan
BANDUNG, KarawangNews.com - Mega proyek yang dijalankan PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) bersumber utang/pinjaman dari China Development Bank (CDB) sebesar Rp 74,6 trilyun ini sejak awal bermasalah dan sampai sekarang makin bermasalah.

Ketua Walhi Jawa Barat, Dadan Ramdan, Kamis (16/2/2017) menyatakan dalam rilisnya, permasalahan yang muncul berkaitan dengan aspek hukum tata ruang dan lingkungan serta kehutanan yang dilanggar, terutama melanggar tata ruang kabupaten/kota yang dilaluinya dan pembuatan AMDAL yang super cepat dan terburu-buru. 

Megaproyek ini pun tidak ada dalam dokumen RPJMN tahun 2015-2019, tidak menggunakan APBN padahal banyak aset negara seperti tanah perkebunan, militer, hutan yang dipakai hingga pembebasan lahan memakai uang negara yang saat ini proses pembebasan tanah rakyat/korban mendapatkan komplain dari korban seperti Kabupaten Bandung Barat yang masih belum rampung.
Dadan Ramdan menambahkan, di luar aset negara yang dipakai dan dilepaskan yang harus dilakukan atas persetujuan DPR RI, dipastikan pembuatan trase kereta cepat Jakarta-Bandung juga akan merampas dan menggusur sekurang-kurangnya 3.000 bangunan pemukiman, sedikitnya 150 bangunan usaha, 2.550 ha lahan pertanian, hampir 9.00 KK kehilangan pekerjaan sebagai petani dan buruh tani dan sekitar 150 KK kehilangan usahanya.
Ketua Komune Rakapare Bandung, Andi Bhatara menegaskan, bukan saja soal dampak trase kereta cepat yang merampas ruang hidup rakyat, tetapi pembangunan Transit Oriented Development (TOD) di Halim Jakarta, Karawang, Cikalong Wetan dan Tegal Luar akan merampas tanah rakyat yang lebih luas dari jumlah luasan trase yang digunakan. 

Kereta Cepat hanya akan menjadi batu loncatan untuk permasalahan yang lebih besar lagi atas nama 'modernisasi pembangunan' yang sebenarnya hanyalah kedok untuk menguntungkan investor dan pengembang. Jika TOD dibangun, berhektar-hektar lahan pertanian, perkebunan, dan kawasan lindung akan dialihfungsikan menjadi kawasan industri dan perumahan elit, yang tentunya akan mendatangkan konflik dan keresahan saja bagi masyarakat.     

Dengan demikian, berbagai pertimbangan hukum, dampak ekonomi, sosial dan lingkungan dan kerugian rakyat yang akan ditimbulkan ke depan, dari FROM JABAR sebagai aliansi masyarakat sipil Jawa Barat menyatakan, Megaproyek Kereta Cepat Jakarta Bandung dipaksakan, melanggar hukum, tidak akuntabel dan tidak urgen. Kemudian, menentang dan menuntut pembatalan Mega Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

"Megaproyek Kereta Cepat Jakarta Bandung hanya menguntungkan para pengembang properti dan industri yang akan merampas tanah-tanah rakyat di Jawa Barat," kata Dadan. (rls)

Jalan Sedari Diperbaiki, Pertamina Menyumbang Rp 14 M

KARAWANG, KarawangNews.com - Akhirnya, jalan sepanjang 8,5 km penghubung Desa Srikamulyan dan Desa Sedari di Kecamatan Cibuaya diperbaiki, kini bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Perbaikan ini didanai APBD Karawang juga dibantu Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina sepanjang 2,4 km jalan, Pertamina juga membangun dua jembatan utama.

Dana yang dihabiskan PT Pertamina untuk 2,4 km jalan dan dua jembatan itu sebesar Rp 14 miliyar, jalan dan jembatan ini sudah rampung dibeton, sedangkan perbaikan jalan yang dikerjakan pemerintah belum selesai, masih berupa tanah dan batu. Pembagian perbaikan jalan ini hasil pembahasan DPRD Karawang sejak tahun 2013 lalu. Selain Pemkab Karawang, PT Pertamina diwajibkan andil dalam perbaikan jalan tersebut.

Pada Kamis (16/2/2017) siang, jalan dan jembatan yang sudah diselesaikan CSR PT Pertamina ini diresmikan Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana, bersama unsur Muspika Cibuaya dan Muspida Karawang.

VP Operation PHE ONWJ, Amrullah Muiz menyatakan, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Desa Sedari merupakan bentuk program CSR dari PHE (Pertamina Hulu Energi) ONWJ (Offshor North West Java) yang bertujuan untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat Desa Sedari hingga menjadi desa mandiri dan sejahtera. 

Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan sudah lama diimpikan masyarakat Desa Sedari yang mayoritas penduduknya adalah nelayan dan petambak ikan, karena sebelumnya warga Desa Sedari masih memanfaatkan sungai sebagai sarana transportasi sehari-hari. Dengan jalan beton ini, warga tak lagi kesulitan menggunakan transportasi darat.

"Perbaikan jalan ini bisa mengubah roda perekonomian masyarakat setempat, proyek ini terwujud dalam proses yang panjang," kata dia.

Diakuinya, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan ini terwujud dari kesepakatan bersama antara Pertamina dengan Pemkab Karawang dan masyarakat Desa Sedari, terlebih desa merupakan wilayah operasional PHE.

Diketahui, PHE beroperasi di wilayah Laut Jawa, seperti di Karawang, Subang dan Indramayu, di Karawang wilayah operasi PHE berada di dekat Desa Sedari. Dukungan masyarakat Desa Sedari kepada PHE sangat positif sehingga operasional PHE berkembang dengan baik. 

"Selama ini kita merasa terbantu, sehingga kita juga harus peduli dengan warga sekitar kita," kata Amrullah.

Bupati Karawang mengapresiasi bantuan infrastruktur dari Pertamina di Desa Sedari, bantuan ini tak hanya berarti bagi masyarakat setempat, juga bagi pemerintah, karena keterbatasan anggaran memperbaiki seluruh infrastruktur jalan dan jembatan se-kabupaten.

"Peran Pemkab Karawang hanya sebagai fasilitator untuk mendorong kegiatan sosial PHE tepat sasaran. Saya harap kerjasama ini bisa dilanjutkan terus demi kemakmuran masyarakat Karawang," kata Cellica.

Di acara peresmian ini, bupati dan pihak Pertamina menandatangani prasasti peresmian jalan dan jembatan tersebut, disaksikan ratusan warga setempat. Sebelumnya, kedatangan pejabat ke desa ini disambut warga dan bupati sempat naik sisingaan menyusuri jalan tersebut sejauh 100 meter.

Sebelumnya, jalan antara Desa Srikamulyan dan Desa Sedari ini rusak parah, tak bisa dilalui semua kendaraan, termasuk sepeda gowes jika berlumpur diguyur hujan. Sehingga, warga Sedari terisolir dan terpaksa menggunakan perahu sewa menuju Srikamulyan, dengan menyusuri sungai yang bersebelahan dengan jalan tersebut. (spn)

Kalangligar Banjir Lagi, 201 Rumah Terendam

KARAWANG, KarawangNews.com - Senin (13/2/2017), sebanyak 201 rumah di Kampung Pangasinan, Desa Kalangligar, Kecamatan Telukjambe terendam banjir setinggi 1 meter, akibatnya 630 warga setempat harus mengungsi. Banjir ini lagi-lagi disebabkan luapan Sungai Citarum sejak Minggu malam hingga Senin siang.

Akibat banjir ini, aktivitas warga lumpuh, mereka mengungsi ke tempat yang lebih tinggi tidak jauh dari lokasi banjir, diantaranya Kantor Desa Kalangligar yang memang sudah menjadi posko bencana banjir tetap jika banjir melanda pemukiman setempat.

Namun begitu, sejumlah warga ada yang masih bertahan di rumah dan warungnya, meski terendam banjir, mereka hanya bisa berharap banjir cepat surut. 

"Air datang cepat masuk ke rumah, banyak pakaian dan alat rumah tangga yang tidak terselamatkan, karena air sudah terlanjut masuk rumah," kata seorang warga yang terkena banjir banjir, Nurhayati.

Selain di Desa Kalangligar, banjir merendam desa lainnya di wilayah Cilamaya, Cilebar dan Batujaya. (had)

foto: may
 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -