Berita terbaru

Mayoritas Caleg Menang Berunsur ‘Money Politic’

KARAWANG, KarawangNews.com - Perolehan jumlah suara terbanyak pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014 kemarin sebagain besar berunsur ‘money politic’. Demikian diungkapkan Calon Legislatif (Caleg) PDI Perjuangan Dapil II, Ahmad Fajar, Kamis (17/4/2014).

Namun begitu, Ahmad Fajar mengklaim perolehan suaranya di Dapil II ini lepas dari ‘money politic’. Dia hanya meminta dukungan dan pandangan berpolitiknya, untuk kemajuan daerah di masa yang akan datang.

"’Money politic’ tidak akan bisa mempengaruhi pandangan masyarakat, sehingga mereka akan tetap memberikan hak politiknya kepada Caleg yang dianggap baik. Sehingga, kemenangan suara partai maupun caleg sesuai dengan harapan masyarakat," ulas Akademisi Bidang Hukum Pencucian Uang Universitas di DKI Jakarta ini.

Berdasarkan hasil perhitungan suara pemilih di Dapil II, Ahmad Fajar dengan jargon 'Putra Bangsa' merupakan salah satu caleg pendatang yang mampu mendokrak jumlah perolehan suara di Dapil ini. (sgt)

Anggaran PAUD Rp 5 Miliar Setahun

KARAWANG, KarawangNews.com – Tercatat, sebanyak 857 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Karawang, jumlah itu tersebar di 309 desa/kelurahan se-kabupaten. Menurut Bunda PAUD Kabupaten Karawang Hj. Nurlatifah Ade Swara, jumlah itu belum merata, sehingga lembaga PAUD di setiap desa/kelurahan harus ditambah.

“Pemkab Karawang sudah menganggarkan hingga Rp 5 miliar per tahun untuk PAUD se-kabupaten,” ungkap Nurlatifah, pada kesempatan pidato di acara lomba PAUD se-Kecamatan Batujaya, Kamis (17/4/2014) pagi.

Kata dia, jumlah anak-anak PAUD di Kabupaten Karawang saat ini sekitar 63% dan ditargetkan harus mencapai sekitar 75% pada tahun 2015. Untuk itu, semua harus tetap semangat mendidik anak-anak PAUD, karena anak didik ini generasi masa depan yang akan memajukan Kabupaten Karawang.

Gebyar PAUD se-Kecamatan Batujaya ini diikuti 760 anak dari 27 lembaga PAUD yang ada di Kecamatan Batujaya, acara ini dimeriahkan lomba kecerdasan dan keberanian tampil anak anak, yang unik di acara ini diantaranya fashion show Kartini Cilik untuk menyambut hari lahir Ibu Kartini 21 April 2014 besok. (rls)

Gebyar PAUD Kabupaten Dilaksanakan 14 Mei

KARAWANG, KarawangNews.com - Kabid Pendidikan Non Formal Informal (PNFI) Disdikpora Karawang, Amid Mulyana mengaku terkesan dengan beberapa Gebyar PAUD yang dilaksanakan sejak Maret hingga April 2014 di tingkat kecamatan. Para peserta dan penyelenggara PAUD di tingkat kecamatan antusias dengan pelaksanaan kejar PAUD, ini sejalan dengan program bidang PNFI, puncak Gebyar PAUD akan dilaksanakan di tingkat kabupaten pada 14 Mei 2014 di Lapang Karangpawitan.

"Kegiatan ini memberikan rangsangan, bukan hanya kepada siswa saja, tetapi kepada guru, karena tidak semua siswa dan guru bisa mengikuti Gebyar PAUD tingkat kabupaten nanti, kecuali mereka yang juara di tingkat kecamatan, ini sebagai motivasi," jelasnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/4/2014) siang.

Pada acara puncak Gebyar PAUD Tingkat Kabupaten Karawang, dipastikan ribuan anak PAUD akan memadati Lapang Karangpawitan. Selain lomba, pada acara ini juga akan dipadukan dengan pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Karawang yaitu Hj. Nurlatifah Ade Swara oleh Bunda PAUD Provinsi Jawa Barat, Hj. Netty Prasetiyani.

Selain itu, untuk kegiatan sosial, akan dilaksanakan donor darah yang melibatkan penilik dan guru, juga komununitas PNFI lainnya, seperti pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“Pada acara itu juga akan dimeriahkan dengan bazar, hiburan anak-anak gratis, bahkan panitia akan menyediakan permainan dunia anak dan mereka adalah yang terbaik dari tingkat kecamatan yang mewakili bertanding ke tingkat kabupaten,” ungkapnya. (spn)

Persika Optimis Raih 3 Poin Melawan Persikab

KARAWANG, KarawangNews.com - Persika Karawang target dapat 3 poin lagi di laga divisi utama melawan Persikab Bandung yang akan digelar Sabtu (19/4/2014) sore di Stadion Singaperbangsa.

"Di pertandingan kedua besok kita tetap target dapat 3 poin, itu harga mati," kata Manajer Persika, Rahmat Gunadi, Kamis (17/4/2014) di ruang kerjanya.

Pada pertandingan melawan Persikab besok, lanjut Gunadi, Persika tetap menurunkan skuad yang terbaik, tidak membedakan pemain inti atau cadangan.

"Mudah-mudahan pemain kita yang cedera dan sakit bisa bertanding besok," jelasnya.

Bagaimana pun, kata Gunadi, Persikab adalah lawan berat dan timnya tidak menganggap enteng lawan. Sementara ini, Persika tidak mentarget jumlah gol besok, Persika hanya optimis bisa menang melawan Persikab.

"Jika besok menang, kita bertambah 3 poin menjadi 6 poin, setelah kemarin kita menang 3 poin melawan Persires," jelasnya. (spn)

Bupati Meninjau UN Hari Terakhir

KARAWANG, KarawangNews.com - Di hari terakhir Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA, Rabu (16/4/2014) pagi, Bupati Karawang, H. Ade Swara didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang, Nandang Mulyana kembali meninjau sejumlah sekolah.

Bupati Ade Swara ingin memastikan pelaksanaan UN di Kabupaten Karawang berlangsung aman, tertib dan lancar. Mengingat pembangunan di bidang pendidikan merupakan salah satu prioritas pembangunan yang dikedepankan Pemkab Karawang. Suksesnya penyelenggaraan UN ini tentunya menjadi salah satu fokus utama yang menjadi indikator keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan.

Bupati meninjau sekolah di tiga kecamatan, yaitu SMK PGRI Telagasari, SMA Negeri 1 Telagasari, SMA Negeri 1 Lemahabang dan SMA Negeri 1 Klari. Pada saat ujian berlangsung, bupati memperhatikan peserta ujian dari luar pintu dan bupati pun sempat berbincang dengan beberapa siswa di jam istirahat ujian.

“Alhamdulillah pak, gampang-gampang susah soal ujiannya,” kata seorang peserta ujian kepada bupati, diamini teman sekelasnya yang lain. (rls)

Foto: ROM.

Pemotor Tewas Terlindas Truk di Pantura

SUBANG, KarawangNews.com - Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Pantura, tepatnya di Mandalawangi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang sekitar pukul 06.30 WIB, Rabu (16/4/2014). Seorang pemotor tewas terlindas truk dengan kondisi tubuh tercecer.

Saat kejadian, kondisi lalu lintas macet total, pengemudi roda empat dan roda dua berebut mencari celah jalan, bahkan diantaranya berani melawan arus agar lepas dari kemacetan tersebut. Akibatnya, aksi itu mengakibatkan jatuh korban, seorang pemotor bernama Fahmi (23) warga Lebaksiuh, Tegal Jateng terlindas truk pengangkut kontainer bermuatan flat besi beton bernopol H 1940 CF.

Fahmi tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan, tubuhnya remuk, tangan putus, kepala hancur dan bagian dalam tubuh korban teburai. Menurut sahabat korban yang memboceng, Ibnu, mereka yang menggunakan motor jenis vario B 3926 EBK dari Jakarta menuju Tegal, kondisi jalan di lokasi kejadian itu diakui mereka licin.

"Saat berusaha menghindari motor lain, kami terpeleset karena jalan licin (akibat diguyur hujan, red) lalu dihantam kontainer," jelas Ibnu, di kantor Pos Polisi Panorama, Rabu pagi.

Lalu, sambung Ibnu, kawannya Fahmi jatuh dari kendaraan dan pada saat yang sama muncul kendaraan kontainer. Tubuh temannya itu langsung dihantam truk dan terlindas ban bagian belakang kendaraan tersebut.

Kanit lantas Polsek Pamanukan, Iptu Dadang Sunarya mengatakan, dari hasil keterangan saksi, korban hilang kendali, karena banyak kendaraan yang melawan arus dari arah Cirebon menggunakan jalur Jakarta-Cirebon hingga akhirnya sepeda motor korban masuk ke jalan berlubang hingga terjatuh dan terlindas oleh roda belakang kontainer

"Korban tewas seketika dengan kondisi tubuh yang mengenaskan sementara temannya Ibnu selamat tidak mengalami luka-luka sedikit pun," katanya.

Dengan kejadian ini, Dadang menghimbau kepada pengguna jalur Pantura agar tetap disiplin dalam berlalu lintas dan jangan melawan arus meski kondisi sedang macet, kecuali ada penjagaan dari polisi.

Diketahui, kemacetan di jalur ini salah satunya disebabkan adanya proyek perbaikan irigasi. Akibat kecelakaan tersebut, kemacetan di jalur nasional tersebut bertambah panjang. [tinjau]

Anak PAUD ‘Golden Age’ Harus Diperhatikan Serius

Pembukaan Gebyar PAUD Purwasari.
KARAWANG, KarawangNews.com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Karawang, Hj. Nurlatifah Ade Swara menegaskan, merawat dan melindungi anak-anak adalah kewajiban semua orang tua. Untuk itu, anak-anak usia dini wajib masuk pendidikan PAUD.

Hal itu katakan Nurlatifah di acara gebyar PAUD se-Kecamatan Purwasari, Rabu (16/4/2014) pagi. Menurutnya, lembaga PAUD akan mendidik moral, akhlak dan intelektual anak. Dengan gebyar PAUD ini akan terlihat kemampuan dan keberanian setiap anak.

“Memori anak-anak sangat tajam pada usia ‘Golden Age’ yaitu 0-5 tahun. Maka saya berharap anak-anak PAUD diajak-ajak bermain dengan sistem yang terarah,” ucapnya.

Acara gebyar PAUD ini diikuti 560 anak dari 17 PAUD se-Kecamatan Purwasari, acara dibuka Bunda PAUD H. Nurlatifah, juga dihadiri Kabid PNFI Amid Mulyana SE, serta Camat Purwasari, Kepala UPTD PAUD/SD Kecamatan Purwasari dan jajaran Himpaudi kecamatan dan kabupaten. (rls)

KPU Subang Akui Lengah soal Surat Suara Tertukar

SUBANG, KarawangNews.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang, Maman Suparman mengakui kesalahan tertukarnya distribusi lembar surat suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014 lalu, karena kelengahan pihaknya. Ia menegaskan, tertukarnya surat suara itu bukan disengaja, tetapi di luar prediksi KPU.

"Ini kelengahan kita yang tidak sengaja, artinya kita sudah melaksanakan tugas sesuai Standard Operational Procedur (SOP) dan kejadian ini di luar dugaan kita," kata Maman, Senin (14/4/2014).

Selain tertukarnya surat suara itu, yang menjadi catatan KPU dalam pelaksanaan Pileg kemarin adalah soal kurangnya lembar formulir C1. Untuk ini, KPU berkelit itu bukan kesalahan KPU Subang, melainkan KPU Pusat.

"KPU Pusat tidak bisa memenuhi logistik sesuai dengan tahapan dan jumlah. Sehingga, pada H-1 seharusnya tidak lagi bicara logistik termasuk model C1 plano, tapi faktanyaa masih ada kekurangan dan itu semua disiapkan KPU Pusat, kita hanya pelaksana saja," jelasnya

Dengan kejadian ini, sejumlah caleg dan partai politik menyesalkan hal itu terjadi, mereka berencana akan lakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan melaporkan ke DKPP.

Menanggapi hal itu, Maman mengaku tidak gentar, sebagai pelaksana Pemilu, pihaknya memahami konsekwensi yang bakal dihadapinya.

"Silakan saja diproses, kalau ada yang kecewa dan perlu klarifikasi, akan saya menghadapi, segala sesuatu itu ada resikonya, resiko hukum dan lainnya," tandasnya. [tinjau]
 
Home | Redaksi | Iklan | Tentang
KarawangNews | Jawa Barat - Indonesia | X7C | Web Developer
Copyright © 2013. Seluruh hak cipta dilindungi Undang-undang HAKI - Mengutip sebagian atau mengambil seluruh naskah dan foto tanpa ijin redaksi dianggap plagiat.
Design Sepetak ICT