Wabup Jimmy Bakal Aliri Listrik Untuk Kalihurip

KARAWANG, KarawangNews.com - Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) bersama Area PLN Karawang dan Perhutani sepakat bakal mengaliri listrik untuk 128 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Kalihurip, Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur dalam waktu dekat.

Sebab, kampung yang terletak di pinggiran kawasan industri KIIC ini sudah puluhan tahun gelap tanpa listrik. Mengetahui hal ini, Jimmy langsung membuat musyawarah terbuka pada Kamis (30/8/2018) siang, mempertemukan warga setempat dengan Perhutani, mengingat tanah pemukiman yang digunakan warga bukan hak milik, melainkan tanah yang dikelola Perhutani.

"Untuk menyelesaikan ini membutuhkan kolektif kolegial, PLN sudah siapa menerangi listrik, sedangkan Perhutani membuat kesepakatan bersama dengan warga, agar menggunakan lahan (yang dikelola Perhutani, red) ini tanpa harus mengganggu hak lahan negara," kata Jimmy.

Diakui Jimmy, setelah mengetahui 128 KK di kampung ini gelap tanpa listrik, dia merasa miris dan langsung mengambil keputusan agar PLN membuat jaringan khusus ke kampung tersebut. Sebelum itu dilakukan, Jimmy meminta agar masyarakat membuat kesepakatan, menyadari tanah yang mereka gunakan bukan hak milik, melainkan punya negara.

"Sekarang kita pasang listrik di sini, tetapi jika suatu saat nanti negara membutuhkan tanah ini, mohon maaf, warga harus rela pindah, sebab ini tanah negara, bukan hak milik warga," kata Jimmy, disetujui puluhan warga yang mengikuti pertemuan terbuka tersebut, di gedung sekolah dasar setempat.

Ditegaskan Jimmy, setiap KK diminta membuat surat kesepakatan agar mengakui ini tanah milik negara, kesepakatan bersama dilakukan antara setiap KK dan pihak Perhutani, kemudian Pemkab ikut membubuhi tanda tangan dalam kesepakatan tersebut.

"Meski tinggal di tanah negara, tapi ini tidak bisa dibiarkan, sebab tidak adil jika pemerintah tidak melayani penerangan listrik bagi warganya," ujarnya.

Asisten Perhutani (Asper) Telukjambe, Ence Suryana menjelaskan, sudah lama pihaknya merencanakan penerangan listrik bagi warga Kalihurip, tetapi tidak bisa dilaksanakan, sebab harus ada kebijakan dari pemerintah, mengingat Perhutani hanya pengelola.

"Setelah membuat kesepakatan ini kita akan menyerahkan ke kementerian dan menunggu keputusan dari kementerian, tapi pada dasarnya kita sepakat jika kampung ini mendapatkan listrik," ucapnya. 

Sementara itu, teknis pemasangan listrik akan dilaksanakan setelah PLN mengantongi legalitas dari Pemkab Karawang, untuk memasang tiang listrik di pemukiman itu. PLN akan membuat perencanaan biaya untuk membuat jaringan listrik di kampung terpencil ini.

"Ini masuk program listrik desa (Lisdes), diperkirakan tahun 2019 kampung ini bisa teraliri listrik kita," kata Asman perencanaan Area PLN Karawang, Endratno. 

Camat Telukjambe Timur, Asep Cece, yang juga hadir dalam pertemuan dengan warga tersebut menyebutkan, selain di kampung ini, masih ada beberapa warga di kecamatannya yang belum menikmati indahnya diterangi listrik di malam hari, kecuali lampu damar dengan menggunakan minyak tanah.

"Masih ada beberapa rumah, seperti di Desa Sukaluyu dan Puseurjaya tidak teraliri listrik, karena pemukimannya tidak di satu tempat, rumah mereka saling berjauhan (di hutan, red)," kata camat. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -