Berita Terkini

Aktivis Tani Tuding Bupati Bela Pengusaha

KARAWANG, KarawangNews.com - Di Hari Tani Nasional, Senin (26/9/2016) siang, ratusan massa yang tergabung dalam 10 lembaga kemasyarakatan menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Bupati Karawang. Para demonstran ini menuding bupati Cellica Nurrachadiana cenderung berpihak kepada pengusaha yang telah merebut lahan pertanian dan hutan di Karawang.

"Lahan pertanian dan hutan di Karawang saat ini sudah banyak berubah fungsi menjadi lahan industri," kata koordinator aksi, Dadi Mulyadi.

10 lembaga demonstran ini diantaranya  Serikat Tani Karawang, Serikat Petani Karawang, GMNI, Repdem, BM PAN, Serbuk, FSPK, Oi, Sakti juga STTB, mereka secara bergantian melakukan orasi di depan gerbang kantor bupati dengan penjagaan ketat aparat polisi.

Ditegaskan Dadi, keberpihakan bupati terhadap pengusaha bisa dilihat dari masalah perizinan. Misalnya keluarnya izin IMB untuk PT. Pertiwi Lestari dan juga izin prinsip yang diberikan kepada PT. Buana Makmur Indonesia (BMI) anak perusahaan Agung Podomoro yang terkesan begitu mudah dan cepat diterbitkan oleh Pemkab Karawang. Padahal lahan tersebut masih dalam sengketa dengan masyarakat.

"Kami meminta hak tanah petani, juga meminta agar pemerintah membangun infrastruktur, usaha tani, modal, tehnologi modern dan akses pasar, membangun industrialisasi pertanian dan menghentikan praktek union busting," jelasnya. (spn/*)

Perkuat Agama, Disdik Gelar Manasik Haji Cilik

KARAWANG, KarawangNews.com - Manasik haji cilik yang diikuti ribuan anak-anak PAUD dan TK se-Kabupaten Karawang merupakan manifestasi generasi bangsa 10-20 tahun mendatang, ketika para generasi muda ini mampu mengaplikasikan wawasan Islaminya dalam kehidupan sehari-hari, sebagai generasi yang berakhlak mulia.

Hal ini jelaskan Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana, dalam pidatonya di acara manasik haji anak-anak PAUD dan TK yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, kerjasama dengan Himpaudi dan IGTKI, di Lapang Karangpawitan, Selasa (27/9/2016) siang.

"Ini terobosan yang luar biasa, jika hari ini (manasik haji cilik, red) bisa menempatkan anak-anak PAUD-TK pada wawasan yang Islami, maka kedepannya ini menjadi generasi terbaik bangsa. Sehingga, kerja keras kita pada hari ini bukan untuk 1-2 tahun ke depan tetapi 10-20 tahun ke depan," kata Cellica, di hadapan guru PAUD-TK dan para orangtua anak-anak PAUD-TK yang hadir di acara itu.

Bupati mengungkapkan apresiasinya kepada guru PAUD-TK dan orang tua yang selalu berupaya mendidik anak-anak ini menjadi generasi yang cerdas di masa mendatang. Meski tak dipungkiri, perkembangan zaman dan penyalahgunaan teknologi saat ini menggiring anak-anak ke hal-hal negatif, jika tidak ada proteksi khusus dari orangtua dan lembaga pendidikan.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Karawang, Drs. Dadan Sugardan menjelaskan, manasik haji tahunan ini diselenggarakan untuk pengembangan karakter bagi anak-anak, sebab anak-anak seperti kertas putih yang diberi tinta. Maka, menjadi kewajiban bagi tenaga pendidik dan orangtua untuk membentuk karakter anak.

"Di masa keemasan ini Himpaudi memberikan muatan cukup baik, untuk membangun karakter. Diharapkan, Karawang kedepan memiliki anak-anak yang handal dan berwawasan Islami," ujarnya.

Di tempat sama, Ketua Himpaudi Karawang, Devi Sulaeman, M.Pd, dan Ketua IGTKI, Enen Durotul Musminah menyatakan, apresiasi kepada pemerintah daerah, terutama Bunda PAUD Karawang, Cellica Nurrachadiana, yang telah memfasilitasi terselenggaranya acara manasik haji ini dan berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan yang Islami.

Tercatat, peserta manasik haji cilik di Lapang Karangpawitan ini sebanyak 8.165 anak-anak PAUD dan TK se-wilayah Karawang Barat dan Karawang Timur. Beberapa hari sebelumnya, masih di bulan September 2016 ini, PAUD dan TK di tiga wilayah lainnya telah melaksanakan manasik haji, seperti Rengasdengklok, Telagasari dan Cikampek.

Manasik yang dilaksanakan di Lapang Karangpawitan ini diikuti anak-anak PAUD-TK usia 5-6 tahun, acara dimulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB yang dibagi menjadi 4 kloter. Kloter 1 yaitu Karawang Barat dan Karawang Timur, Kloter 2 Telukjambe Barat dan Telukjambe Timur, Kloter 3 Ciampel dan Klari, kemudian Kloter 4 dari Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru.

Sedangkan PAUD dan TK se-wilayah Rengasdengklok telah melaksanakan manasik haji cilik dengan jumlah peserta sebanyak 5.000 anak, kemudian di Telagasari sebanyak 4.800 anak dan Cikampek sebanyak 5.203 anak, sedangkan wilayah Karawang sebanyak 8.165 anak. Total peserta manasik haji seluruhnya mencapai 24 ribu anak, jumlah ini bertambah dibanding tahun 2015 lalu sebanyak 20 ribu anak. (spn)

Hantaru 2016, Wujudkan Reforma Agraria dan Tata Ruang Berkeadilan

JAKARTA, KarawangNews.com – Penyelenggaraan pertanahan di Indonesia memasuki babak baru sejak meleburnya tata ruang dan pertanahan dalam Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Sinergi ini juga ditandai dengan peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) yang dibuka pada 24 September 2016 bertepatan dengan Hari Agraria dan akan ditutup pada 08 November bertepatan dengan Hari Tata Ruang.

Sejarah Hari Agraria yang diperingati setiap tanggal 24 September, bermula dari ditetapkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 atau dikenal sebagai Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) yang menjadi dasar hukum pengaturan pertanahan di Indonesia.

Sementara, Hari Tata Ruang yang diperingati setiap tanggal 8 November merupakan adaptasi lokal dari World Town Planning Day yang diperingati oleh 35 negara di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Tahun ini rangkaian penyelenggaraan Hantaru mengusung tema Reforma Agraria dan Tata Ruang yang Berkeadilan, sebagai turunan dari Agenda Prioritas Pembangunan Nasional 'Nawacita' yakni menghadirkan Negara dalam setiap proses pembangunan di Indonesia.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan A. Djalil menuturkan Kementerian ATR/BPN memiliki peran strategis untuk memastikan tanah dan tata ruang dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat. Untuk itu Kementerian ATR/BPN telah mencanangkan tiga program strategis tahun 2016-2019 yaitu, percepatan legalisasi aset secara sistematis hingga 23,21 juta bidang.

Percepatan pengadaan tanah untuk mendukung program strategis pembangunan antara lain pembangkit listrik 35.000 MW, jalan tol sepanjang 7.338 kilometer, 24 bandar udara, jalur kereta api sepanjang 3.258 kilometer, 24 pelabuhan laut, 5 juta unit rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), 12 Kawasan Ekonomi Khusus, 15 Kawasan Industri, 78 unit stasiun Bahan Bakar Gas (BBG), dan 2 kilang minyak.

Pelaksanaan Reforma Agraria dengan total 9 juta hektar yang terdiri dari 0,6 juta hektar tanah transmigrasi yang belum bersertifikat, 3,9 juta hektar tanah legalisasi aset masyarakat, 0,4 juta hektar tanah terlantar, dan 4,1 juta hektar tanah pelepasan kawasan hutan.

Sofyan memastikan, program strategis tersebut mendesak untuk diselesaikan mengingat baru sekitar 45 persen bidang tanah di Indonesia yang sudah terdaftar dan bersertifikat. Selain itu, berdasarkan konsep Gini Rasio, penguasaan tanah di Indonesia mendekati angka 0,59 yang artinya hanya sekitar 1 persen penduduk yang menguasai 59 persen sumber daya agraria, tanah dan ruang.

"Hal ini perlu perhatian serius karena terdapat ketimpangan dalam penguasaan dan kepemilikan tanah," ujarnya, Sabtu (24/9/2016).

Ketiadaan sertifikat bukan hanya membuat masyarakat tidak mendapatkan akses ke perbankan formal namun juga menimbulkan ketidakpastian hukum dan memicu sengketa serta konflik. Kementerian ATR/BPN, lanjutnya, terus melakukan deregulasi dan debirokratisasi kebijakan khususnya dalam pelayanan pertanahan dan kegiatan penataan ruang.

Sejak menjabat kurang lebih 2 bulan sebagai Menteri ATR/Kepala BPN, berbagai upaya telah dilakukan antara lain bekerja sama dengan pemerintah daerah tingkat provinsi atau kabupaten/kota untuk melakukan percepatan sertifikasi seluruh bidang tanah di wilayah mereka. Untuk tahap pertama percepatan sertifikasi dilakukan di tiga wilayah yakni DKI Jakarta, Surabaya dan Batam.

Tak hanya itu, Kementerian ATR/BPN juga terus bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan untuk menata kembali kawasan hutan menyusul semakin sempitnya ruang hidup manusia.

"Kita perlu menginisiasi peraturan perundangan yang dapat mengakhiri tumpang tindih dan konflik pengaturan dan tata ruang serta kehutanan," kata Sofyan.

Pemerintah juga akan mengoptimalkan peran swasta dalam kegiatan pertanahan khususnya survei, pengukuran dan pemetaan dengan meningkatkan peranan surveyor berlisensi, Pejabat Pembuat Akta Tanah dan Kantor Jasa Penilai Publik.

Sofyan berharap, penyelenggaraan Hantaru 2016 dapat menjadi momentum untuk menyebarkan informasi, meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat, serta upaya melibatkan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pertanahan dan tata ruang di Indonesia.

"Kami terus menjalankan filosofi 'Senang Memudahkan' tetapi tidak dengan menggampangkan menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya. (rls)

Golkar Karawang Salurkan Bantuan ke Garut

GARUT, KarawangNews.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Karawang menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada korban bencana banjir bandang di Garut. Melalui donasi dari seluruh pengurusnya, Partai Golkar Karawang menghantarkan langsung bantuan tersebut untuk dikumpulkan ke DPD partai Golkar Garut.

"Ini murni soal kemanusiaan. Siapa yang bisa menolak musibah yang tak diduga sebelumnya. Banjir bandnag telah menyisakan kepedihan yang luar biasa bagi masyarakt setempat," ungkap Ketua DPD Partai Golkar Karawang, Sri Rahayu Agustina didampingi jajaran pengurus lainnya setelah meninjau lokasi bencana dan dapur umum di Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (24/9/2016).

Menurutnya, bencana banjir yang datang kala malam hari itu telah membuat kepedihan yang luar biasa terutama psikologis masyarakatnya. Sehingga, dirinya berharap, selain bantuan kebutuhan pokok, harus segera direncanakan untuk mendatangkan psikolog agar masyarakat setempat pasaca musibah dapat bangkit kembali beraktifitas.

"Saya sempat menjadi tempat curhat bagi ibu-ibu. Mereka sangat terpukul dengan tragedi itu. Saya kira sangat perlu didatangkan psikolog untuk memotivasi agar bisa beraktivitas seperti semula. Selain memang tempat tinggal baru yang harus segera dipikirkan," imbuh Sri Rahayu.

Ia pun sempat berpesan, agar masyarakat setempat tidak gegabah dan gampang menerima informasi yang cenderung menyesatkan. Pasalnya, ditengah hiruk-pikuk masyarakat yang datang ke lokasi bencana, kata dia, tidak menutup kemungkinan ada oknum yang sengaja ingin memperkeruh situasi untuk kepentingan pribadinya.

"Situasi  ini harus waspada. Kalau sampai ada yang bilang akan terjadi banjir susulan, perlu dikoordinasikan dengan aparat terkait terlebih dulu. Bisa jadi, ada oknum yang ingin mengambil keuntungan saat lokasi pemukiman dan pengungsian lagi kosong," ucap Wakil Ketua DPRD Karawang.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Garut, Ade Ginanjar mengapresiasi solidaritas kemanusiaan yang dilakukan Golkar Karawang. Ia pun mengatakan akan segera menyalurkan seluruh bantuan yang diperuntukkan bagi korban musibah banjir.

"Terima kasih, kami sampaikan kepada kawan-kawan Golkar Karawang dan kebetulan, hari ini (Sabtu, red), bersamaan dengan bantuan dari DPD Partai Golkar kabupaten Bandung. Insya Allah nanti akan langsung kami salurkan kepada para korban," ujarnya.

Tak jauh berbeda, anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, Ferdiansyah pun tak ketinggalan memberikan perhatian bagi para korban. Selain memberikan bantuan, ia pun telah berada di lokasi bencana dalam beberapa hari.

"Terima kasih kawan-kawan Karawang dan Bandung yang telah peduli kepada para korban. Saya sendiri, sejak peristiwa, sudah tiga hari di lokasi ini. Mereka (para korban, red) butuh motivasi," tandasnya. (mus)

Festival Kuliner Bekasi, Sajikan Makan dan Musik Khas Daerah

BEKASI, KarawangNews.com - Festival Kuliner Bekasi (FKB) kembali hadir di Summarecon Mal Bekasi dengan beragam makanan nusantara, acara ini berlangsung mulai 9 September - 2 Oktober 2016. Tahun ini, FKB mengusung khas Jawa yang memiliki ragam kuliner lezat, serta budaya yang menarik untuk diketahui.

GM Operation Summarecon Mal Bekasi, Willy Effendi mengatakan, sejak dimulai tahun 2013, FKB telah menjadi sebuah event tahunan yang selalu ditunggu oleh masyarakat Bekasi dengan konsep yang berbeda tiap tahun. Bahkan, di tahun keempat ini, FKB diperkuat dengan entertainment, ini diharapkan pengunjung semakin betah menghabiskan waktu di FKB.

"Kami terus melaksanakan FKB tiap tahun dan di tahun ini ada   perbedaan yang cukup signifikan, pengunjung akan bisa membedakan Summarecon Mal Bekasi dengan mal-mal lainnya yang ada di wilayah Bekasi," ucapnya, kepada wartawan, Jumat (23/9/2016) sore.

Dengan konsep FKB yang beda, sambung Willy, akan semakin memberikan nilai entertainment yang lebih bagi para pengunjung, terlebih dua area disatukan, yaitu Downtown Walk dan FKB. Seperti diketahui, Downtown Walk adalah pusat live music di Summarecon Mal Bekasi ini. Sehingga, nuansa makan akan lebih santai dengan hiburan musisi papan atas tanah air di setiap akhir pekan.

"Ini bagian upaya untuk memberikan hiburan bagi pengunjung FKB," jelas Willy.

Area FKB ini berasa di area parkir barat The Downtown Walk seluas 9.500 meter persegi yang diubah menjadi area makan dengan menarik berupa sejumlah replika yang menjadi ikon daerah, seperti replika candi, replika Tugu Yogyakarta, Tugu jam Pasar Gede dan Gapura Makutha Solo. Nuansa khas Jawa juga dapat dilihat dari dekorasi booth makanan yang didesain layaknya rumah Joglo khas Jawa.

Festival Kuliner Bekasi menghadirkan 82 tenant yang terbagi atas 30 gerobak dan 52 booth, selama 24 hari pada hari Senin hingga Kamis pengunjung dapat menikmati acara Festival Kuliner Bekasi mulai pukul 16.00 - 22.00 WIB. Sedangkan untuk hari Jumat mulai pukul 16.00 - 23.00 WIB,  di Sabtu dan hari libur dimulai pukul 11.00 - 23.00 WIB dan hari Minggu dimulai pukul 11.00 - 22.00 WIB.

Pengunjung dapat puas berwisata kuliner makanan khas Jawa dari 52 booth, seperti gudeg Jogja Pejompongan, bakmi Jogja Mbah Padmo, sate Klatak Mas Tanto, tengkleng Solo, serabi Solo Notosuman Ny. Handayani, martabak Bro, es Oyen Pak Eef, juga bakso mercon dan masih banyak lagi.

Aneka jajanan juga ada di 30 gerobak, seperti tahu petis Yudhistira, angkringan nasi kucing 'Ini Warjok', es slendang mayang, mie ayam 'Jawir Dower', jajanan baheula 'Djava Oenik', juga putu bambu Medan dan aneka jajanan lainnya untuk menikmati makan bersama orang terdekat, tersedia area makan lesehan bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana yang lebih santai.

Di FKB ini, pedagang makanan dan jajanan tidak menerima uang asli, tetapi menerima uang-uangan sebagai alat transaksi. Jadi, pengunjung harus menukar uang asli dengan uang mainan ini sebelum membeli makanan. Uang-uangan ini tersedia dengan nominal Rp 1 yang setara Rp 1.000 uang asli, Rp 5 setara Rp 5.000 hingga Rp 10 setara Rp 10.000 uang asli. Pengunjung bisa menukar uang tersebut di kasir agar bisa menikmati keseruan membeli makanan dan jajanan di FKB.

Tidak hanya menikmati makanannya, kekayaan budaya khas Jawa pun dapat disaksikan oleh para pengunjung di panggung Downtown Walk berupa tari-tarian khas Jawa, seperti Tari Beksan Wireng, Tari Renggawati, Tari Gambyong, Tari Sekar Bedhaya, Tari Serimpi dan Tari Diasmara. (spn)

Dayung Jabar Sapu Bersih Medali Emas

KARAWANG, KarawangNews.com - Tim dayung Jawa Barat menyapu bersih perebutan medali emas di nomor 1.000 Meter cabang dayung perahu naga atau dragon boat, di venue dayung Situ Cipule, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (23/9/2016).

Tiga emas yang berhasil direbut diperoleh dari nomor 10 Pedayung 1.000 Meter Putra, 10 Pedayung 1000 Meter Putri dan 20 Pedayung 1.000 Meter Putra.

Emas pertama diraih tim dayung dari nomor 10 Pedayung 1.000 Meter Putra setelah menjadi yang tercepat hingga ke garis finish.
Kemudian di perebutan emas di nomor 20 Pedayung 1000 Meter Putra, tim dayung tuan rumah menjadi yang tercepat menaklukkan Sulawesi Tenggara yang berada di posisi kedua.

Dalam pertandingan ini, tim dayung Jabar mencatatkan waktu tercepat 4:00,31 beda tipis dengan tim dayung Sulawesi dengan catatan waktu waktu 4:01,77. (spn/*)

Wabup Jimmy Instruksikan Camat Maksimalkan Produksi Pertanian

KARAWANG, KarawangNews.com - Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) mengintruksikan camat, kepala desa, lurah dan penyuluh pertanian memaksimalkan hasil produksi pertanian. Bagi daerah yang masih terdapat sisa tanaman padi atau standing crop musim tanam tahun ini, agar diamankan dari gangguan banjir dan kekeringan.

Selain itu, bagi daerah kecamatan golongan air I dan II yang telah panen, agar segera melaksanakan tanam musim tanam 2016-2017, itu diawali gerakan pemeliharaan saluran air irigasi tersier di tingkat usaha tani dan saluran drainase pembuangan air secara gotong-royong dan partisipasi.

"Gunakan alat mesin tanam atau 'trans planter' yang sudah tersedia di masing-masing kecamatan yang di kelola oleh kelompok tani," jelasnya, kepada para petani di acara panen raya padi dan kedelai, di Kelompok Tani Sumberjaya, Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, Kamis (22/9/2016).

Dia menjelaskan, sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah dan nasional. Peranan sektor pertanian bukan saja memberikan andil terhadap ketahanan pangan tetapi juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap  perkembangan perekonomian petani, juga pendapatan daerah, termasuk penyerapan tenaga kerja.

Kata dia, pembangunan bidang pertanian merupakan salah satu prioritas yang dilaksanakan di Kabupaten Karawang dalam upaya peningkatan produksi padi melalui penerapan teknologi pertanian, diantaranya penggunaan varietas unggul, pemupukan berimbang, penggunaan bahan organik, pelaksanaan tanam serempak sesuai wilayah tanam,  pengendalian organisme pengganggu tanaman secara bijaksana, juga penerapan teknologi panen dan pasca panen.

Untuk itu, sambung Jimmy, upaya meningkatkan produksi padi dan produkvitas lahan pertanian di kabupaten perlu dilakukan dengan meningkatkan penerapan teknologi intensifikasi padi seperti penggunaan varietas unggul baru, benih bermutu, teknologi PTT dengan cara tanam jajar legowo dengan mengedepankan budidaya tanaman sehat dan kearifan lokal secara holistik dan berkelanjutan. (rls)

BUMN Buka Posko Tanggap Bencana Jawa Barat

GARUT, KarawangNews.com – Kamis (22/9/2016), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama sejumlah BUMN membuka Posko Tanggap Bencana BUMN Hadir Untuk Negeri bagi korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Garut dan Sumedang, Jawa Barat pada Rabu (21/9/2016) dini hari lalu.

"Kementerian BUMN telah menginstruksikan kepada masing-masing BUMN untuk dapat membantu, menyalurkan bantuan dan berpartisipasi dalam tanggap darurat bencana di Jawa Barat tersebut. Bantuan ini akan diberikan melalui Program Bina Lingkungan masing- masing BUMN," ujar Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra.

Lebih lanjut Hambra mengatakan, dalam rangka optimalisasi pemberian bantuan terhadap korban bencana tersebut, BUMN berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Hal itu dilakukan supaya bantuan tersebut tepat sampai kepada korban dan sesuai dengan jumlah kebutuhan.

"Bantuan ini merupakan realisasi dan wujud kerja nyata dari tagline 'BUMN Hadir Untuk Negeri' yang kami usung. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tengah ditimpa bencana di Jawa Barat," ujar Hambra.

Adapun bantuan yang disalurkan melalui Posko Tanggap Darurat tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana, seperti makanan, minuman, pakaian dan obat-obatan. Agar bantuan dapat terkoordinasi dan tepat sasaran, Posko Tanggap Bencana BUMN Hadir Untuk Negeri itu dikoordinasikan oleh BRI, Pertamina dan Telkom. Posko Tanggap Bencana berlokasi di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0611/Garut.

Sebelumnya, hari Rabu (21/9) PT PLN sudah berada di lokasi bencana untuk pemulihan kondisi infrastruktur kelistrikan disana. Di lokasi tersebut Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (LAZIS) PLN sudah memberikan bantuan makanan, pengobatan gratis, selimut, perlengkapan shalat, makanan bayi dan baju wanita.

Sementara itu berdasarkan data BNPB, hingga malam tadi (21/9/2016) korban meninggal berjumlah 23 orang dan 18 lainnya masih dalam pencarian. Pencarian korban terus dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dari Badan SAR Nasional, BPBD, TNI, Polri, PMI, Tagana, dinas-dinas terkait, relawan dan masyarakat. (rls)

sumber foto: fotovideoviral.com
 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -