Berita Terkini

Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG

KARAWANG, KarawangNews.com - Pertamina Marketing Operation Region III menjamin kecukupan BBM dan LPG di Provinsi Jawa Barat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H. Meskipun memperkirakan adanya kenaikan permintaan, namun Pertamina telah mengantisipasinya dengan sejumlah strategi.

Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dian Hapsari Firasati mengatakan, kenaikan permintaan BBM konsumsi normal pada tahun 2018 pada masa H-15 hingga H+15 Idul Fitri 1439 Hijriyah atau disebut masa Satgas diperkirakan sekitar 9,99 persen untuk BBM jenis gasoline seperti Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo.

"Untuk jenis Gasoil seperti Solar, Biosolar, Dexlite dan Pertamina Dex diprediksi mengalami penurunan sekitar 3,80 persen," kata dia, Senin (7/5/2018).

Untuk produk LPG di wilayah Jawa Barat diperkirakan akan mengalami kenaikan permintaan dibandingkan konsumsi normal tahun 2018 yaitu sebesar 11,2 persen LPG 3 Kg dan kenaikan permintaan LPG Non PSO seperti Bright Gas 5,5 Kg, Bright Gas 12 Kg dan Elpiji 12 kg diperkiraan akan naik sebesar 7,9 persen.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina telah melakukan penambahan stok, maka masyarakat tidak perlu khawatir, pasokannya akan cukup. Produk Gasoil biasanya mengalami penurunan dari tahun ke tahun selama masa Satgas, karena adanya aturan yang membatasi waktu keluarnya kendaraan angkut besar di jalur tol.

Selain menambah pasokan, Pertamina juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas perhubungan untuk mengantisipasi jalur atau titik kemacetan di jalan raya. Hal ini penting agar Pertamina dapat mempersiapkan jalur alternatif untuk distribusi BBM ke SPBU dengan mobil tangki.

Selama menjalani masa mudik, Pertamina juga menghimbau kepada masyarakat agar mengisi kendaraannya hingga penuh sebelum melakukan perjalanan mudik. 

"Segera melakukan pengisian kembali begitu indikator BBM menunjukkan angka setengah, hal ini membuat perjalanan menjadi lebih menenangkan," tambahnya.

Selain itu, Pertamina juga memastikan SPBU memberikan pelayanan yang prima untuk semua produk termasuk Premium. Hingga kini, ada sekitar 320 SPBU yang menyediakan Premium di Provinsi Jawa Barat. (rls/spn)

FK-PKBM Jawa Barat Percepat Akreditasi

KARAWANG, KarawangNews.com - Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) Karawang melaksanakan workshop pendampingan percepatan akreditasi PKBM yang diikuti 35 peserta dari 5 kabupaten/kota, Karawang, Subang, Purwakarta, Bekasi dan Kota Bekasi, di Aula Hotel Omega, Karawang.

Ketua FK PKBM Karawang, Heru Saleh menjelaskan, percepatan akreditasi ini untuk mewujudkan pendidikan non formal yang berkualitas dan bermartabat. Program yang dibiayai Kementerian Pendidikan ini dilaksanakan selama dua hari, 10-12 Mei 2018.

Kegiatan ini didampingi tiga asesor atau peninjau dari BAP Jawa Barat. Kata Heru, semua peserta workshop ini dipastikan mengikuti dan mengusulkan akreditasi PKBM masing-masing. 

"Peserta yang hadir membuat pernyataan kesanggupan untuk mengikuti akreditasi," jelasnya, di sela kegiatan, Jumat (11/5/2018) siang.

Dia menjelaskan, syarat akreditasi yaitu memenuhi 8 standar, diantaranya standar isi, standar kompetensi, standar proses,  standar penilaian, standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK), termasuk standar sarana dan prasarana.

Ketua FK-PKBM Jawa Barat, Yana Suryana mengatakan, sementara ini PKBM yang belum terakreditasi menginduk Ujian Nasional (UN) ke PKBM yang sudah terakreditasi. Di tahun 2017, dari 1.373 PKBM se-Jawa Barat, yang terakreditasi tercatat 414 lembaga.

"Akreditasi PKBM se-Jawa Barat akan diselesaikan," kata Yana.

Kegiatan ini dihadiri, FK-PKBM se-Jawa Barat, Badan Akreditasi Provinsi (BAP) Jawa Barat, Kabid PAUD dan Dikmas Karawang, Nenah dan Kasi Dikmas Karawang Udan Supriadi. Acara ini rencananya ditutup oleh Kementerian Pendidikan, Sabtu (12/5/2018). (spn)

Wabup Jimmy: Jangan Berkecil Hati, Persika Pasti Menang

KARAWANG, KarawangNews.com - Gagal menumbangkan Padang FC, Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamaksyari (Jimmy) optimis Tim Persika Karawang bakal menang di pertandingan selanjutnya. Hal ini di ungkapkan Jimmy usai nonton bareng (nobar) di Tecnomart Galuhmas pada pertandingan Padang FC vs Persika di Stadion Padang, Rabu (9/5/2018) sore.

"Ini belum masuk setengah pertandingan jangan khawatir dan jangan berkecil hati, kita yakin Persika pasti menang," kata Jimmy.

Pertandingan sore ini Tim Persika punya banyak peluang membobol gawang lawan, tetapi keberuntungan belum berpihak kepada Laskar Jawara Karawang. Persika kebobolan dua gol, yakni satu gol di babak pertama dan satu gol di babak kedua. 

Kata Jimmy, tim asuhan pelatih Ricky Nelson itu bermain apik dan punya banyak peluang membobol gawang lawan, tapi memang cara permainan lawan tidak bisa dianggap remeh, sehingga serangan Persika selalu patah di garis kotak gawang.

Nobar di Technomart ini diramaikan ratusan suporter Persika dan Persib Bandung, mereka meriuhkan lantai dasar Technomart dengan yel-yel dan lagu Persika. 

Para suporter ini terlihat kecewa karena jagoan mereka tidak bisa menang dalam pertandingan sore ini, tapi mereka tetap mendukung Persika menuju Liga 1. (spn)

Bupati Kembali Giatkan Gotong Royong di Pedesaan

KARAWANG, KarawangNews.com - Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana mengajak seluruh masyarakat untuk kembali melakukan gotong royong, memperbaiki infrastruktur desa dengan alat seadanya. Ini diungkapkan bupati pada kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGM) ke-15 tahun 2018 di Lapang Tugu Proklamasi, Rengasdengklok, Rabu (9/5/2018) pagi.

"Hari gotong royong ini merupakan semangat kita, gotong royong ini bukan milik stakeholder pemerintah, tetapi milik masyarakat," kata Cellica.

Kata dia, kegiatan ini mempunyai tujuan untuk mempercepat proses keseimbangan pembangunan antara perkotaan dan perdesaan. Untuk itu, dalam pelaksanaannya sangat membutuhkan dukungan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat, sehingga BBGM merupakan pembangunan yang berasal dari rakyat, untuk rakyat dan dilaksanakan oleh rakyat serta hasilnya diharapkan bermanfaat bagi kepentingan hajat orang banyak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Karawang, Drs. Ade Sudiana menjelaskan, Desa Rawagempol Wetan, Kecamatan Cilamaya Wetan masuk nominasi desa terbaik tiga besar tingkat Provinsi Jawa Barat. Ini contoh desa yang telah melaksanakan program ini dengan hasil terbaik.

"Teknisnya, gotong royong ini harus rutin dilakukan di tiap desa yang dipimpin langsung oleh kepala desa masing-masing, tiap hari Jumat dan Sabtu," kata Ade.

Jika masyarakat butuh alat berat pada saat pelaksanaan gotong royong, sambung Ade, bisa koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar dipinjamkan alat berat. 

"Selama ini, gotong royong yang sering dilakukan yaitu bersih-bersih dan Siskamling yang merupakan partisipasi masyarakat," jelasnya.

Diakuinya,rasa kebersamaan dan gotong-royong semakin memudar, kepekaan sosial mulai berkurang, tegur sapa dan bercengkrama serta kesadaran saling membantu sudah mulai luntur. Maka, perlu peran aparatur desa agar gotong royong bisa kembali dilakukan.

"Hari gotong royong ini untuk kembali memotivasi masyarakat, yaitu dengan menggerakan kembali masyarakat agar menyadari pentingnya gotong royong," ucapnya.

Selain itu, bersamaan pelaksanaan BBGRM ini dilakukan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45, yaitu meningkatkan partisipasi keluarga dalam mewujudkan masyarakat yang berintegrasi dan mandiri. PKK punya makna yang mendalam menyumbangkan dharma bhaktinya bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. Mengingat, gerakan PKK merupakan wadah aktivitas sosial kemasyarakatan bagi keluarga. (spn)

Karawang Juara Umum GTK PAUD Dikmas Jawa Barat

BANDUNG, KarawangNews.com - Kabupaten Karawang kembali menorehkan prestasinya sebagai juara umum pada ajang Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tingkat Provinsi Jawa Barat di Hotel Marina Lembang, Bandung Barat, 6-8 Mei 2018. Kabupaten Karawang meraih 3 medali emas, 2 medali perak, 1 medali perunggu dan 1 juara harapan 2. 

Para juaranya yaitu, Vebby Julianti asal PAUD Mulyajaya Ciampel juara 1 kategori guru PAUD, Siti Marini PAUD Alfirdaus Cilamaya Kulon juara 1 kategori pengelola PAUD, Rini Novianti  PKBM Cipta Mekar Cilebar juara 1 kategori tutor Paket C, Endin Saefudin asal PKBM TSMD Cikampek juara 2 kategori pengelola PKBM.

Kemudian, Osep Saepudin asal LKP Cepat Tepat Karawang juara 2 kategori instruktur kursus otomotif, H. Ujang Rohman  PKBM Al Muhajirin Lemahabang juara 3 kategori tutor kesetaraan dan Muhaemin asal PKBM Wibaya Bhakti Banyusari juara harapan 2 kategori tutor paket B.

Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Kepala Seksi GTK Aang Kurnaevi mengingatkan, agar para juara mempersiapkan diri mewakili provinsi ke tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Pontianak tanggal 8-14 Juli 2018.

"Untuk persiapan ke tingkat nasional nanti, kita akan memanggil para juara 1 masing kategori untuk mengikuti latihan dan bimbingan," kata Aang.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang Drs. H Dadan Sugardan M.Pd yang di wakili Kepala Bidang Paud dan Dikmas Dra. Hj. Nenah Sukmana, MM mengaku, bersyukur dan bangga kembali berprestasi di tingkat Jawa Barat. Diakuinya, semua kontingen telah menuai hasil dari usaha yang selama ini dilakukannya.

"Prestasi ini menjaga tradisi Kabupaten Karawang yanf selalu mengirimkan wakilnya dalam Apresiasi GTK Paud dan Dikmas di tingkat nasional, terakhir pada tahun 2017 yg di laksanakan di Bengkulu Karawang di wakili oleh Waya Karmila kategori Penilik," kata Nenah. (rls/spn)

AHY: Khadijah R.A dan Kartini adalah Panutan Muslimah

CIANJUR, KarawangNews.com - Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi sang istri Annisa Pohan, menghadiri Rakernas dan Tasyakur Milad III IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia) di Hotel Yasmin, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (6/5/2018) malam.

Melihat ribuan pengusaha muslimah yang hadir malam itu, AHY teringat kepada Khadijah Radhiallahu Anha, istri Nabi Muhammad SAW dan Raden Adjeng Kartini, pahlawan nasional dan pelopor kebangkitan perempuan di Indonesia. Bagi AHY, keduanya adalah contoh yang tepat untuk menjadi panutan anggota IPEMI dalam menjalankan usaha mereka. 

Kata AHY, berbicara soal pengusaha dan muslimah, tentu  semua teringat dengan Khadijah, istri tercinta Nabi Muhammad SAW yang juga adalah pengusaha sukses di Mekah ketika itu,  beliau adalah seorang pengusaha yang luar biasa, tangguh, hebat dan peduli. 

Khadijah mendedikasikan diri dan hartanya untuk membantu perjuangan Nabi Muhammad dalam melawan kebatilan dan kezhaliman, ini adalah sebuah tauladan bagi kita semuanya. 

"Saya yakin di ruangan ini adalah Khadijah-Khadijah Indonesia yang siap untuk terus memperjuangkan segala kepentingan rakyat Indonesia agar semakin sejahtera ke depan," kata AHY.

Peringatan Hari Kartini, menurut AHY, juga adalah sebuah tauladan dimana kaum perempuan benar-benar bisa menjadi penjuru dalam berbagai bidang. Diakui AHY, dalam dunia usaha, kaum perempuan yang gigih dan telaten bisa juga melakukan terobosan-terobosan. 

"Inilah yang tentunya harus terus dilakukan dalam nantinya memberikan kontribusi yang baik untuk masyarakat, ekonomi dan kemajuan kita bersama," lanjut AHY.

Dalam kesempatan itu, secara singkat AHY menjelaskan,  belakangan ini Indonesia mengalami pelambatan ekonomi dan penurunan daya beli. Dengan begitu, AHY berharap IPEMI dapat terus menjalankan program-programnya sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. 

Kata AHY, kehadiran IPEMI di Indonesia sangat penting dan kaum ibu yang hadir di acara ini adalah pengusaha yang menciptakan pekerjaan. IPEMI menjadi salah satu solusi bagi ekonomi nasional hari ini. Untuk itu, IPEMI harus ditingkatkan sebagai pemberdayaan muslimah Indonesia dalam berbagai jenis usaha.

"Saya sangat mendukung agar IPEMI semakin maju, ini insiatif yang brilian sekali dan perlu kita dorong bersama," tambahnya.

IPEMI adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang dibentuk dan didirikan untuk meningkatkan peran dan kontribusi para muslimah pengusaha dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, menuju kemandirian ekonomi yang berkepribadian Indonesia dan berakhlakul karimah. IPEMI sendiri berdiri sejak 21 April tahun 2015.

Di tempat sama, Ketua Bidang Organisasi IPEMI, Ririn didampingi Ketua Bidang Pendidikan Diklat IPEMI, Rahma Yuli Saleh menjelaskan, IPEMI telah melaksanakan berbagai penyuluhan dalam mempersiapkan para muslimah-muslimah yang ingin mengembangkan UMKM-nya. 

"Kami dari diklat akan membuat pelatihan nasional, contohnya bagaimana menjadi UKM yang bagus, agar produknya dapat laku di lingkup nasional dan mancanegara," jelas Rahma.

Selama acara berlangsung, dipamerkan juga produk UMKM IPEMI, mulai dari aksesoris, aneka ragam kuliner, batik, serta berbagai ragam obat kecantikan. 

Sebelum meninggalkan acara, AHY dan Annisa juga menyaksikan pertunjukkan fashion show dari para Muslimah IPEMI yang tampil percaya diri dengan kostum khas daerahnya masing-masing. 

Sebagai simbol  apresiasi AHY terhadap kaum perempuan, AHY juga menyerahkan buku karya terbaru Ani Yudhoyono berjudul "Berkebaya ala Ani Yudhoyono" kepada Ketua Umum IPEMI Inggrid Kansil. AHY berharap buku tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia agar bangga mengenakan kebaya Indonesia dimanapun berada. 

Buku itu juga menampilkan cerita perjalanan Ani dengan kebaya kebanggaan yang ia kenakan dalam berbagai forum-forum internasional yang ia hadiri.

Hadir juga di acara Rakernas IPEMI III ini yaitu, Sekjen IPEMI Nurwahidah Saleh, Pendiri dan Penasihat Ipemi Luthfi, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Syarief Hasan dan Verna Inkiriwang. (adw/csa/spn)

Jilid II Korupsi di Pemkot Bandung

*Dulu Bansos Sekarang Pengadaan Lahan

JAKARTA, KarawangNews.com - Minggu (6/5/2018), dalam pengembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan tanah untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pemerintah Kota Bandung pada tahun 2012 dan 2013, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan status kasus tersebut ke penyidikan.

Dikutip situs resmi KPK, Jumat (20/4/2018), KPK menetapkan 3 orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah HN (Mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandung), TDQ (Anggota DPRD Kota Bandung periode 2009 – 2014) dan KS (Anggota DPRD Kota Bandung periode 2009 – 2014).

Tersangka HN selaku Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung sekaligus selaku Penguna Anggaran bersama-sama TDQ dan KS selaku Anggota DPRD Kota Bandung periode 2009 – 2014 diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya, karena jabatan atau kedudukannya, sehingga diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara atau perekonomian negara dalam pengadaan tanah untuk RTH di Pemerintah Kota Bandung pada tahun 2012 dan 2013.

Atas perbuatannya, ketiganya disangkakan melanggar dalam Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Menurut informasi yang beredar di lingkungan Pemkot Bandung, baru-baru ini, KPK telah melakukan investigasi ke lapangan memastikan lahan yang sekarang dikuasai telah disertifikatkan atas nama salah perguruan tinggi di Bandung, juga lahan yang beralih nama atas nama pihak perusahan developer swasta. Kedua lahan tersebut masih perlu dicek lagi, termasuk masih dalam proses objek yang diperiksa oleh BPK-RI perwakilan Jawa Barat. 

Satu tersangka, TDQ masih aktif di Komisi A DPRD Pemkot Bandung sebagai anggota Fraksi Partai Demokrat, juga masih menjabat di struktur partai. Kasus ini masih ditangani KPK, yang kemungkinan bisa berkembangan ke objek aset atau lahan,  menunggu hasil pemeriksaan dari BPK-RI. (rls/KPK/spn)

TBBM Cikampek Pastikan BBM Aman Hingga Lebaran

KARAWANG, KarawangNews.com - Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H, PT Pertamina (Persero) Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Cikampek memastikan stok BBM aman, terutama di SPBU yang berada di jalur vital pemudik, seperti jalur alteri Bekasi hingga Subang dan jalur tol Jakarta-Cikampek hingga tol Cipali dan tol Purbaleunyi.

Seperti diungkapkan Operation Head (OH) PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Cikampek, Indra Gunawan, Kamis (3/5/2018) di kantornya, setiap masuk Lebaran Idul Fitri, ada peningkatan permintaan BBM hingga 15-20%, karena pengguna BBM yang bertambah.

Meski begitu, ketersediaan BBM jelang bulan puasa hingga lebaran tidak akan ada masalah, sebab stoknya melimpah. Saat ini, kata Indra, TBBM Cikampek mendistribusikan BBM keempat wilayah, Karawang, Bekasi, Purwakarta dan Subang, yaitu BBM jenis Premium, pertalite, Pertamax dan Bio Solar sebanyak 6.800 Kilo Liter.

"Sejak sekarang kita sudah menyiapkan untuk kebutuhan menjelang bulan puasa dan lebaran, semua BBM produk Pertamina dijamin aman," ujarnya.

Jika jalur tol Jakarta-Cikampek macet pada saat mudik, sehingga armada TBBM Cikampek sulit menembus kemacetan di ruas tol, maka TBBM Cikampek akan meminta bantuan TBBM Pelumpang untuk mem-backup SPBU wilayah Bekasi, kemudian tol Purbaleunyi akan di-backup TBBM Bandung dan tol Cipali akan di-backup TBBM Balongan. (spn)
 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -