Berita Terkini

UMK Karawang 2015 Ditetapkan Rp 2.957.450

KARAWANG, KarawangNews.com - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karawang tahun 2015 ditetapkan Rp 2.957.450, ini berdasarkan SK Gubernur Jawa Barat No. 562/Kep.1581-Bangsos/2014. Nilai UMK ini terbilang tertinggi se-Jawa Barat.

UMK ini diumumkan Wakil Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana, Sabtu (22/11/2014) melalui Humas Pemda Karawang. Cellica berpesan, dengan UMK yang telah ditetapkan ini, buruh harus lebih sungguh-sungguh bekerja, sesuai dengan nilai upah yang bertambah.

Nilai UMK ini diumumkan setelah melalui proses aksi demo besar-besaran kaum buruh selama tiga hari, 18-20 Nopember 2014 kemarin, negoisasi UMK tersebut deadlock pada hari terakhir pukul 5.18 WIB, tetapi nilainya dirahasiahkan oleh Dewan Pengupahan, Serikat Pekerja, Apindo dan Pemkab Karawang.

Alasan UMK dirahasiahkan, sebab buruh Karawang ingin UMK yang lebih tinggi dibanding daerah tetangga, diantaranya Bekasi. (rls)

Dinkes Gelar Seminar Cegah Kanker Serviks

KARAWANG, KarawangNews.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang  menggelar seminar Pencegahan Kanker Serviks dan Bahaya Seks Bebas, di Aula Husni Hamid Pemda Karawang, Minggu (23/11/2014). Seminar ini untuk meningkatkan kewaspadaan kaum perempuan mengenai bahaya kanker serviks.

Seminar dengan tema Issue Terkini Kanker Serviks dampak dari Free Seks tersebut menghadirkan dua orang nara sumber yang kompeten, diantaranya dr. Boyke Dian Nugraha.

Di seminar ini dijelaskan, agar kaum perempuan tidak hanya memperhatikan kecantikan dan perawatan wajah saja, melainkan harus juga memperhatikan perawatan dan kesehatan bagian tubuh lain. Sebab, hal ini yang kadang sering ditinggalkan oleh kaum perempuan, padahal resiko terkena kanker serviks sangat tinggi. (rls humas pemda)

Gudang Limbah Kardus di Kalibuaya Terbakar

KARAWANG, KarawangNews.com - Sebuah gudang kardus milik seorang pengusaha limbah di Desa Kalibuaya, Kecamatan Telagasari terbakar, Sabtu (22/11/2014) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materi ditaksir puluhan juta, termasuk seekor ular sanca peliharaan yang hangus terbakar.

Menurut saksi mata, api berasal dari sisa pembakaran sampah yang dilakukan pekerja di gudang itu Jumat malam, diduga api belum padam saat pekerja meninggalkan sampah yang dibakar tersebut.

Api mulai menjalar ke gudang pada Sabtu sekitar pukul 13.00 WIB, warga sekitar yang melihat kejadian ini berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Sumber air yang dekat dari lokasi kejadian memudahkah petugas kebakaran menjinakan api, sebelum api menjalar ke gedung lainnya yang bersebelahan. (had)

Latihan Menembak 'Coffe Morrning' Yonif 305


KARAWANG, KarawangNews.com - Muspida Karawang olahraga bersama dalam acara coffe morrning di Markas TNI Yonif 305, Kecamatan Telukjambe, Sabtu (22/11/2014) pagi. Selain senam pagi dan makan-makan, TNI berbagi info senjata yang mereka gunakan.

Di acara coffe morrning ini, Muspida latihan menembak, temasuk Wakil Bupati dr. Cellica Nurrachadiana mencoba menembak dengan senjata jenis pistol.

Dijelaskan Danyon 305 Letkol Armed Dwi Sasongko dan Kapolres  AKBP Daddy Hartadi, kegiatan ini untuk lebih mempererat kerja sama dan hubungan baik TNI-Polri.

Keduanya sepakat, kedepan akan melaksanakan kegiatan sosial bersama, sehingga masyarakat akan merasa terlindungi dengan kehadiran TNI-Polri. (had)

Polisi Tuntut Partisipasi Warga Jadi Keamanan Lingkungan

KARAWANG, KarawangNews.com - Lomba Cipta Desa Aman ini bukan disebabkan desa-desa di Kabupaten Karawang ini tidak aman, Cipta Desa Aman ini adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungannya. Demikian kata Kapolres Karawang AKBP Daddy Hartadi, saat meninjau lomba tersebut di Kecamatan Cikampek, Kota Baru dan Tirtamulya, Jumat (21/11/2014) malam. Kapolres didampingi Wakil Bupati dr. Cellica Nurrachadiana.

Kata Kapolres, menjaga keamanan lingkungan pada bukan hanya tugas polisi, tetapi menjadi kewajiban masyarakat, sebab jumlah aparat polisi terbatas.
Kapolres juga mengingatkan supaya di setiap desa dibangun pos ronda atau Siskamling, untuk menjaga keamanan lingkungan selama 24 jam.

"Kegiatan ronda Siskamling itu diperlukan untuk menjaga keamanan lingkungan, karena ronda  merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap tindak kejahatan dan gangguan keamanan," ucapnya.

Diakui Cellica, keamanan adalah tanggungjawab masyarakat bersama, sedangkan polisi ialah sebagai leading sektor. Sehingga yang berperan penuh menjaga keamanan adalah warga, sebab di tiap Polsek hanya berjaga 20 hingga 30 aparat polisi, sedangkan jika dibanding jumlah penduduk se-kecamatan sekitar 1 polisi banding 1.000 warga, idealnya 1 polisi banding 200 warga.

"Maka, dituntut partisipasi masyarakat setempat menjaga lingkungannya masing-masing," kata Cellica. (rls)

Megawati Kunjungi Subang Bersama Menteri Pertanian

SUBANG, KarawangNews.com - Ketua DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri ikut blusukan meninjau Balai Besar Penelitian Padi di Kecamatan Ciasem, Subang, Jumat (21/11/2014) siang. Megawati datang dengan dikawal ketat polisi dan pengawal pribadi.

Megawati tiba di Subang sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung menuju penangkaran padi milik BUMN Sanghyangsri di Desa Sikamandi, Kecamatan Ciasem. Megawati didampingi menteri pertanian dan direktur pemasaran Sanghyangsri melakukan pertemuan tertutup, sejumlah wartawan dipaksa keluar dan dilarang meliput pertemuan tersebut.

Usai pertemuan tertutup, pukul 14.00 WIB Megawati
menemui petani setempat dan meninjau balai tersebut bersama menteri. Namun, hingga usai kunjungannya, Megawati enggan menemui wartawan yang sudah lama menunggu untuk wawancara. (had)

Menteri Kunjungi Balai Penelitian Padi di Subang

SUBANG, KarawangNews.com - Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman meninjau Balai Besar Penelitian Padi di Kecamatan Ciasem, Subang, Jumat (21/11/2014) siang hingga sore, menteri meninjau kesiapan benih dan hasil penelitian benih seta perkembangannya. Selain itu, menteri juga menguji kesiapan pegawai balai dalam melayani petani yang akan bercocok tanam.

Kunjungan ini untuk mencapai swasembada pangan dengan melakukan blusukan ke sejumlah tempat, bahkan menteri berjanji akan meninjau daerah-daerah pertanian ke seluruh wilayah Indonesia, untuk melihat langsung kondisi pertanian Indonesia, ini akan menjadi acuan dan langkah menteri dalam mengembangkan pertanian di Indonesia.

Di balai ini, dilakukan penelitian sejumlah varietas unggulan dan hasilnya diproduksi secara masal, diantaranya varietas tahan kering, varietas tahan genangan banjir, serta varietas yang bisa meningkatkan hasil produksi lebih besar. (had)

Fotosintesa Gelar Malam Puisi VI Sajak Perlawanan Rendra

KARAWANG, KarawangNews.com - Setelah sempat vakum beberapa pekan, pada Sabtu (22/11/2014), Forum Tokoh Sinema, Teater dan Sastra (Fotosintesa) Karawang kembali menggelar Malam Puisi yang keenam. Tema dalam Malam Puisi ini adalah ‘Sajak Perlawanan Rendra’.

Secara konsep, Malam Puisi hari ini tidak jauh berbeda dengan Malam Puisi sebelumnya. Bedanya hanya terletak di kepengurusan. Di masa vakumnya, Fotosintesa melakukan perubahan pada struktur kepengurusannya.

“Perubahan itu perlu demi kemajuan Fotosintesa ke depan. Setelah dirombak, Fotosintesa yang sekarang terlihat lebih muda, segar dan siap melakukan gebrakan,” tegas Faizol Yuhri yang akrab disapa Pepi, pegiat teater Karawang yang juga anggota Fotosintesa.

Diakuinya, Fotosintesa yang sekarang punya divisi-divisi baru, ada divisi teater yang dinamai Rumah Belajar Teater, ada divisi film yang dinamai Rumah Belajar Sinema dan divisi sastra yang dinamai Rumah Belajar Sastra.

“Garapan Malam Puisi sepenuhnya diserahkan ke Rumah Belajar Sastra,” ujar Pepi.

Malam Puisi VI diadakan di kompleks ruko Grand Taruma Karawang, tepatnya di samping Coffe Writer. Dalam Malam Puisi, penonton yang hadir diperbolehkan mengapresiasi puisi WS. Rendra.

“Kami menyediakan kopian puisi-puisi Rendra. Hadirin bisa membaca, deklamasi, mengkritik atau membedah esensi puisi Rendra,” ujar Pepi.

Fotosintesa sengaja menawarkan tema WS. Rendra di malam puisi ini, sebab, Karawang punya dua momen perlawanan yang sedang hangat-hangatnya. Pertama adalah momen perlawanan kenaikan upah buruh, kedua ialah momen perlawanan kenaikan BBM.

“Di dunia sastra Indonesia, setidaknya ada dua penyair yang dianggap mahir dalam membuat sajak perlawanan. Pertama Widji, kedua Rendra. Dengan memilih tema Rendra, kami ingin mengajak hadirin untuk menyelami makna perlawanan dan esensi perlawanan dari mata Rendra,” tambah Pepi.

Malam Puisi juga jadi ajang bertemunya para penyair dan sastrawan Karawang, juga para pegiat teater Karawang. Kata dia,di acara ini akan dihadiri Kakek Hakimi, penyair Karawang usia 70 tahun yang tinggal di Cikampek, dia seorang mantan guru dan pelatih Pramuka.

Selain itu, akan hadir juga Hendrik Agustian, pelatih teater SMAN Cilamaya yang telah membawa anak didiknya jadi juara 1 lomba musikalisasi puisi se-Karawang. Juga Yadi Pitung, penata artistik yang sudah berpengalaman di dunia seni peran dan Paman Kwek-kwek, seorang pendongeng yang juga pegiat teater, termasuk Gus Muh, putra Karawang, peraih juara 1 lomba cerpen tingkat nasional. (pep)