Berita terbaru

KPU Subang Gelar Pleno Perhitungan Suara Pileg 2014

SUBANG, KarawangNews.com - Minggu (20/4/2014), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang menggelar rapat pleno rekapitulasi dan perhitungan perolehan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) yang berlangsung 9 April 2014 lalu dan KPU sudah memetakan komposisi yang bakal duduk di DPRD Subang.

Berdasarkan perolehan suara hasil rapat pleno dari 27 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Subang, inilah prediksi formasi dan jumlah partai politik yang masuk ke DPRD Subang pada periode lima tahun ke depan.

1. PDI-P 10 kursi, sebelumnya 14 kursi.
2. Golkar 7 kursi, sebelumnya 6 kursi.
3. PKS 7 kursi, sebelumnya 7 kursi.
4. Gerindra 5 kursi, sebelumnya 3 kursi.
5. PKB 5 kursi, sebelumnya 3 kursi.
6. Demokrat 5 kursi, sebelumnya 9 kursi.
7. Hanura 3 kursi, sebelumnya 1 kursi
8. PAN 3 kursi, sebelumnya 3 kursi
9. Nasdem yang merupakan partai baru memperoleh 3 kursi.
10. PPP 2 kursi, sebelumnya 1 kursi.

Hingga berita ini diturunkan, Minggu (20/4/2014) siang, prediksi perolehan kursi ini diperkirakan masih bisa berubah. Sebab, rekapitulasi dan perhitungan suara tingkat kabupaten masih berlangsung di aula KPU Subang Jln. Veteran, Subang. [tinjau]

Foto: net.

Ketahuan Pakai Joki, Peserta Ujian Paket C Tidak Lulus

Amid Mulyana SE,
KARAWANG, KarawangNews.com – Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PNFI Disdikpora) Kabupaten Karawang, Amid Mulyana SE menyatakan, sejumlah peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket C yang ketahuan menggunaan joki untuk mengisi lembar jawaban ujian dinyatakan tidak lulus ujian, tetapi mereka diberi kesempatan untuk mengulang ujian tahap dua pada Agustus 2014.

“Kita masih ada pembinaan kepada peserta ujian itu, tetapi dengan dicoret dari kepesertaan ujian maka otomatis mereka tidak akan lulus. Mereka menggunakan joki karena banyak faktor, diantaranya tidak percaya diri, padahal PNFI ingin semua lulus dengan hasil baik, tanpa harus pakai joki,” jelas Amid, Sabtu (19/4/2014) siang.

Kata dia, secara umum pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini aman dan lancar dibanding tahun sebelumnya, tetapi memang ada kelemahan di Paket C yaitu ada joki di tengah ujian berlangsung. Maka Kepala Disdikpora Karawang Drs. Agus Supriatman mengintruksikan ke kepada Amid Mulyana untuk mencoret peserta yang terlibat perjokian di UN tahap pertama, tetapi Agus masih memberi kesempatan peserta itu untuk bisa ikut di UN tahap kedua. (spn)

Tawuran, 1 Pelajar SMK Lentera Bangsa Tewas Dibacok

KARAWANG, KarawangNews.com – Satu pelajar SMK Lentera Bangsa Rengasdengklok, Wawan Gunawan (17) tewas terkena bacokan pelajar SMK Jababeka Karawang, Sabtu (19/4/2014) siang. Korban meninggal dunia saat dilarikan ke RSU Proklamasi Rengasdengklok, sedangkan sejumlah rekannya mengalami luka-luka akibat sabetan benda tajam tersebut.

Polisi langsung memburu pelaku yang sudah dikenal ciri-cirinya, setelah mendapat laporan seorang siswa SMK Lentera Bangsa, Khoerul Anwar (17). Khoerul langsung melaporkan kejadian itu setelah kepalanya dijahit di Puskesmas Rengasdengklok, akibat sabetan clurit. Kepada polisi, Khoerul mengungkapkan kesedihannya setelah mendengar kawannya, Wawan, meninggal dunia.

Tewasnya Wawan berawal ketika rombongan bermotor pelajar SMK Lentera Bangsa ini dicegat pelajar SMK Jababeka Karawang di Jalan Baru Tanjungpura, tak jauh dari Kantor Kecamatan Karawang Barat. Di lokasi itu, pelajar SMK Lentera Bangsa diserang dengan sabetan senjata tajam, beruntung mereka bisa lolos.

Namun naas, ketika rombongan bermotor itu sampai di Tugu Proklamasi Rengasdengklok, kawanan SMK Jababeka sudah menunggu mereka, sehingga terjadi perkelahian dan kejar-kejaran, kemudian Wawan dikeroyok di depan kolam renang DG Pool Rengasdengklok dan terkena bacokan. Sedangkan beberapa kawannya yang terluka melarikan diri ke Puskesmas Rengasdengklok untuk meminta pertolongan.

“Saya dikejar dan kena sabetan ‘gear’, di lokasi kejadian tidak ada satu pun warga yang menolong, lalu saya melarikan diri ke Puskesmas Rengasdengklok bersama teman saya, Lili, dia juga kena bacok, tapi tidak terlalu parah. Setelah mendengar Wawan meninggal, saya langsung lapor polisi,” ungkap Khoerul, saat memaparkan kronologis kejadian di Polsek Rengasdengklok.

Setelah menerima laporan tersebut, Kapolsek Rengasdengklok Kompol Ahmad Sayuti menegaskan, pihaknya akan mengejar pelaku yang menghilangkan nyawa Wawan Gunawan, polisi akan ‘sweeping’ siswa SMK Jababeka Karawang. Kapolsek pun menyayangkan warga yang melihat kejadian tidak berusaha melerai perkelahian itu. (spn)

Skor 2-0, Persika vs Persikab Memanas

KARAWANG, KarawangNews.com - Pertarungan laga Divisi Utama Indonesia 2014, Persika Karawang melawan Persikab Bandung sempat diwarnai kericuhan setelah pemain Persikab, Marius kena hukuman kartu merah di babak kedua. Permainan semakin memanas setelah pemain Persikab, Suryo menginjak kepala kiper Persika saat terjadi kemelut di gawang Persika, Sabtu (19/4/2014) di Stadion Singaperbangsa Karawang.

Melihat hal itu, penonton yang mayoritas suporter Persika naik pitam, mereka marah sambil melempari botor air mineral ke arah pemain Persikab yang berada di tengah lapang. Kericuhan ini berlangsung sekitar 5 menit, sehingga panitia terpaksa menghentikan pertandingan sekitar 3 menit, hingga semuanya reda.

Permainan yang memanas ini bukan tanpa sebab, pasalnya Persika Karawang sudah 2 kali membobol gawang Persikab Bandung, 2 gol itu membuat para pemain Persikab gerah dan permainan semakin emosi. Dua pencetak gol itu yakni Kicmett Amos di menit ke 14, dia memanfaatkan bola lepas hasil sontekan Reza yang hanya membentur tiang gawang, Amos berhasil membobol dengan sundulan kepalanya.

Gol kedua Persika semakin menambah permainan Persikab memanas, setelah Ahmad Ridwan berhasil mencetak gol kedua dengan sundulannya di menit 74 dari bola muntah sontekan Ivan yang ditepis kiper lawan.

Hingga peluit panjang, Persikab tidak mampu membalas kedudukan skor pertandingan, sehingga hasil akhir tetap 2-0, kemenangan untuk Persika Karawang. Usai pertandingan ini, official Persikab tidak banyak berkomentar kepada wartawan, mereka hanya menyatakan menerima kekalahan. (spn)

Foto: Adit.

Libur Panjang, Jalur Alternatif Dipadati Wisatawan

KARAWANG, KarawangNews.com - Hari kedua libur panjang Hari Raya Paskah, Sabtu (19/4/2014), jalur alternatif Karawang yakni Jalan Rawamerta, Cilamaya hingga Jatisari masih dipadati pengendara yang tengah mengisi masa liburan dengan pulang kampung dan menuju tempat wisata. Kendaraan-kendaraan pribadi dan bus pengangkut penumpang serta bus wisata masih banyak terlihat dalam antrian yang terjadi di jalur alternatif ini.

Selain itu, segerombolan klub motor yang tengah melakukan ‘touring’ juga banyak terlihat, selain pengendara-pengendara roda dua umum lainya yang tengah melakukan perjalan mudik juga ke sejumlah tempat wisata.

Jalur alternatif ini dipilih sejumlah pengendara, karena menghindari kemacetan di jalur utama, padahal hari ini sejumlah jalur utama sudah mulai lancar, tidak seperti hari-hari sebelumnya jelang masa libur panjang. Sejumlah titik jalur rusak juga patut diwaspadai,  pasalnya di jalur ini banyak terdapat kerusakan-kerusakan hingga rawan kecelakaan. (aw)

Kakek Tanpa Identitas Tewas di Bawah Jembatan Alun-Alun

KARAWANG, KarawangNews.com – Warga di sekitar jembatan Sungai Citarum Alun-alun Karawang geger melihat kakek tua usia 50 tahun meninggal di bawah jembatan tersebut, Sabtu (19/4/2014) sekitar pukul 10.30 WIB. Pasalnya, warga mengenal kakek itu selalu berada di bawah jembatan sungai.

Belum diketahui identitas kakek ini, diduga dia adalah tunawisma yang tidak punya keluarga, bahkan kesehariannya sering terlihat di sekitar jembatan Alun-alun.

Pada saat ditemukan warga, jasad korban berada di air tepi sungai dengan badan terlentang. Diperkirakan, korban tercebur pagi hari, karena jasadnya tidak terlihat bengkak. Saat ditemukan, korban bercelana pendek warna merah dengan kaos singlet warna coklat.

Sementara itu, polisi langsung membawa jasad korban ke RSUD Karawang untuk diotopsi dan pihak polisi masih mencari keterangan warga setempat untuk menemukan identitas tempat tinggal korban. (spn)

Karawang Waspada Cuaca Ekstrim

KARAWANG, KarawangNews.com - Awan hitam kelam terlihat  menyelimuti langit Stadion Singaperbangsa Karawang, di ajang laga sepak bola Persita vs Barito Putra, Jumat (18/4/2014) sore. Selama sepekan ini, cuaca ekstrim masih menghantui daerah Karawang dan sekitarnya, bahkan sejumlah lahan pertanian dan rumah rusak diterjang angin ribut.

Sementara itu, hasil pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, di pertengahan April 2014 ini pusat tekanan rendah di Samudra Hindia sebelah Selatan Bengkulu (1008 hPa) dan di Samudera Pasifik sebelah Timur Philipina (1004 hPa) serta terdapat Siklon Tropis ‘ITA’ (994 hPa) di perairan sebelah Timur Australia.

Kondisi ini memberikan dampak pada terbentuknya pola pertemuan angin di wilayah Sumatera bagian Tengah dan Selatan, perairan Sumatera bagian Barat, Laut Jawa, Kalimantan bagian Utara, Sulawesi bagian Tengah hingga Papua bagian Utara. Suhu Muka Laut di sebagian besar wilayah perairan Indonesia umumnya berkisar antara 26.0 – 31.5 C dengan Suhu Muka Laut tertinggi terjadi di wilayah perairan sebelah Selatan NTB hingga NTT, Laut Timor bagian Selatan dan Samudera pasifik Timur Papua dengan kisaran 29-31.5 C.

Sementara itu, angin di wilayah Indonesia sebelah Utara ekuator umumnya bertiup dari arah Barat Laut – Timur Laut. Sedangkan di sebelah Selatan ekuator angin umumnya bertiup dari arah Selatan – Barat Laut. Kecepatan angin umumnya berkisar antara 05 – 37 km/jam dengan kecepatan angin tertinggi terjadi di sekitar Perairan Barat Sumatera bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga NTT Samudera Pasifik Utara Maluku dan Papua, Laut Arafuru dan Laut Timor bagian Selatan.

Dengan demikian, hujan dengan intensitas sedang – lebat berpotensi terjadi di wilayah Pesisir barat Sumatera bagian Selatan, Sumatera bagian Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Timur bagian Utara, Sulawesi bagian Tengah, Maluku bagian Tenggara, Papua bagian Tengah dan Selatan, Jawa bagian Barat dan Tengah.

Cuca di Jakarta pada tanggal 17-20 April 2014 ini umumnya berawan dan berpotensi hujan ringan - sedang terutama antara siang/sore dan malam hari. Hal serupa terjadi di Bekasi dan Karawang, umumnya berawan dan berpotensi hujan ringan – sedang terutama antara siang/sore dan malam hari.

Namun begitu, masyarakat harap waspada pada hujan deras disertai kilat/petir dan angin kencang, yaitu sekitar tanggal 15 - 21 April 2014 meliputi daerah Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung bagian Barat, Jawa Barat bagian Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua bagian Tengah dan Selatan. (spn)
 


Foto: Adit.

Mayoritas Caleg Menang Berunsur ‘Money Politic’

KARAWANG, KarawangNews.com - Perolehan jumlah suara terbanyak pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014 kemarin sebagain besar berunsur ‘money politic’. Demikian diungkapkan Calon Legislatif (Caleg) PDI Perjuangan Dapil II, Ahmad Fajar, Kamis (17/4/2014).

Namun begitu, Ahmad Fajar mengklaim perolehan suaranya di Dapil II ini lepas dari ‘money politic’. Dia hanya meminta dukungan dan pandangan berpolitiknya, untuk kemajuan daerah di masa yang akan datang.

"’Money politic’ tidak akan bisa mempengaruhi pandangan masyarakat, sehingga mereka akan tetap memberikan hak politiknya kepada Caleg yang dianggap baik. Sehingga, kemenangan suara partai maupun caleg sesuai dengan harapan masyarakat," ulas Akademisi Bidang Hukum Pencucian Uang Universitas di DKI Jakarta ini.

Berdasarkan hasil perhitungan suara pemilih di Dapil II, Ahmad Fajar dengan jargon 'Putra Bangsa' merupakan salah satu caleg pendatang yang mampu mendokrak jumlah perolehan suara di Dapil ini. (sgt)
 
Home | Redaksi | Iklan | Tentang
KarawangNews | Jawa Barat - Indonesia | X7C | Web Developer
Copyright © 2013. Seluruh hak cipta dilindungi Undang-undang HAKI - Mengutip sebagian atau mengambil seluruh naskah dan foto tanpa ijin redaksi dianggap plagiat.
Design Sepetak ICT