Berita Terkini

Selama Sepekan, Polisi Meringkus 13 Pengedar Narkoba

KARAWANG, KarawangNews.com - Sebanyak 13 pelaku bandar dan pengedar narkoba diringkus Sarnarkoba Polres Karawang di sejumlah tempat, para pelaku ditangkap saat bertransaksi narkoba jenis sabu-sabu, sebagian lagi ditangkap di rumah mereka.

Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waluyo menjelaskan, ke 13 pelaku merupakan sindikat pengedar narkoba jaringan Jakarta, Bandung dan Cirebon, semua pelaku diringkus polisi dalam waktu seminggu.

"Sasaran utama pengedar narkoba ini adalah konsumennya buruh pabrik di Karawang," jelasnya, kepada wartawan, Senin (21/5/2018) siang.

Kata Kapolres, para pelaku mendapatkan barang haram itu dari bandar besar yang ada di wilayah Jakarta, Bandung dan Cirebon. Meski begitu, polisi masih berupaya memburu bandar besarnya.

Selain meringkus pelaku, polisi menyita barang bukti sabu-sabu yang belum diedarkan, pil tramadol, uang tunai Rp 3 juta, alat hisap, alat timbang dan belasan ponsel miliki pelaku.

Akibat perbuatannya ini, ke 13 pelaku dijerat dengan Undang-undang tentang narkotika dan diancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati. (had/spn)

Pertamina MOR III Siapkan Stok BBM dan LPG

KARAWANG, KarawangNews.com - Selama Ramadhan dan menjelang mudik Idul Fitri 1439 Hijriyah ini, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III menyiapkan penambahan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG. Mengingat, konsumsi BBM naik hingga 9,4% dan LPG naik 10,1%.

General Manager Pertamina MOR III, Erry Widiastono mengatakan, MOR III yang meliputi wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten memperkirakan kenaikan permintaan BBM sekitar 9,4 persen untuk jenis gasoline seperti Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo.

Sedangkan untuk jenis gasoil seperti Solar, Dexlite dan Pertamina Dex diprediksi mengalami penurunan sekitar 3,8%, sebab selama arus mudik jenis kendaraan berat seperti truk dan container bakal dilarang beroperasi.

Dijelaskan Erry, dengan perkiraan tingginya permintaan tersebut Pertamina MOR III telah menyiapkan beberapa sarana fasilitas pendukung untuk menjamin kesediaan BBM dan LPG tercukupi di masyarakat, diantaranya menyiapkan 50 SPBU kantong yang tersebar di berbagai lokasi, untuk memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tanki menuju titik lokasi SPBU.

"Tidak hanya SPBU kantong, kami pun menyiapkan 12 SPBBE Kantong yang siap beroperasi menjaga stok LPG di wilayah MOR III, bahkan selama masa Satgas, Pertamina juga menyiapkan sejumlah pangkalan siaga LPG  yang akan tetap buka meskipun di hari libur," kata Erry, saat meninjau langsung SPBU di KM 57 Karawang, Kamis (17/5/2018) siang.

Pertamina MOR III juga akan menyiapkan 3 mobil tangki PTO berdispenser dan 23 kios kemasan untuk memperbanyak akses tempat pengisian BBM, agar masyarakat bisa mudah memperoleh akses mengisi BBM untuk kendaraannya, selama mudik lebaran nanti. 

Sementara, kios kemasan yang disiapkan sudah dipetakan tersebar di 9 titik jalur reguler non-tol dan 14 titik di jalur tol jalur perjalanan mudik tahun ini. 

Dalam mengantisipasi kemacetan untuk mensuplai BBM, Pertamina menyediakan kendaraan motor membawa kemasan BBM yang akan beroperasi apabila kondisi di lapangan darurat akibat kemacetan panjang yang lama. 

"Sebanyak 30 unit motor kemasan di 20 titik wilayah MOR III diantaranya 8 titik di jalur regular dan 12 titik di jalur tol akan disiapkan Pertamina," ucapnya.

Pada masa mudik lebaran nanti, Pertamina melalui Serambi Pertamax akan memberikan suguhan tempat yang nyaman untuk para pemudik beristirahat dengan berbagai fasilitasnya yang tersebesar di 4 titik jalur utama dan jalur selatan mudik wilayah MOR III.

Selain BBM, MOR III memperkirakan permintaan LPG mengalami kenaikan dibandingkan konsumsi normal tahun 2018, yaitu sebesar 10,1 persen untuk produk LPG 3 Kg dan kenaikan permintaan LPG non PSO dibandingkan konsumsi normal tahun 2018 seperti Elpiji 12 Kg naik 1,4 persen.

Kemudian, Bright Gas 12 Kg naik 18,6 persen dan Bright Gas 5,5 kg diperkiraan akan naik sebesar 39 persen. Khusus pembelian Bright Gas, masyarakat  dapat memesan melalui Contact Pertamina di nomor telepon 1 500 000.  (rls/spn)

Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG

KARAWANG, KarawangNews.com - Pertamina Marketing Operation Region III menjamin kecukupan BBM dan LPG di Provinsi Jawa Barat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H. Meskipun memperkirakan adanya kenaikan permintaan, namun Pertamina telah mengantisipasinya dengan sejumlah strategi.

Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dian Hapsari Firasati mengatakan, kenaikan permintaan BBM konsumsi normal pada tahun 2018 pada masa H-15 hingga H+15 Idul Fitri 1439 Hijriyah atau disebut masa Satgas diperkirakan sekitar 9,99 persen untuk BBM jenis gasoline seperti Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo.

"Untuk jenis Gasoil seperti Solar, Biosolar, Dexlite dan Pertamina Dex diprediksi mengalami penurunan sekitar 3,80 persen," kata dia, Senin (7/5/2018).

Untuk produk LPG di wilayah Jawa Barat diperkirakan akan mengalami kenaikan permintaan dibandingkan konsumsi normal tahun 2018 yaitu sebesar 11,2 persen LPG 3 Kg dan kenaikan permintaan LPG Non PSO seperti Bright Gas 5,5 Kg, Bright Gas 12 Kg dan Elpiji 12 kg diperkiraan akan naik sebesar 7,9 persen.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina telah melakukan penambahan stok, maka masyarakat tidak perlu khawatir, pasokannya akan cukup. Produk Gasoil biasanya mengalami penurunan dari tahun ke tahun selama masa Satgas, karena adanya aturan yang membatasi waktu keluarnya kendaraan angkut besar di jalur tol.

Selain menambah pasokan, Pertamina juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas perhubungan untuk mengantisipasi jalur atau titik kemacetan di jalan raya. Hal ini penting agar Pertamina dapat mempersiapkan jalur alternatif untuk distribusi BBM ke SPBU dengan mobil tangki.

Selama menjalani masa mudik, Pertamina juga menghimbau kepada masyarakat agar mengisi kendaraannya hingga penuh sebelum melakukan perjalanan mudik. 

"Segera melakukan pengisian kembali begitu indikator BBM menunjukkan angka setengah, hal ini membuat perjalanan menjadi lebih menenangkan," tambahnya.

Selain itu, Pertamina juga memastikan SPBU memberikan pelayanan yang prima untuk semua produk termasuk Premium. Hingga kini, ada sekitar 320 SPBU yang menyediakan Premium di Provinsi Jawa Barat. (rls/spn)

FK-PKBM Jawa Barat Percepat Akreditasi

KARAWANG, KarawangNews.com - Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) Karawang melaksanakan workshop pendampingan percepatan akreditasi PKBM yang diikuti 35 peserta dari 5 kabupaten/kota, Karawang, Subang, Purwakarta, Bekasi dan Kota Bekasi, di Aula Hotel Omega, Karawang.

Ketua FK PKBM Karawang, Heru Saleh menjelaskan, percepatan akreditasi ini untuk mewujudkan pendidikan non formal yang berkualitas dan bermartabat. Program yang dibiayai Kementerian Pendidikan ini dilaksanakan selama dua hari, 10-12 Mei 2018.

Kegiatan ini didampingi tiga asesor atau peninjau dari BAP Jawa Barat. Kata Heru, semua peserta workshop ini dipastikan mengikuti dan mengusulkan akreditasi PKBM masing-masing. 

"Peserta yang hadir membuat pernyataan kesanggupan untuk mengikuti akreditasi," jelasnya, di sela kegiatan, Jumat (11/5/2018) siang.

Dia menjelaskan, syarat akreditasi yaitu memenuhi 8 standar, diantaranya standar isi, standar kompetensi, standar proses,  standar penilaian, standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK), termasuk standar sarana dan prasarana.

Ketua FK-PKBM Jawa Barat, Yana Suryana mengatakan, sementara ini PKBM yang belum terakreditasi menginduk Ujian Nasional (UN) ke PKBM yang sudah terakreditasi. Di tahun 2017, dari 1.373 PKBM se-Jawa Barat, yang terakreditasi tercatat 414 lembaga.

"Akreditasi PKBM se-Jawa Barat akan diselesaikan," kata Yana.

Kegiatan ini dihadiri, FK-PKBM se-Jawa Barat, Badan Akreditasi Provinsi (BAP) Jawa Barat, Kabid PAUD dan Dikmas Karawang, Nenah dan Kasi Dikmas Karawang Udan Supriadi. Acara ini rencananya ditutup oleh Kementerian Pendidikan, Sabtu (12/5/2018). (spn)

Wabup Jimmy: Jangan Berkecil Hati, Persika Pasti Menang

KARAWANG, KarawangNews.com - Gagal menumbangkan Padang FC, Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamaksyari (Jimmy) optimis Tim Persika Karawang bakal menang di pertandingan selanjutnya. Hal ini di ungkapkan Jimmy usai nonton bareng (nobar) di Tecnomart Galuhmas pada pertandingan Padang FC vs Persika di Stadion Padang, Rabu (9/5/2018) sore.

"Ini belum masuk setengah pertandingan jangan khawatir dan jangan berkecil hati, kita yakin Persika pasti menang," kata Jimmy.

Pertandingan sore ini Tim Persika punya banyak peluang membobol gawang lawan, tetapi keberuntungan belum berpihak kepada Laskar Jawara Karawang. Persika kebobolan dua gol, yakni satu gol di babak pertama dan satu gol di babak kedua. 

Kata Jimmy, tim asuhan pelatih Ricky Nelson itu bermain apik dan punya banyak peluang membobol gawang lawan, tapi memang cara permainan lawan tidak bisa dianggap remeh, sehingga serangan Persika selalu patah di garis kotak gawang.

Nobar di Technomart ini diramaikan ratusan suporter Persika dan Persib Bandung, mereka meriuhkan lantai dasar Technomart dengan yel-yel dan lagu Persika. 

Para suporter ini terlihat kecewa karena jagoan mereka tidak bisa menang dalam pertandingan sore ini, tapi mereka tetap mendukung Persika menuju Liga 1. (spn)

Bupati Kembali Giatkan Gotong Royong di Pedesaan

KARAWANG, KarawangNews.com - Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana mengajak seluruh masyarakat untuk kembali melakukan gotong royong, memperbaiki infrastruktur desa dengan alat seadanya. Ini diungkapkan bupati pada kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGM) ke-15 tahun 2018 di Lapang Tugu Proklamasi, Rengasdengklok, Rabu (9/5/2018) pagi.

"Hari gotong royong ini merupakan semangat kita, gotong royong ini bukan milik stakeholder pemerintah, tetapi milik masyarakat," kata Cellica.

Kata dia, kegiatan ini mempunyai tujuan untuk mempercepat proses keseimbangan pembangunan antara perkotaan dan perdesaan. Untuk itu, dalam pelaksanaannya sangat membutuhkan dukungan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat, sehingga BBGM merupakan pembangunan yang berasal dari rakyat, untuk rakyat dan dilaksanakan oleh rakyat serta hasilnya diharapkan bermanfaat bagi kepentingan hajat orang banyak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Karawang, Drs. Ade Sudiana menjelaskan, Desa Rawagempol Wetan, Kecamatan Cilamaya Wetan masuk nominasi desa terbaik tiga besar tingkat Provinsi Jawa Barat. Ini contoh desa yang telah melaksanakan program ini dengan hasil terbaik.

"Teknisnya, gotong royong ini harus rutin dilakukan di tiap desa yang dipimpin langsung oleh kepala desa masing-masing, tiap hari Jumat dan Sabtu," kata Ade.

Jika masyarakat butuh alat berat pada saat pelaksanaan gotong royong, sambung Ade, bisa koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar dipinjamkan alat berat. 

"Selama ini, gotong royong yang sering dilakukan yaitu bersih-bersih dan Siskamling yang merupakan partisipasi masyarakat," jelasnya.

Diakuinya,rasa kebersamaan dan gotong-royong semakin memudar, kepekaan sosial mulai berkurang, tegur sapa dan bercengkrama serta kesadaran saling membantu sudah mulai luntur. Maka, perlu peran aparatur desa agar gotong royong bisa kembali dilakukan.

"Hari gotong royong ini untuk kembali memotivasi masyarakat, yaitu dengan menggerakan kembali masyarakat agar menyadari pentingnya gotong royong," ucapnya.

Selain itu, bersamaan pelaksanaan BBGRM ini dilakukan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45, yaitu meningkatkan partisipasi keluarga dalam mewujudkan masyarakat yang berintegrasi dan mandiri. PKK punya makna yang mendalam menyumbangkan dharma bhaktinya bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. Mengingat, gerakan PKK merupakan wadah aktivitas sosial kemasyarakatan bagi keluarga. (spn)

Karawang Juara Umum GTK PAUD Dikmas Jawa Barat

BANDUNG, KarawangNews.com - Kabupaten Karawang kembali menorehkan prestasinya sebagai juara umum pada ajang Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tingkat Provinsi Jawa Barat di Hotel Marina Lembang, Bandung Barat, 6-8 Mei 2018. Kabupaten Karawang meraih 3 medali emas, 2 medali perak, 1 medali perunggu dan 1 juara harapan 2. 

Para juaranya yaitu, Vebby Julianti asal PAUD Mulyajaya Ciampel juara 1 kategori guru PAUD, Siti Marini PAUD Alfirdaus Cilamaya Kulon juara 1 kategori pengelola PAUD, Rini Novianti  PKBM Cipta Mekar Cilebar juara 1 kategori tutor Paket C, Endin Saefudin asal PKBM TSMD Cikampek juara 2 kategori pengelola PKBM.

Kemudian, Osep Saepudin asal LKP Cepat Tepat Karawang juara 2 kategori instruktur kursus otomotif, H. Ujang Rohman  PKBM Al Muhajirin Lemahabang juara 3 kategori tutor kesetaraan dan Muhaemin asal PKBM Wibaya Bhakti Banyusari juara harapan 2 kategori tutor paket B.

Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Kepala Seksi GTK Aang Kurnaevi mengingatkan, agar para juara mempersiapkan diri mewakili provinsi ke tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Pontianak tanggal 8-14 Juli 2018.

"Untuk persiapan ke tingkat nasional nanti, kita akan memanggil para juara 1 masing kategori untuk mengikuti latihan dan bimbingan," kata Aang.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang Drs. H Dadan Sugardan M.Pd yang di wakili Kepala Bidang Paud dan Dikmas Dra. Hj. Nenah Sukmana, MM mengaku, bersyukur dan bangga kembali berprestasi di tingkat Jawa Barat. Diakuinya, semua kontingen telah menuai hasil dari usaha yang selama ini dilakukannya.

"Prestasi ini menjaga tradisi Kabupaten Karawang yanf selalu mengirimkan wakilnya dalam Apresiasi GTK Paud dan Dikmas di tingkat nasional, terakhir pada tahun 2017 yg di laksanakan di Bengkulu Karawang di wakili oleh Waya Karmila kategori Penilik," kata Nenah. (rls/spn)

AHY: Khadijah R.A dan Kartini adalah Panutan Muslimah

CIANJUR, KarawangNews.com - Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi sang istri Annisa Pohan, menghadiri Rakernas dan Tasyakur Milad III IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia) di Hotel Yasmin, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (6/5/2018) malam.

Melihat ribuan pengusaha muslimah yang hadir malam itu, AHY teringat kepada Khadijah Radhiallahu Anha, istri Nabi Muhammad SAW dan Raden Adjeng Kartini, pahlawan nasional dan pelopor kebangkitan perempuan di Indonesia. Bagi AHY, keduanya adalah contoh yang tepat untuk menjadi panutan anggota IPEMI dalam menjalankan usaha mereka. 

Kata AHY, berbicara soal pengusaha dan muslimah, tentu  semua teringat dengan Khadijah, istri tercinta Nabi Muhammad SAW yang juga adalah pengusaha sukses di Mekah ketika itu,  beliau adalah seorang pengusaha yang luar biasa, tangguh, hebat dan peduli. 

Khadijah mendedikasikan diri dan hartanya untuk membantu perjuangan Nabi Muhammad dalam melawan kebatilan dan kezhaliman, ini adalah sebuah tauladan bagi kita semuanya. 

"Saya yakin di ruangan ini adalah Khadijah-Khadijah Indonesia yang siap untuk terus memperjuangkan segala kepentingan rakyat Indonesia agar semakin sejahtera ke depan," kata AHY.

Peringatan Hari Kartini, menurut AHY, juga adalah sebuah tauladan dimana kaum perempuan benar-benar bisa menjadi penjuru dalam berbagai bidang. Diakui AHY, dalam dunia usaha, kaum perempuan yang gigih dan telaten bisa juga melakukan terobosan-terobosan. 

"Inilah yang tentunya harus terus dilakukan dalam nantinya memberikan kontribusi yang baik untuk masyarakat, ekonomi dan kemajuan kita bersama," lanjut AHY.

Dalam kesempatan itu, secara singkat AHY menjelaskan,  belakangan ini Indonesia mengalami pelambatan ekonomi dan penurunan daya beli. Dengan begitu, AHY berharap IPEMI dapat terus menjalankan program-programnya sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. 

Kata AHY, kehadiran IPEMI di Indonesia sangat penting dan kaum ibu yang hadir di acara ini adalah pengusaha yang menciptakan pekerjaan. IPEMI menjadi salah satu solusi bagi ekonomi nasional hari ini. Untuk itu, IPEMI harus ditingkatkan sebagai pemberdayaan muslimah Indonesia dalam berbagai jenis usaha.

"Saya sangat mendukung agar IPEMI semakin maju, ini insiatif yang brilian sekali dan perlu kita dorong bersama," tambahnya.

IPEMI adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang dibentuk dan didirikan untuk meningkatkan peran dan kontribusi para muslimah pengusaha dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, menuju kemandirian ekonomi yang berkepribadian Indonesia dan berakhlakul karimah. IPEMI sendiri berdiri sejak 21 April tahun 2015.

Di tempat sama, Ketua Bidang Organisasi IPEMI, Ririn didampingi Ketua Bidang Pendidikan Diklat IPEMI, Rahma Yuli Saleh menjelaskan, IPEMI telah melaksanakan berbagai penyuluhan dalam mempersiapkan para muslimah-muslimah yang ingin mengembangkan UMKM-nya. 

"Kami dari diklat akan membuat pelatihan nasional, contohnya bagaimana menjadi UKM yang bagus, agar produknya dapat laku di lingkup nasional dan mancanegara," jelas Rahma.

Selama acara berlangsung, dipamerkan juga produk UMKM IPEMI, mulai dari aksesoris, aneka ragam kuliner, batik, serta berbagai ragam obat kecantikan. 

Sebelum meninggalkan acara, AHY dan Annisa juga menyaksikan pertunjukkan fashion show dari para Muslimah IPEMI yang tampil percaya diri dengan kostum khas daerahnya masing-masing. 

Sebagai simbol  apresiasi AHY terhadap kaum perempuan, AHY juga menyerahkan buku karya terbaru Ani Yudhoyono berjudul "Berkebaya ala Ani Yudhoyono" kepada Ketua Umum IPEMI Inggrid Kansil. AHY berharap buku tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia agar bangga mengenakan kebaya Indonesia dimanapun berada. 

Buku itu juga menampilkan cerita perjalanan Ani dengan kebaya kebanggaan yang ia kenakan dalam berbagai forum-forum internasional yang ia hadiri.

Hadir juga di acara Rakernas IPEMI III ini yaitu, Sekjen IPEMI Nurwahidah Saleh, Pendiri dan Penasihat Ipemi Luthfi, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Syarief Hasan dan Verna Inkiriwang. (adw/csa/spn)
 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -