Berita Terkini

PT Pindo Deli Bagikan Tanaman ke Sekolah di Pangkalan

KARAWANG, KarawangNews.com -PT Pindo Deli Pulp And Paper Mill melakukan penanaman pohon bersama UPTD PAUD-SD Kecamatan Pangkalan, Kamis (4/2/2016) di halaman gedung PGRI Kecamatan Pangkalan.

Penanaman mohon ini merupakan Corporate Social Responcibility (CSR) perusahaan untuk masyarakat, diantaranya untuk kalangan pendidikan di Karawang. Perusahaan produksi kertas itu bersama pelajar PAUD-SD yang ada di Pangkalan melaksanakan penanaman pohon, sebagai program sekolah hijau.

Selain itu, PT Pindo Deli juga memberikan bantuan buku tulis Sinar Dunia (SIDU) kepada 4.200 siswa PAUD dan SD di Kecamatan Pangkalan. 

"Untuk penghijauan sekolah, kami juga menyediakan 400 bibit tanaman pohon, semisal tanaman buah, hias dan tanaman keras lainya," kata Koordinator CSR PT Pindo Deli, Andar Tarihoran, di sela penanaman ini.

Camat Pangkalan, Usep Supriatna AP berharap, kemitraan perusahaan dan lembaga pendidikan ini bisa terus  ditingkatkan. Ia juga meminta agar sekolah memanfaatkan CSR ini dan menjaga pohon hingga tumbuh besar.

Di acara penanaman pohon ini, hadir Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, H. Dadan Sugardan, juga Muspika Kecamatan Pangkalan, serta tokoh masyarakat setempat. (oca)

Karangligar Kembali Kebanjiran Akibat Luapan Cibeet

KARAWANG, KarawangNews.com - Sekitar 53 rumah di Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat kebanjiran akibat luapan Sungai Cibeet dan Sungai Citarum, Rabu (3/2/2016), air mulai menggenangi rumah penduduk sekitar pukul 06.00 WIB dengan ketinggian sekitar selutut orang dewasa.

Namun begitu, 53 rumah yang dihuni 64 Kepala Keluarga (KK) ini tidak mengungsi, mereka memilih bertahan di rumahnya, berharap banjir segera surut. Sejumlah warga mengaku trauma terjadi banjir besar yang sering melanda kampung ini setiap tahun.

Akibat banjir ini, aktivitas warga jadi lumpuh, mereka tidak bisa ke sawah dan ladang, sebab puluhan hektar sawah yang baru tanam pun tak luput dari banjir.

Warga setempat, Uun (46) mengatakan, awalnya hanya beberapa rumah yang kena banjir, tetapi semakin siang air terus meninggi, sehingga jumlah rumah yang kebanjiran bertambah banyak.

"Airnya datang tiba-tiba, semua barang di dalam rumah banyak yang tidak sempat diamankan," ucapnya, sambil menunjuk kursi dan dipan yang digenangi air keruh luapan sungai itu.

Diketahui, desa ini rutin langganan banjir tahunan, terakhir banjir terjadi pada musim hujan tahun 2014. Sebelumnya pun, banjir di desa ini terus terjadi setiap tahun. Banjir di desa ini tak melulu setelah di guyur hujan, melainkan sering kena banjir akibat hujan deras di beberapa daerah termasuk Bogor dan Bandung yang mengalir melalui Sungai Cibeet. (had/spn)

Infrastruktur Dominasi Usulan Musrenbang

KARAWANG, Kar awangNews.com - Perbaikan infrastruktur lingkungan menjadi usulan yang mendominasi saat digelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Karawang Barat, Selasa (2/2/2016) siang. Musrenbang di aula kecamatan ini dihadiri Wakil Ketua I DPRD Karawang, Sri Rahayu Agustina.

Camat Karawang Barat, Wiwik Risnawati menyampaika, hampir seluruh lurah di wilayahnya mengusulkan prioritas  infrastruktur pembangunan jalan lingkungan pada tahun anggaran 2016 ini.

"Kebanyakan yang di usulkan oleh delapan kelurahan adalah pembangunan infrastruktur jalan, karena masih banyak jalan lingkungan yang belum tersentuh oleh pembangunan, " tutur Wiwik.

Dikatakan Wiwik, selain jalan lingkungan, sebagian besar lurah pun meminta pembangunan pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU), sebab sampai sekarang masih ada beberapa TPU yang belum dipagar rapih oleh pihak pemerintah.

"Ada satu kelurahan yang belum memiliki TPU, akhirnya kami sepakat untuk meminta kepada anggota DPRD Karawang agar menganggarkan  pembelian lahan TPU pada anggaran tahun 2016," terangnya.

Menanggapi hal itu, Sri Rahayu yang hadir sebagai perwakilan DPRD Dapil Karawang 1 menyampaikan, usulan tersebut akan disampaikan ke DPRD Karawang, dia berupaya agar usulan itu bisa direalisasikan di tahun anggaran 2016 ini.

"Dengan sekuat tenaga, aspirasi semua peserta dalam Musrenbang ini akan saya perjuangkan pada rapat anggaran tahun 2016 ini," ucapnya. (mus)

Telkomsel Menghadirkan MyGraPARI

JAKARTA, KarawangNews.com – Telkomsel menghadirkan MyGraPARI, yaitu media pelayanan Walk In Telkomsel yang bersifat digital dan dapat diakses secara mandiri (self-service) oleh pelanggan di Pusat Layanan Telkomsel GraPARI maupun area publik.

Melalui layanan ini pelanggan akan mendapatkan layanan fisik dan non fisik yang berupa informasi, permintaan, pengaduhan keluhan dan pembelian produk Telkomsel. Untuk pelanggan yang berada di wilayah Kota Jakarta dan Bandung, layanan MyGraPARI saat ini bisa dinikmati di GraPARI Mall Gandaria City Jakarta, GraPARI  Mall Central Park Jakarta dan GraPARI Banda Bandung.

Kehadiran layanan MyGraPARI di tiga titik tersebut melengkapi kehadiran layanan tersebut yang tersebar di 7 GraPARI lainnya di seluruh Indonesia, antara lain di Medan Sun Plaza, Mall SKA Pekanbaru, Pahlawan Semarang, Yogyakarta, Malang, Denpasar, Balikpapan dan kedepannya akan segera hadir di 30 titik lainnya secara bertahap mulai di Februari 2016 ini.

"Digital Experience secara konsisten terus dihadirkan Telkomsel. MyGraPARI sebagai media digital untuk pelayanan Walk In dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan kami, khususnya dalam hal waktu pelayanan, yang diharapkan akan meningkatkan kenyamanan pelanggan," kata Vice President Sales & Marketing Area Jabotabek Jabar, Erwin Tanjung, Senin (1/2/2016), di Jakarta.

Lebih lanjut Erwin menjelaskan, dengan hadirnya MyGraPARI, kini pelanggan dengan mudahnya dapat melakukan berbagai aktivitas secara mandiri seperti upgrade ganti kartu USIM (simcard 4G LTE) langsung aktif, pembayaran tagihan kartuHalo, pembelian isi pulsa menggunakan kartu kredit atau kartu debit, informasi profil pelanggan, aktivasi fitur dan VAS, registrasi kartuHalo, ganti kartu hilang dan lainnya.

Sesuai dengan visi untuk bertransformasi menjadi digital company, Telkomsel secara berkala melakukan perubahan interaksi layanan dari media legacy (GraPARI dan Call Center) ke media digital (Selfcare & Ecare). Selama tahun 2015, interaksi pelanggan Telkomsel di media pelayanan yang dilayani oleh media digital (Selfcare & Ecare) meningkat sebesar 42%.

Dalam mengembangkan produk dan layanannya sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan perkembangan di era digital, sebelumnya Telkomsel juga melakukan berbagai inovasi seperti dengan memperkuat customer touch point digital-nya yaitu Web MyTelkomsel yang hadir dengan tampilan dan fitur baru seperti Telkomsel Chat yang diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam menggunakan layanan selulernya dan berinteraksi secara langsung melalui online chat dengan petugas pelayanan Telkomsel.

Pelanggan yang membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan Telkomsel serta menyampaikan masukan dan keluhan dapat pula menghubungi Telkomsel melalui saluran layanan pelanggan lainnya, yaitu dengan mengunjungi  pusat layanan permanen tatap muka GraPARI, atau melalui twitter: @Telkomsel, facebook: Telkomsel dan email:cs@telkomsel.co.id, chatting: tsel.me/tselchat, serta call center Caroline di 133 (kartuHalo), 188 (simPATI, Kartu As, Loop), 357 (Mitra Recharge – Mkios, Dealer, Bank), 08071811811 (untuk akses dari PTSN & operator lain, dengan tariff lokal atau sesuai tariff operator), dan +628110000333 (pelanggan Telkomsel di luar negeri). (rls)

simPATI Ajak Pelanggan Nonton Film ‘Talak 3’

JAKARTA, KarawangNews.com – Sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan perfilman Indonesia, simPATI kembali bekerjasama dengan MD Pictures untuk mengajak pelanggan setianya menikmati pengalaman seru menonton film komedi romantis terbaru garapan Hanung Bramantyo "Talak 3".

Sebelumnya program simPATI Movie Discoveries sukses mendukung film "Surga Yang Tak Dirindukan" dan menjadi film lokal dengan jumlah penonton terbanyak di tahun 2015.

Khusus pelangan yang berada di wilayah Jabotabek dan Jabar, simPATI menyelenggarakan nonton bareng dan meet & greet film yang dibintangi oleh Vino G Bastian, Laudya C Bella, dan Reza Rahadian ini di 2 kota yaitu: Karawang (Karawang Theater) - 9 Februari dan Bandung (BIP Empire XXI) - 13 Februari 2016.

General Manager Prepaid Marketing Communications Telkomsel, Abdullah Fahmi mengatakan, simPATI Movie Discoveries ingin memberikan dukungan kepada perfilman Indonesia, sehingga dapat mendorong antusiasme lebih banyak lagi masyarakat menikmati keseruan film lokal.

"Program ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada para pelanggan setia simPATI, khususnya para penggemar film untuk bisa lebih dekat lagi dengan para bintang pujaannya," kata dia, Senin (1/2/2016).

Pengalaman seru nonton bareng dan meet & greet ini juga dapat dinikmati pelanggan simPATI di sejumlah kota lainnya di seluruh Indonesia, seperti Yogyakarta (Citymall XXI) - 30 Januari, Makasar (Panakukang XXI) - 4 Februari, Karawang (Karawang Theater) - 9 Februari, Lombok (Lombok Epicentrum) - 11 Februari, Bandung (BIP Empire XXI) - 13 Februari, Palu (Grandmall XXI) - 16 Februari, Palembang (OPI Mall XXI) - 18 Februari, Lampung (Central Plaza) - 19 Februari, dan Surabaya (Mandala 21) - 22 Februari.

Tersedia 50 tiket Nobar dan 10 tiket Meet & Greet untuk pelanggan simPATI yang beruntung di masing-masing kota tersebut. Cara ikutannya cukup dengan datang ke roadshow simPATI Movie Discoveries di kota masing-masing dan mendaftarkan diri di booth Telkomsel, berlangganan layanan dan NSP "Talak 3" di *500*250#, mengirimkan SMS registrasi sesuai format yang ditentukan, serta mengisi data diri di booth Telkomsel. Info lengkapnya bisa dilihat di www.telkomsel.com/talak3

Sebagai brand yang menyasar segmen muda yang tinggal di urban dan sub-urban, pengguna smartphone, melek teknologi, pengguna aktif Internet dan media sosial simPATI terus menghadirkan berbagai keseruan melalui campaign #GoDiscover.

Melihat adanya kebutuhan akan data yang tinggi dari segmen ini, maka simPATI hadir dengan berbagai penawaran yang menarik untuk mendukung gaya hidup tersebut, sehingga pelanggan dapat merasakan pengalaman terbaik dalam menikmati mobile internet serta berbagai layanan digital lifestyle ketika berada di jaringan terbaik Telkomsel.

"Saat ini hampir dari 50% pelanggan simPATI merupakan pelanggan data," ucap Abdullah Fahmi. (rls)

JMPH Desak Polres Tindak PT BMI

KARAWANG, KarawangNews.com - Jaringan Masyarakat Peduli Hukum (JMPH) mendesak Polres Karawang untuk menindak PT Buana Makmur Indah (BMI) yang sebelumnya bernama PT Sumber Air Mas Pratama (SAMP). Pasalnya, proyek bangunan di jalan antar Kawasan Desa Wanasari Kecamatan Telukjambe.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Jaringan Masyarakat Peduli Hukum (LBH JMPH) Karawang, Hendra Supriatna mengatakan, proyek bangunan PT BMI itu diduga telah melanggar UU 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Sebab, proyek itu sudah dikerjakan sebelum memiliki izin lingkungan.

"Kami minta Polres Karawang sebagai penegak undang-undang turun tangan dengan memberikan sanksi tegas pada PT BMI, jangan sampai kalah oleh Satpol PP yang hanya menegakan peraturan daerah," katanya, Minggu (31/1/2016).

Dijelaskanya, dalam UU 32 Tahun 2009 Pasal 36 ayat 1 menyatakan setiap usaha dan/atau kegiatan yang wajib memiliki amdal atau UKL-UPL wajib memiliki izin lingkungan. Dari keterangan Kasatpol PP, Widjojo di media menyatakan PT BMI belum memiliki izin apapun, maka diduga kuat perusahaan itu juga belum memiliki izin lingkungan tapi sudah melakukan pembangunan.

"Kami mendesak agar kepolisian bisa menindaknya sesuai undang-undang," tegasnya.

Kata Hendra, sanksi bagi perusahaan yang sudah mendirikan bangunan tanpa memiliki izin lingkungan dalam UU 32 Tahun 2009 itu sudah jelas tertuang dalam pasal 109 yang menyatakan setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam pasal 36 ayat 1, dipidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun dan denda peling sedikit  Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 3 miliar.

"Jika Polres Karawang tidak menindak PT BMI karena pelanggaran UU 32 Tahun 2009 itu maka patut diduga jika kepolisian sudah kongkalikong dengan perusahaan itu dan kami lebih mengapresiasi Satpol PP yang melakukan penyegelan karena sudah melanggar Perda," tukasnya.

Sebelumnya, Satpol PP Karawang menyegel gedung pemasaran milik PT Sumber Air Mas Pratama (SAMP) yang berubah nama menjadi PT Buana Makmur Indah (BMI) pada Jumat (28/1/2016). Anak perusahaan Agung Podomoro Land (APL) ini belum memiliki izin apapun dari Pemkab Karawang, tapi sudah melakukan pembangunan.

Kasatpol PP, Widjojo GS mengatakan, pihaknya melakukan penyegelan kantor pemasaran kawasan industri yang berada di jalan antar kawasan di Desa Wanasari Kecamatan Telukjambe Barat. Gedung itu disegel karena melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang retribusi perizinan tertentu Jo Perda Nomor 8 Tahun 2015 tentang bangunan dan gedung.

"Gedung itu sudah dibangun tapi belum memiliki izin apapun dari Pemkab Karawang, maka kami menghentikan kegiatannya dengan cara menyegel sampai semua perizinan terpenuhi," katanya.

Dikatakan Widjojo, jika PT BMI terus melakukan pembangunan tanpa melengkapi izinnya maka pihaknya akan menyerahkan kasus ini ke pengadilan negeri.

"Intinya PT BMI belum memiliki izin, tapi sudah membangun dan itu sudah melanggar Perda dan kami sudah berkodinasi dengan BPMPT jika perusahaan itu belum memiliki izin apapun," tandasnya. (us/rls)

Komputer Raib Dicuri, SMK Ristek Terhambat Ikut UNBK

KARAWANG, KarawangNews.com - Tahun ini, SMK Ristek belum siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sebab sekolah ini belum memiliki komputer lagi, setelah dua tahun berturut-turut, 2013 dan 2014 sejumlah komputer di lab sekolah ini digondol maling. Minimal, sekolah harus memiliki 100 unit komputer untuk bisa melaksanakan UNBK atau sepertiganya dari jumlah peserta UN.

"Tahun 2013, lab komputer dibobol maling dan sebanyak 33 unit komputer raib dicuri, kemudian tahun 2014 kejadian lagi, semua software dalam CPU komputer dibongkar dan dicuri. Sehingga, sampai tahun ini kebutuhan komputer sekolah belum terpenuhi, tetapi mudah-mudahan tahun depan kita bisa ikut UNKB," kata Kepala SMK Ristek, Darsono Semedi, Sabtu (29/1/2016) siang.

SMK Ristek hanya memiliki laptop untuk kerja guru. Namun begitu, sekolah ini akan mempersiapkan kembali sejumlah komputer untuk siswanya, agar siswanya memiliki keterampilan komputer dan bisa melakukan praktek ujian menggunakan komputer.

Sementara ini, sebanyak 286 siswa SMK Ristek akan melaksanakan UN manual menggunakan kertas. Sejumlah siswa itu terdiri dari 9 siswa jurusan Teknik Audio Video, 154 siswa jurusan Teknik Pemesanan dan 123 siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan.

Untuk mempersiapkan UN ini, sejumlah siswa sudah melakukan 'try out'. Diakui Darsono, hasil sementara cukup memuaskan, meski nilainya dianggap kurang. Dengan begitu, calon peserta UN ini terus mengikuti bimbingan belajar setiap hari Minggu pukul 7.00-12.00 WIB, karena jika bimbingan belajar dilakukan di hari-hari setelah belajar dikhawatirkan banyak gangguan, sebab siswa dan guru sudah lelah belajar mengajar sejak pagi.

"Sehingga, jika pendalaman materi dilakukan setelah belajar tidak akan optimal, makanya pendalaman materi dilakukan setiap hari Minggu, yaitu pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan mata pelajaran kejuruan," jelasnya.

Diketahui, tahun ini tercatat 24 sekolah menengah atas negeri dan swasta yang sudah siap melaksanakan UNBK,  Pelaksanaan UNBK SMK akan dilaksanakan pada 4-7  April 2016, sedangkan untuk tingkat SMA akan dilaksanakan pada  4-12 April 2016. 

Berdasarkan hasil verifikasi, tercatat sebanyak 14.381 siswa SMK di Kabupaten Karawang calon peserta UNBK, kemudian sebanyak 9.041 siswa SMA dan 2000 siswa MA.

Seperti dikutip dari tribunnews.com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengajak sekolah untuk tidak memaksakan diri membeli fasilitas komputer hanya demi kepentingan UN berbasis online.

Kata Anies, pengadaan komputer di sekolah hendaknya fokus untuk kepentingan belajar oleh para siswa. Sebab, jika fasilitas komputer diadakan untuk belajar, sudah tentu saat UN nanti siswa akan lebih paham. Sekolah yang belum memiliki fasilitas komputer agar jangan memaksa sampai cari pinjaman untuk pengadaan komputer di sekolah.

"Tidak boleh itu, UN secara manual juga tidak apa-apa,  pakai kertas aja," katanya. (spn)

Cellica: Banyak Rencana Saya Membangun Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com - Bupati Karawang terpilih dr. Cellica Nurrachadiana menyatakan, akan banyak rencana membangun Karawang setelah dia dilantik menjadi bupati definitif, diantaranya membangun infrastruktur fly over dan underpass jalan.

"Sudah punya banyak rencana saya untuk membangun Kabupaten Karawang, kita lihat saja nanti," kata Cellica, kepada wartawan, Kamis (28/1/2016), usai Grand Opening Eat & Eat di Festive Walk, Galuh Mas Karawang.

Diakuinya, selama menjabat wakil bupati kemarin dia tidak bisa berbuat banyak membangun daerah, sebab tidak dilibatkan oleh bupati Ade Swara.

"Ada yang beranggapan, kemarin saya tidak berbuat apa-apa, itu karena saya tidak dilibatkan merencanakan pembangunan Karawang," jelasnya.

Kedepan, sambung Cellica, dia sudah merencanakan akan membangun jalan interchange Karawang Barat, sebab selama ini jalan itu bergelombang dan sering membahayakan pengguna jalan.

Selain itu, akan membangun underpass di Pawarengan, Cikampek, sebab jalan raya di bawah rel kereta api itu sempit, rusak dan sering macet.

"Kemarin kita sudah membangun jembatan Citarum (Karawang Barat, red) untuk mengatasi kemacetan, juga sudah membangun underpass Gonggo yang juga sering macet, karena satu terowongan dipakai dua jalur," ucapnya.

Tak hanya itu, secara bertahap dia akan memperbaiki jalan-jalan yang rusak di sejumlah desa se-Kabupaten Karawang. Dia berpesan kepada masyarakat, agar bersama-sama ikut andil dan mendukung rencana pembangunannya kedepan.

"Selain jalan dan jembatan, kita juga berusaha meningkatkan sarana pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat kecil," aku Cellica. (spn)
 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -