Berita Terkini

Golkar Karawang Solid Dukung Dedi Mulyadi

KARAWANG, KarawangNews.com - DPD Partai Golkar Karawang masih solid mendukung pencalonan Ketua DPW Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat tahun 2018 mendatang.

"Kita masih satu komando mendukung Dedi Mulyadi dan Kabupaten Karawang sangat mendukung pencalonan Dedi Mulyadi sebagai gubernur," kata Ketua DPD Partai Golkar Karawang, Sri Rahayu Agustina, Jumat (20/10/2017) siang.

Diakuinya, DPD Partai Golkar Karawang akan melihat hasil Rapat Pimpinan (Rapim) partai. Meski begitu, seluruh DPD Partai Golkar di Jawa Barat termasuk Hasta Karya bertekad mendukung Dedi Mulyadi.

"Sebentar lagi kita akan mengadakan pelantikan Bappilu oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat melalui roadshow dan kita semua menunggu hasil Rapim," kata Sri. (spn)

Ziarah Kubur, Ketua Partai Golkar Karawang Kesurupan

KARAWANG, KarawangNews.com - Ketua DPD Partai Golkar Karawang, Hj Sri Rahayu Agustina tiba-tiba jatuh pingsan ketika ziarah berdoa di makam Prasasti Ulama Syekh Qurro di pemakaman Masjid Agung, Alun-alun Karawang, Jumat (20/10/2017) siang.

Sri Rahayu yang jatuh pingsan inu sontak membuat geger jajaran pengurus DPD Partai Golkar Karawang yang tengah khusyuk membacakan doa surat Yasin di makam prasasti ulama Syekh Qurro itu.

Sri Rahayu yang jatuh pingsan tersebut, rupanya 'kesurupan' dan mulutnya menggeram tak karuan. Sontak, hal tersebut membuat pengurus DPD Partai Golkar Karawang panik dan langsung membacakan surat-surat ayat suci Al-Qur'an.

"Emak (Sri Rahayu, red) kesurupan oleh siapa itu," tanya lagi salah seorang pengurus partai.

Kunjungan para pengurus DPD Partai Golkar Karawang ini dalam rangkaian kegiatan HUT Partai Golkar Ke-53 tahun. Dalam rangkaian peringatan tersebut, DPD Partai Golkar Karawang sebelumnya menyambangi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Pancawati, Kecamatan Purwasari, Karawang.

Kemudian, dilanjutkan dengan kunjungan ke Maqom prasasti Syekh Qurro dan makam para pendiri Partai Golkar Karawang yang berlokasi di halaman pemakaman Masjid Raya Agung alun-alun Karawang.

Diakui Sri, sejak kunjungannya di TMP itu, kepalanya terasa berat, tapi dia tetap kuat menahannya. Bahkan, sejak dia membacakan Surat Yasin di makam pendiri Partai Golkar Karawang juga, dia sudah tidak bisa menahan sakitnya.

"Puncak ketika di hadapan Maqom prasasti ulama Karawang yaitu ajengan Syekh Qurro pikiran langsung kosong dan tidak ingat apa-apa lagi," kata Sri, setelah siuman.

Dari video ponsel yang berhasil merekam kejadian itu, terlihat kondisi Sri Rahayu bersikap aneh, mulutnya kumat-kamit dan menggeram. 

Setelah siuman, Sri Rahayu bersama kader partai lainnya tetap melaksanakan rangkaian kegiatan HUT Partai Golkar di Sekretariat DPD Partai Golkar Karawang, Jalan Ahmad Yani, Karawang. (oca)

PAUD Al Firdaus Sosialisasi Cegah Kekerasan Anak

KARAWANG, KarawangNews.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Karawang mensosialisasikan pencegahan tindak kekerasan pada anak ke sejumlah wali murid PAUD Al Firdaus di Desa Muktijaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Selasa (17/10/2017) siang.

Kepala PAUD Al Firdaus, Siti Marini mengatakan, pihaknya mengundang dinas tersebut pada kegiatan 'parenting' yang rutin dilaksanakan lembaganya ini. Meski belum ada kasus kekerasan terhadap anak, Siti Marini berharap paparan terkait pencegahan tindak kekerasan pada anak ini bisa menambah wawasan bagi orangtua agar mengetahui dampak bahaya bersikap keras kepada anak.

Diakuinya, sosialisasi ini tak harus menunggu kejadian kekerasan orangtua terhadap anak, tetapi lebih kepada pencegahan agar hal buruk itu tidak terjadi. Pencegahan ini dimaksudkan agar tumbuh kembang anak di usia keemasannya ini bisa menjadi baik.

"Kita juga membina orangtua murid agar memiliki keterampilan dan pengetahuan usaha melalui Kelompok Usaha dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (KUPEK), itu bersinergi dengan PKBM Assolahiyah," kata Siti Marini.

Sementara itu, Kasi Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Karawang, Drs. Syarif Hidayat dalam paparannya mengatakan, kekerasan terhadap anak terbagi tiga kriteria, yaitu fisik, emosional dan seksual. Kekerasan fisik seperti dipukul, dicekik atau diancam dengan senjata tajam.

Kemudian emosional, seperti merendahkan, menghina, tidak disayangi, juga tidak pernah diharapkan kelahirannya. Selain itu kekerasan seksual, seperti pelecehan seksual atau hubungan seksual dengan paksaan fisik.

"Jika ini dialami oleh anak, maka ini akan membekas hingga dewasa. Semakin orangtua menjaga, maka semakin jauh dari kekerasan, karena hanya kita yang bisa, untuk menyelamatkan generasi emas," ucapnya.

Masih di tempat sama, Kepala Desa Muktijaya, Sawa Isyirot mengungkapkan, PAUD Al Firdaus telah banyak berkontribusi kepada masyarakat di desanya. Dia berharap, tenaga pengajar di lembaga pendidikan ini bisa lebih profesional lagi untuk mencerdaskan anak-anak sekitar.

Tak hanya itu, dia juga apresiasi kepada pengelola PAUD yang memiliki program 'parenting' bagi orangtua murid, ini akan menambah nilai lebih untuk mengembangkan wawasan dan ekonomi masyarakatnya. Diakuinya, pihak desa akan selalu siap membantu kebutuhan infrastruktur PAUD Al Firdaus ini.

"Kita sudah anggarkan untuk membantu membangun fasilitas PAUD ini, saya harap lembaga ini bisa dikelola lebih bagus lagi kedepannya," jelasnya.

Kegiatan sosialisasi pencegahan tindak kekerasan pada anak dan program pemberdayaan perempuan/keluarga ini dihadiri juga Pertamina EP Field Subang dan UPTD PAUD/SD Cilamaya. (spn)

PAN dan Beringin Berkarya Daftar ke KPU

KARAWANG, KarawangNews.com - Di hari terakhir penerimaan salinan bukti keanggotaan parpol calon peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Senin (16/10/2017) pukul 11.40 WIB, tiga partai telah mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Tanjungpura, Karawang Barat, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan partai baru yakni Partai Beringin Berkarya.

Ketua DPD Partai Berkarya Karawang, Asep Ishak mengatakan, untuk di pusat partainya sudah melakukan verifikasi faktual sekaligus. Khusus di Karawang, sekitar 1.500 persyaratan keanggotaan diserahkannya ke KPU Karawang sebagai syarat verifikasi parpol.

Dari 30 kecamatan di Karawang, sambung Asep, Beringin Karya hanya melampirkan 24 kecamatan untuk syarat kepesertaan Pemilu, karena hanya 24 kecamatan tersebut yang optimis datanya valid 100 persen.

Kata dia, partainya bukan tidak melengkapi data di 30 kecamatan, tetapi pihajnya hanya mencantumkan 24 kecamatan yang dianggap sudah valid. 

"Mudah-mudahan verifikasi hari ini lolos dan tidak ada hambatan, sehingga berkarya bisa jadi peserta pemilu 2019," tutur Asep Ishak, saat mendatangi kantor KPU sekitar pukul 10.00 WIB.

Tiga puluh menit kemudian, pukul 10.30 WIB, giliran PAN Karawang yang mendatangi kantor KPU. Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PAN Karawang, Bambang Maryono mengaku optimis akan lolos verifikasi sipol, karena untuk di pusat saja, PAN merupakan partai yang pertama dinyatakan lolos verifikasi.

Sementara untuk target Pileg, sambung Bambang, PAN yang saat ini baru memiliki 3 kursi di legislatif Karawang optimis untuk menambah jumlahnya menjadi 5 kursi. 

"Target 2019 kita dua kursi lagi, mudah-mudahan mulus, sehingga PAN memiliki 5 kursi di parlemen Karawang, saya kira target ini sangat terukur bagi PAN Karawang," kata Bambang. (de/spn)

PBB Karawang Tidak Muluk Target Kursi Legislatif

KARAWANG, KarawangNews.com - DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Karawang tidak muluk-muluk mentargetkan jumlah kursi di DPRD kabupaten pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang, tetapi PBB berupaya mengisi tiap Daerah Pemilihan (Dapil) satu anggota dewan terpilih.

Hal ini diungkapkan Ketua DPC PBB Karawang, Hj. Nurlela Sarifin, Minggu (15/10/2017) sore, di sekretariat DPC PBB. Menurutnya, PBB bukannya tidak berambisi, tetapi mengakui betapa sulitnya memperoleh kursi DPRD.

 "Minimal tiap Dapil terisi satu kursi," jelasnya.

Kata dia, bicara menang memang gampang, tetapi pada saat pertarungan berlangsung semua partai punya peluang yang sama.

Diakui Nurlela, DPC PBB Karawang belum membuka pendaftaran bakal calon anggota DPRD kabupaten, sebab pihaknya masih melihat perkembangan politik dan fokus kepada partai.

Meski begitu, DPC PBB Karawang akan merekrut bakal calon anggota legislatif yang memahami marwah PBB, bukan hanya mengincar jabatan dewan. 

Kata dia, internal partai diwajibkan menjadi calon anggota legislatif, jika jumlah pendaftarnya sedikit. Namun begitu, partai pun tetap melototi bakal calon dari luar partai, terutama figur yang berpotensi menang dan punya tanggung jawab besar untuk masyarakat.

Besok, Senin (16/10/2017) pukul 09.00 WIB, DPC PBB akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon peserta Pemilu 2019. Beberapa hari ini, PBB sudah mempersiapkan pemberkasan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sekaligus menjadi Kartu Tanda Anggota (KTA) PBB Karawang.

"Sampai Sabtu kemarin, jumlah KTP yang terkumpul sebanyak 3.173, kita terus cek khawatir ada identitas ganda," ujarnya. (spn)

DLHK Karawang Tunggu 'Action' Kementerian Lingkungan

KARAWANG, KarawangNews.com - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang menunggu 'action' Kementerian Lingkungan Hidup untuk secepatnya menindak tegas pabrik di Kabupaten Purwakarta dan Subang yang telah mencemari Sungai Cilamaya selama bertahun-tahun.

Kepala DLHK Karawang, Wawan Setiawan didampingi Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup, Permadi Utama dan Seksi Pengaduan, Ade Imam memaparkan, pihaknya sudah melayangkan surat hasil uji lab ke Kementerian Lingkungan Hidup, hasil uji lab itu mendeteksi kadar limbah yang dibuang ke sungai sangat berbahaya.

"Kita dibantu forum masyarakat setempat, yang mendesak agar kementerian mengambil tindakan terhadap industri di Purwakarta dan Subang yang telah mencemari Sungai Cilamaya di Karawang," kata Wawan, di kantornya, Jumat (13/10/2017) siang.

Diketahui, warna sungai hitam pekat, ini bisa dilihat jelas di Bendung Barugbug, Jatisari. Juga bau yang menyengat sangat menganggu pernapasan warga yang bermukim tak jauh dari sungai tersebut. Masalah ini sudah berlangsung bertahun-tahun meski DLHK Kabupaten Purwakarta dan Subang telah menindak pabrik yang diketahui penyebab pencemaran itu.

"Pabrik yang membuang limbah itu pernah diberi saksi oleh DLHK Purwakarta dan Subang, tetapi pabrik-pabrik itu kembali buang limbah ke sungai," jelasnya.

Hingga kini memang belum diketahui pasti pabrik mana yang selalu membuang limbah ke sungai. Untuk mengatasi hal ini, perlu campur tangan DLHK Provinsi Jawa Barat untuk melakukan patroli sungai secara rutin sepanjang Karawang, Purwakarta hingga Subang.

"Kalau ada patroli sungai, kita akan bisa mengawasi pabrik mana saja yang membuang limbah dan langsung diberi sanksi," kata Permadi Utama.

Dia menceritakan, patroli langsung yang dilakukan aktivis lingkungan yang kerjasama dengan DLHK Karawang telah menekan pabrik-pabrik buang limbah ke Sungai Citarum, hal serupa harus dilakukan juga di sepanjang Sungai Cilamaya, mulai dari Bendug Barugbug Karawang hingga ke hulu, yaitu Purwakarta dan Subang.

"Kita hanya patroli di sepanjang Sungai Cilamaya Karawang dan tidak bisa terus hingga ke Purwakarta dan Subang, padahal pencemarannya di dua kabupaten itu, bukan di Karawang, ini yang masih jadi kendala untuk kita," paparnya. 

Dengan kondisi ini, DLHK Karawang meminta kementerian dan provinsi untuk melakukan 'action' menangani masalah pencemaran ini, sebab pencemarannya sudah sangat jelas masyarakat merasakan dampak buruk dari limbah yang dibuang ke sungai tersebut.

"Di Sungai Cilamaya itu, semua ikan mati, kadar oksigennya rendah dan suhu air jadi tinggi," kata Permadi. (spn)

NasDem yang Pertama Memenuhi Verifikasi KPU Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Karawang menjadi partai pertama yang memenuhi syarat dalam verifikasi partai politik (parpol) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. 

Setelah sebelumnya melakukan verifikasi selama 2 jam dari Pukul 09.00 wib hingga Pukul 11.00 wib salinan data partai, yang disesuaikan dengan data Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat. Secara resmi jumlah data 2.802 anggota partai NasDem Karawang sesuai dengan Sipol.

"Kami juga tidak menduga jika pada hari ini data salinan verifikasi yang dibawa oleh Partai NasDem, setelah kita cek dan sesuaikan by name by address dengan Sipol. Dan hari ini daftar langsung memenuhi syarat (MS)," ungkap Komisioner KPU Karawang, Asep Saepudin Muksin kepada Media Indonesia, Jumat (13/10).

Sejak dibuka pendaftaran verifikasi parpol pada 03 Oktober 2017, sudah ada 3 parpol yang sebelumnya melakukan pendaftaran. Diantaranya adalah Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan PDIP.

Namun sejumlah partai tersebut masih terus melakukan perbaikan persyaratan setelah sebelumnya mendaftar untuk diverifikasi.

"Mereka masih melakukan perbaikan persyaratan," kata Asep.

Asep menjelaskan verifikasi parpol tersebut dilakukan sesuai dengan 3 aturan yaknj melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. 

"Dan aturan yang terakhir adalah Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 174 tahun 2017 tentang Pedoman Pendaftaran, Penelitian Administrasi, Verifikasi Faktual," kata Asep.

Asep menjelaskan penutup verifikasi parpol tersebut akan dilakukan pada 16 Oktober 2017. Resminya penutupan tepatnya pada Pukul 24.00 wib.

"Kalau misalnya tidak melakukan perbaikan untuk memenuhi syarat. Baru parpol tersebut kita nyatakan tidak lolos," kata dia.

Sementara itu Ketua DPD Partai NasDem Karawang, Dian Fahrud Jaman mengatakan, pihaknya sangat bersyukur jika partai NasDem di Karawang menjadi salah satu partai politik pertama yang lolos dalam verifikasi administrasi parpol.

"Hari Jumat ini kita melakukan pendaftaran secara serentak. Seluruh berkas pun telah diverifikasi dan Alhamdulillah kita bersyukur NasDem langsung memenuhi syarat," ucap Dian.

Dian menyebutkan, lolosnya NasDem Karawang dalam verifikasi parpol tersebut merupakan langkah awal yang baik untuk memenangkan menuju Pemilu di tahun 2019. (ong/spn)

NasDem Doa Bersama Sebelum ke KPU

KARAWANG, KarawangNews.com - Jumat (13/10/2017) pagi, pengurus DPD Partai NasDem Karawang melakukan doa bersama sebelum berangkat ke Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Raya Tanjungpura, Karawang Barat untuk menyerahkan berkas pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu.

Doa bersama ini dipimpin langsung Ketua DPD Partai NasDem Karawang, Dian Fahrud Jaman di Sekretariat DPD Partai NasDem di Jalan Gempol, Tanjungpura, Karawang. Kata Dian, pihaknya sengaja mendaftar ke KPU pada hari Jumat berkah, diawali dengan doa agar niat politiknya diridhoi Allah SWT.

Dia menjelaskan, telah melengkapi berkas F2 dan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Berkas tersebut telah dipersiapkannya selama seminggu.

"Kita persiapkan ini sesuai instruksi DPP Partai NasDem dan siap mengikuti proses Pemilu," kata dia.

Selain di Karawang, pada hari Jumat ini Partai NasDem di  d seluruh Indonesia melakukan pendaftaran serupa ke KPU setempat. (spn)
 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -