Berita Terkini

Sawah di Desa Cikahuripan Kekeringan

KARAWANG, KarawangNews.com - Puluhan hektar sawah di Desa Cikahuripan, Kecamatan Tegalwaru mengering akibat kemarau panjang serta rusaknya
hutan gunung yang merupakan sumber air warga, akibatnya puluhan hektar sawah dipastikan gagal panen. Kekeringan ini membuat tanah sawah retak-retak.

Selain akibat kemarau panjang, kondisi ini diperparah rusaknya hutan gunung di wilayah ini akibat aktivitas pengambilan bahan baku sebuah industri semen dengan cara meledakan tanah dan batuan yang ada di wilayah ini, akibatnya sumber air yang berasal dari gunung tidak keluar, karena hutan dan gunung menjadi gersang dan gundul.

"Kami dipastikan mengalami
kerugian jutaan rupiah, karena tidak bisa mengambil hasil dari cocok tanam," kata Harun, petani setempat, Jumat (24/10/2014). (had)

PNFI Minta Insentif Guru PAUD Ditambah

KARAWANG, KarawangNews.com - Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PNFI Disdikpora) Karawang, Amid Mulyana SE, meminta dukungan moril untuk menambah insentif guru PAUD tahun 2015 kepada DPRD Karawang, termasuk pembangunan 1 PAUD percontohan di tiap kecamatan.

Kata dia, dari 3.000 guru PAUD, yang telah mendapat insentif guru saat ini baru sekitar 100 orang. Ajuan ini diminta untuk mengimbangi rencana kenaikan transport bagi guru sekolah formal.

"Saat ini intensifnya Rp 100 ribu/bulan per orang, harapan kedepannya bisa dinaikan sesuai kemampuan APBD," jelasnya, Jumat (24/10/2014) siang di ruang kerjanya.

Selain PAUD, guru Raudhatul Atfal (RA) di bawah Kementrian Agama pun akan jadi sasaran insentif, ini sesuai usulan Kementerian Agama supaya guru-guru RA juga menjadi calon penerima insentif tersebut.

Tercatat, saat ini TK di Kabupaten Karawang ada 157 lembaga, sedangkan non formal ada 862 lembaga, kemudian RA ada sekitar 200 lembaga. (spn)

Yeni Herlina Jenguk Faiz Balita Penderita Gizi Buruk

KARAWANG, KarawangNews.com - Pengusaha muda yang juga aktivis perempuan dan anak, Hj. Yeni Herlina, Kamis (23/10/2014) pagi menyambangi kediaman Faiz Altap Al Fairuz, balita berusia 3 tahun yang divonis dokter mengidap gizi buruk dan hidrosephalus.

Hj. Yeni Herlina yang datang didampingi salah satu kerabatnya tersebut tak kuasa meneteskan air mata saat melihat langsung dan mendengar cerita kedua orang tuanya, tentang kondisi Faiz yang tergolek lemas dihadapannya.

Dia mengaku tak percaya jika salah satu masyarakat di Kabupaten Karawang ada yang mengalami sakit cukup serius, hingga tak tersentuh pemerintah maupaun donatur hampir satu setengah tahun lamanya.

Hj. Yeni yang akan mencalonkan Bupati Karawang ini akan berupaya membantu keluarga Faiz, agar segera mendapat penangan medis secara khusus.

"Ini harus ditangani secara serius, pemerintah jangan diam saja," jelasnya, kepada wartawan di kediaman Faiz, Kampung Babakan Jati, Rt 01/03, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek.

Yeni meminta Wakil Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana agar melihat langsung kondisi Faiz di sebuah rumah kontrakan berukuran 2x3 meter di desa tersebut.

"Beliau wakil kepala daerah dan beliau juga seorang dokter, seharusnya Cellica jangan tinggal diam. Coba lihat ke sini langsung kondisi Faiz sekarang, ini tugas Cellica," tegasnya. (hil)

Preman Pemalak Sopir Truk Ditangkap Polisi

KARAWANG, KarawangNews.com - Tim reserse kriminal Polres Karawang kembali menangkap sejumlah preman yang sering memalak kendaraan truk proyek di Jalan Interchange Kecamatan Karawang Barat, Kamis (23/10/2014).

Preman bernama HR ini diciduk di kawasan Perumahan Karawang Barat, dia kepergok saat melakukan aksinya kepada korbanya seorang sopir truk.

"Penangkapan dilakukan di Karaba, Cikampek, jam 11-an," kata Kasat Reskrim, Doni Satria Wicaksono, kepada wartawan.

Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan. Pemalak sopir ini terbilang sering, bahkan preman ini membandrol Rp 3.000 per satu mobil truk proyek dengan alasan untuk uang kebersihan lingkungan.

Tak hanya sopir truk, setiap hari pengelola proyek pun harus membayar sebesar Rp 300 ribu kepada pelaku untuk uang keamanan. Pelaku HR mengaku sebagai salah satu pengurus Karangtaruna di Jalan Interchange. (spn)

KASBI Tuntut Upah 2015 Rp 3.650.500

KARAWANG, KarawangNews.com - Ratusan buruh yang tergabung FSPEK KASBI Karawang menuntut Pemkab Karawang menaikan upah kerja tahun 2015 Rp 3.650.500. Tuntutan itu mereka sampaikan di gedung DPRD Karawang dengan melakukan aksi demo, Kamis (23/10/2014) siang.

Dalam aksi ini, hanya 10 orang perwakilan buruh yang diperbolehkan duduk di ruang rapat DPRD dan diterima Ketua Komisi D DPRD, Fendi Anwar, sedangkan ratusan buruh lainnya tidak diijinkan masuk dengan penjagaan puluhan polisi di gerbang masuk gedung tersebut.

Ketua Umum FSPEK KASBI, Rusmita menjelaskan, upah yang diterima buruh saat ini dianggap belum mencukupi kebutuhan hidup. Sehingga, tak sedikit buruh harus melakukan kerja lembur.

"Upah itu dari hasil survey kebutuhan pokok buruh di Karawang saat ini," kata dia.

Menanggapi hal ini, Fendi Anwar menyatakan, tuntutan ini akan dibahas legislatif dan eksekutif Karawang, diantaranya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) termasuk Apindo.

Usai udiensi, massa buruh membubarkan diri, tetapi mereka mengancam akan kembali melakukan aksi untuk menagih janji dengan jumlah massa yang lebih besar. (spn)

PBB Karawang Persiapkan Muscab IV

KARAWANG, KarawangNews.com – DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Karawang mempersiapkan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-4 yang akan dilaksanakan 25 Oktober 2014 besok. Muscab ini akan dipilih ketua umum PBB dan program kerja hingga lima tahun kedepan.

Dijelaskan, Ketua Panitia Pengarah, H. Ahmad Agus Nugraha, Kamis (23/10/2014) sore, Muscab tengah dipersiapkan matang, diharap pelaksanaan nanti bisa sukses. Acara ini akan dihadiri semua Pengurus Anak Cabang (PAC) se-kabupaten.

“Kita sudah meminta Ketua Umum DPP PBB M.S Ka’ban bisa hadir di Muscab ini,” kata dia, saat ditemui di Sekretariat DPC PBB, Perum Green Garden, Karawang Barat.

Program yang akan dibahas diantaranya mengenai konsolidasi intern termasuk mensikapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015. Acara ini dilaksanakan di Islamic Center pagi pukul 08.00 WIB hingga selesai.

“Hasil Muscab nanti akan kita ketahui setelah acara selesai,” kata Ahmad Agus. (spn)

Ketua Gerindra Karawang Didesak Nyalon Bupati

KARAWANG, KarawangNews.com - Kader Partai Gerindra Karawang mendesak Ketuanya, Royke Benta Sahetapy agar maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang 2015. Sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) partai ini menilai, Pilkada merupakan peluang besar untuk mengusung kader terbaiknya jadi bupati.

Seperti kata Ketua PAC Kecamatan Rawamerta, Budi Nurcahyo, Royke pantas untuk dicalonkan sebagai Bupati Karawang, mengingat perolehan suara partai di Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2014 kemarin mengalami kemajuan signifikan.

Pada Pileg sebelumnya, Partai Gerindra Karawang hanya memperoleh suara sebanyak 70 ribu, tetapi pada Pileg tahun 2014 ini perolehan suara mengalami peningkatan mencapai 150 ribu suara. Ini menunjukan Royke adalah kader terbaik yang mampu mengangkat suara partai.

Menanggapi hal itu, kader senior Partai Gerindra, Ajang Supandi yang sekarang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Karawang menyatakan, wajar jika pengurus di tingkat bawah sangat berharap Royke bisa maju di Pilkada nanti.

"Aspirasi dari para pengurus PAC sudah saya sampaikan ke ketua dan dia merespon positif aspirasi itu," kata Ajang, Rabu (22/10/2014).

Diakui Ajang, Royke merupakan kader terbaik yang dimiliki partai Gerindra saat ini dan Royke memiliki semua persyaratan untuk maju dalam Pilkada nanti.

"Jadi kami optimis jika Royke maju dalam Pilkada nanti," ucapnya.

Kata dia, meski Pilkada digelar September 2015, tetapi sejumlah persiapan sudah dilakukan para kader di tingkat bawah, yaitu dengan melakukan sosialisasi terkait pencalonan Royke di Pilkada.

"Ketua sudah menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Pilkada nanti, apakah itu Pilkada langsung maupaun melalui DPRD. Kami sebagai kader akan menindaklanjuti mensosialisaikan pencalonannya jadi bupati," kata Ajang. (spn)

Deden Darmansah Galau Menunggu Rieke Jadi Menteri

KARAWANG, KarawangNews.com - Beberapa hari ini, penentuan Kabinet Jokowi-JK membuat mantan anggota DPRD Jawa Barat, Deden Darmansah harap-harap cemas. Sebab, Deden berharap Rieke Diah Pitaloka yang kini duduk di DPR RI bisa diangkat jadi menteri, supaya Deden bisa menggantikan posisi Rieke di DPR RI.

Rabu (22/10/2014) malam, Deden mengadakan syukuran atas pelantikan Jokowi-JK di Cikampek, syukuran ini sebagai bentuk kegembiraan setelah dia bersama kader dan simpatisannya berjuang memenangkan Jokowi-JK di Pilpres kemarin.

Di tengah acara syukuran itu, hati Deden galau, kegalauan ini semakin memuncak ketika Rabu malam itu Jokowi membatalkan pengumuman kabinetnya di Tanjung Priok Jakarta.

"Jujur, saya galau, Rieke pun lebih galau dibanding saya, tetapi saya tetap optimis Rieke diangkat Jokowi jadi menteri," jelasnya.

Kata dia, sesuai undang-undang, jika Rieke jadi menteri, maka dia menggantikan posisi Rieke di DPR RI. Bahkan, Deden sudah bicara empat mata dengan Rieke, akan menggelar syukuran lagi jika Rieke jadi menteri.

Diketahui, hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 lalu, Rieke duduk di urutan pertama, kedua Tono, ketiga Daniel dan keempat Deden. Namun, Tono meninggal dunia malam takbiran Idul Fitri lalu, posisi Tono kemudian diganti Daniel. Sedangkan Deden hanya bisa menunggu Rieke jadi menteri supaya bisa duduk di DPR RI.

"Rieke adalah sahabat saya, dia wakil rakyat yang cukup respon dan sangat peka terhadap ketenagakerjaan," kata Deden.

Diceritakannya, tidak sedikit Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang diperjuangkan agar bisa kembali ke tanah air.

"Ada warga mantan TKI dari Rawamerta, datang ke rumah saya memberi beras sebagai rasa syukur, dia mengira saya sudah duduk di DPR RI," jelasnya tertawa. (spn)