Berita Terkini

Jalur Mudik di Cilamaya Mulai Diperbaiki

KARAWANG, KarawangNews.com - Jalur mudik alternatif khusus kendaraan roda dua di daerah Cikalong, Kecamatan Cilamaya mulai diperbaiki jelang memasuki bulan puasa, ini untuk menghadapi arus mudik lebaran tahun 2016, sejumlah material batu untuk perbaikan jalan sudah diturunkan.

Pantauan wartawan, Selasa (31/5/2016) siang, menghadapi arus mudik lebaran tahun 2016, jalur mudik khusus kendaraan roda dua yang membentang dari arah Tanjungpura perbatasan Karawang-Bekasi hingga jalur Pantura mulai diperbaiki.

Jalur yang membentang sepanjang 40 kilo meter tersebut terdapat beberapa tutik yang menjadi fokus perbaikan, karena kondisi jalan rusak cukup parah, titik tersebut diantaranya jalur  Cikalong-Cilamaya, di titik tersebut material batu sudah disiapkan untuk perbaikan.

Upaya perbaikan ke titik-titik jalan yang akan dijadikan sebagai jalur mudik ini dikhususkan bagi kendaraan roda dua, ditargetkan 20 hari jelang lebaran sudah rampung diperbaiki. (had)

Pemkab Karawang Bersikeras Stadion Singaperbangsa Dipugar

KARAWANG, KarawangNews.com - Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) bersikeras Stadion Singaperbangsa Karawang dipugar secepatnya, hal itu diungkapkan Jimmy kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nachrowi di Jakarta, Senin (30/5/2016) malam. Pertemuan dengan menteri ini, Jimmy didampingi Manajer Persika, Rakhmat Gunadi.

Kepada wartawan, Selasa (31/5/2016) siang, Rakhmat Gunadi menyampaikan hasil pertemuan itu, keinginan Pemkab Karawang Stadion Singaperbangsa bisa menampung hingga 20.000 penonton dari kapasitas saat ini yang baru bisa menampung 10.000 penonton. Sehingga, stadion ini harus dibangun menjadi dua lantai.

"Untuk stadion sebesar itu membutuhkan anggaran Rp 10-20 milyar, sebab kondisi stadion saat ini tidak representatif," kata Gunadi.

Dengan anggaran sebesar itu, Pemkab Karawang memohon kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga agar pemugaran stadion bisa direalisasikan, terlepas teknis nanti ada dana 'sharing' dari kementerian dengan APBD Kabupaten Karawang.

"Kita baru ajukan permohonan ini kepada menteri," ucapnya.

Diakuinya, antusiasme Wakil Bupati Jimmy terhadap stadion ini tinggi, Jimmy melihat stadion harus ditata ulang, sebab ini merupakan simbol Kabupaten Karawang. Terakhir, stadion ini dipugar tahun 2006 lalu, kemudian dibangun track sintetis yang melingkari rumput hijau lapangan bola di tahun 2014.

"Pada dasarnya beliau (menteri, red) setuju, responnya positif," kata Gunadi.

Bagi tim Persika Karawang, sambung Gunadi, kapasitas yang lebih besar berarti jumlah penonton akan lebih banyak, kemudian fasilitas akan lebih baik, juga pengembangan bisnis bisa lebih baik dengan penataan kios-kios suvenir sepak bola di sekitar stadion.

"Dengan kemauan keras dari Pemkab Karawang itu bukti perhatian kepada tim Persika, tidak mungkin memperhatikan fasilitas jika tidak memperhatikan tim sepak bolanya," paparnya. (spn)

Keterangan foto:
Rakhmat Gunadi (kanan) mendampingi Jimmy (kiri) menemui Imam Nachrowi (tengah) di ruang kantornya, Senin malam.

Jimmy Minta Restu Menaker, 'Lounching' Pemberdayaan CSR

JAKARTA, KarawangNews.com - Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) meminta restu kepada Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI, Hanif Dhakiri untuk 'lounching' Program Industri Berbagi melalui pemberdayaan Corporate Social Responsibility (CSR) di Jakarta, Senin (30/5/2016) sore.

Program Industri Berbagi ini sebagai penjajakan awal pemerintahan Bupati Cellica Nurrachadiana dan Wakil Bupati H. Ahmad Zamakhsyari untuk menggugah perusahaan di Kabupaten Karawang, terutama pabrik-pabrik di kawasan industri agar menyalurkan CSR-nya untuk infrastruktur dan pembangunan ekonomi rakyat.

Sebelumnya, CSR pabrik disalurkan ke masyarakat secara sporadis, tidak melihat aspek kebutuhan pembangunan infrastruktur, tetapi hanya sebagai kewajiban perusahaan yang sifatnya untuk lingkungan sekitar perusahaan.

Di pemerintahan Cellica-Jimmy ini, CSR diatur sedemikian rupa, sehingga penyalurannya bisa merata ke seluruh pelosok Kabupaten Karawang. Penyaluran CSR ini akan melewati Forum CSR yang telah dibentuk Pemkab Karawang, untuk memberdayakan CSR agar tepat sasaran pada pembangunan di pedesaan.

Diakui Jimmy, Hanif Dhakiri sangat setuju dengan gagasan ini, sebab konsep ini dirasa bisa mengatasi lemahnya pembangunan di tiap desa yang luput dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karawang.

"Pak menteri setuju banget," kata Jimmy.

Rencananya, peluncuran Program Industri Berbagi ini akan dilaksanakan sebelum masuk bulan Ramadhan 2016 ini,  seluruh perusahaan dari semua kawasan dan zona di Kabupaten Karawang akan diundang.

Program Industri Berbagai ini merupakan kelanjutan dari kunjungan kerja wakil bupati ke sejumlah perusahaan terhitung setelah pasangan Cellica-Jimmy dilantik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang setelah ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Karawang tahun 2015 kemarin.

Sebelumnya, Jimmy 'door to door' ke perusahaan untuk mensosialisasikan CSR dan soal ketenagakerjaan. Pada sosialisasi itu Jimmy menyampaikan, CSR kini dikoordinir agar bisa benar-benar tersalurkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Sehingga, sebanyak 309 desa dan kelurahan se-kabupaten akan memperoleh CSR masing-masing 70 persen dari tiap perusahaan, sedangkan 30 persennya akan diberikan oleh perusahaan ke satu desa tempat berdirinya perusahaan itu.

Selain menjumpai Menteri Tenaga Kerja, Jimmy didampingi Manajer Persika Karawang, Rakhmat Gunadi bersilaturahmi ke Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nachrowi. (spn)

Sikap Perindo Masih Abu-abu Soal Pilkada DKI

KARAWANG, KarawangNews.com - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hari Tanoesoedibjo mengaku, belum punya sikap apapun terkait rencana Pilkada DKI Jakarta, tetapi Hari Tanoe menginginkan adanya perubahan ke arah yang lebih baik di Pemerintahan DKI Jakarta.

Sikap abu-abu Partai Perindo ini ditunjukan Hari Tanoe saat melantik pengurus Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta, Senin (30/5/2016) siang di Kecamatan Tempuran, Karawang. (baca: Hari Tanoesoedibjo: Negara Kita Belum Makmur)

"Kita belum punya rencana soal Pilkada," kata dia.

Diketahui, partai lain kini sudah melakukan manuver terkait rencana pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, yaitu dengan membuka pendaftaran dan menjaring pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur atau mengarahkan dukungan ke salah satu pasangan bakal calon. (had)

Keterangan foto:
Hari Tanoesoedibjo (kanan) berbincang dengan Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat Ade Wardana (tengah) dan Ketua DPD Partai Perindo Karawang, Asep Saepudin (kiri) di Karawang, Senin siang.

Hari Tanoesoedibjo: Negara Kita Belum Makmur

KARAWANG, KarawangNews.com - Meski sudah 70 tahun Indonesia merdeka, tetapi negara ini belum makmur. Pergeseran orientasi orde lama ke orde baru hingga reformasi saat ini, hanya menggeser ekonomi negara Indonesia menjadi negara liberal.

Ini diungkapkan Ketua DPP Partai Perindo, Hari Tanoesoedibjo di acara pelantikan 502 pengurus Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta di area pertanian sawah, Kampung Lemah Subur, Kecamatan Tempuran.

"Negara kita belum makmur, posisi kesejahteraan kita masih di 30 persen dari batas minimum negara maju, ini masih rendah," kata dia.

Meski bangsa ini menunggu 10 hingga 20 tahun lagi, kata HT sapaan akrab Hari Tanoe, belum tentu sejahtera, selama konsep pembangunan negara tidak diubah. Indonesia harus menganut ekonomi kerakyatan, sehingga ada kebijakan baik yang diberikan pemerintah kepada masyarakat, meski kekuatan perekonomian tiap daerah berbeda-beda.

Selian itu, pemerintah harus  memberikan harga murah, perlindungan impor agar harga tidak jatuh, kuncinya ada keberpihakan terhadap ekonomi lemah  Jika tidak ada keberpihakan, maka akan ada perlakuan sama, sehingga yang kecil akan semakin tertindas, akibatnya ekonomi Indonesia hanya dilakukan oleh segelintir orang.

"Selama Indonesia belum maju, maka rakyatnya belum makmur, untuk itulah Partai Perindo didirikan, agar Indonesia bisa cepat maju dengan asas mengedepankan kesejahteraan masyarakat," kata pemilik stasiun televisi swasta Indonesia ini.

Kata dia, Indonesia harus diperjuangkan menjadi negara maju, karena negara maju akan mampu mengurusi rakyatnya yang tertinggal. Jika negara kuat, negara yang membayar biaya pendidikan rakyatnya.

Dia juga menyayangkan, setiap janji politik dari partai politik yang sudah lama berdiri tidak pernah terealisasi, ini bisa dilihat dari kondisi ekonomi masyarakat saat ini yang masih tertinggal.

"Negara Indonesia harus maju, sehingga tida berputar-putar di situ-situ saja, kita belum mencapai cita-cita kemerdekaan kita," jelasnya.

Partai politik itu pondasi satu negara, sebab warna satu negara tidak terlepas dari partai politik, bahkan legislatif dan eksekutif pun merupakan produk partai politik. Seyogyanya partai politik menegakan nasionalisme, pendidikan, hukum dan memberantas korupsi.

"Partai Perindo sudah tentu memperjuangkan itu, tetapi ada yang lebih konsisten bagi Perindo, diantaranya bagaimana mengatasi kesenjangan sosial," ujarnya.

Selain melantik DPRt Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta, Hari Tanoe melakukan panen raya di area sawah Kecamatan Tempuran, dia bersama petani menuai padi dan menggilingnya menggunakan mesin perontok.


Acara ini dihadiri Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Karawang, Asep Saepudin, Ketua DPW Partai Perindo Jabar, Ade Wardana dan Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Purwakarta, R. Moch. Ramdan, SE. Juga para kader dari dua kabupaten itu dan para pengurus DPP Partai Perindo. (spn)

Polisi Tangkap Pemalsu STNK

KARAWANG, KarawangNews.com - Polisi membekuk pelaku pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) berinisial AM (45) warga Kecamatan Wates, Kabupaten Kulonprogo, Senin (23/5/2016). Pelaku ini membeli motor bodong dan memalsukan STNK kendaraan tersebut sebelum dijual.

Kabag Ops Polres Karawang, Kompol Didik Purwanto menjelaskan, pelaku membeli sepeda motor yang diketahui hasil pencurian motor (curanmor), yaitu motor jenis Honda Scopy warna merah dengan nomor polisi B 3546 NRV. Kemudian pelaku memalsukan STNK motor itu melalui perantara berinisial TJ.

"STNK itu dipakai oleh AM untuk melengkapi kendaraan yang dibelinya itu," kata Didik, kepada wartawan, Jumat (27/5/2016) siang di Mapolres Karawang.

Pelaku AM ditangkap polisi di Desa Kertamulya, Kecamatan Pedes dan dari hasil penangkapan itu polisi mengamankan sejumlah motor bodong yang sudah dilengkapi dengan STNK palsu, diantaranya Honda Supra X, Yamaha Mio, Honda CBR150 dan Kawasaki Ninja RR.

Sementara, TJ sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan polisi terus mengembangkan modus kejahatan ini. Pelaku kini mendekam dibalik jeruji tahanan Polres Karawang dan dikenakan sanksi Pasal 263 KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara selama 6 tahun. 

Selain AM, polisi membekuk MD warga Anjun, Karawang Kulon. Pelaku ditangkap polisi setelah mencuri sepeda motor Honda Beat nopol T 3726 HJ warna putih di Masjid Al Barkah, Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, pelaku MD mencuri sepeda motor ketika pemiliknya sedang sholat di masjid tersebut.

"Pelaku mencuri motor bersama tersangka lainnya yang masih DPO dan MD telah melakukan kejahatan serupa sebanyak lima kali di wilayah Karawang," jelasnya.

Atas perbuatannya, MD diganjar Pasal 363 KUPidana, hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun. (spn)

Bupati Cellica Ikut Pelatihan Kepemimpinan

JAKARTA, KarawangNews.com - Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana beserta 101 kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2015 lalu, pada Kamis (26/5/2016) mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Angkatan ke-II Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan.

Kegiatan pembekalan atau penataran tersebut dilaksanakan di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Jakarta.

"Saya apresiasi terhadap penataran ini, suatu langkah strategis," kata Luhut dalam sambutannya.

Dia berharap, pemimpin daerah dapat mempunyai visi yang sama dengan pemerintah pusat.

"Kita harus samakan visi kita, harus paham maunya pemerintah apa. Kalau tidak, maka akan jalan sendiri-sendiri," imbuhnya.

Turut hadir dalam pembukaan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, serta sejumlah direktur jenderal (dirjen) di lingkungan Kemdagri diantaranya, Dirjen Otonomi Daerah Sumarsono, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Soedarmo serta Dirjen Bina Keuangan Daerah Reydonyzar Moenek.

Kepala BPSDM, Teguh Setiabudi menjelaskan, pembekalan perlu dilaksanakan agar pemahaman kepala daerah dan wakil terkait pemerintahan dalam negeri menjadi komprehensif. Dia menuturkan, penataran angkatan ke-II ini diikuti 102 peserta, berlangsung hingga 28 Mei 2016.

Materi yang disampaikan secara garis besar mencakup bidang politik, hukum, keamanan, program priotas pemerintah pada bidang pendidikan, kesehatan, Gerakan Revolusi Mental, daya saing serta inovasi. (rls)

Akibat Banjir, Sekolah di Karangligar Diliburkan

KARAWANG, KarawangNews.com - Banjir yang menggenangi pemukiman warga Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe  juga menggenangi Sekolah Dasar (SD) di desa tersebut, akibatnya kegiatan belajar mengajar teraganggu dan terpaksa diliburkan.

Puluhan siswa, guru dan orang tua siswa berupaya membersihkan sisa lumpur yang dibawa air banjir dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet yang mengotori ruang kelas, bangku, serta meja siswa belajar.

Hampir seluruh ruangan kelas SD di Karangligar terendam banjir sejak Rabu kemarin hingga Kamis (26/5/2016) ini, sehingga meninggalkan banyak lumpur dan mengotori seluruh fasilitas belajar sekolah tersebut.

Guru terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar siswa, sejumah peralatan sekolah seperti buku dan alat belajar tidak sempat terselamatkan hingga rusak.

Akibat sering dilanda banjir, kegiatan belajar mengajar di sekolah jadi berkurang, sejumlah guru mengkhawatirkan musibah yang sering terjadi ini berpengaruh terhadap siswa. (had)
 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -