Garam Langka, Harganya Jadi Mahal

KARAWANG, KarawangNews.com - Harga garam yang langka dan melonjak tinggi, menyebabkan sejumlah petani garam di Karawang mengaku kebanjiran untung. Dari harga sebelumnya garam yang hanya Rp500 perkilogram. Kini hasil panen petani garam ditawar Rp4.000 hingga Rp5.000 perkilogram.

"Kami akui saat ini petani sedang kebanjiran rezeki karena harga garam yang tinggi. Biasanya cuma ditawar Rp500 perkilogram, kini bisa menjadi Rp4.000 hingga Rp5.000. Kami berharap harga garam bisa bertahan seperti ini," ungkap Ketua Forum Komunikasi Kelompok Usaha Garam Rakyat (FK Kugar) Kabupaten Karawang, Aep Suhardi, Minggu (23/7/2017).

Menurut Aep, langkanya garam di Karawang saat ini akibat sejumlah petani garam tidak produksi selama musim kemarau basah pada tahun 2016-2017.

Akan tetapi saat ini melihat harga garam yang sangat tinggi. Petani mulai melakukan produksi walaupun kondisi cuaca belum terlalu mendukung.

"Pada musim normal petani bisa panen 80 ton hingga 100 ton garam perhektar. Tetapi kalau seperti ini paling hanya 20 ton," kata dia.

Meskipun hanya 20 ton per hektar, dengan diimbangi harga jual garam saat ini petani sangat kebanjiran rezeki.

"Panen 20 ton saja perhektar, petani garam sudah bisa kantongi Rp80 juta," ucapnya.

Aep menyebutkan saat ini jumlah petani garam di Karawang mencapai 200 orang dengan luas lahannya sekitar 250 hektar. Mereka tersebar di tiga wilayah yakni Desa Cemara Jaya, Kecamatan Tempuran lalu Desa Muara Baru Kecamatan Cilamaya Wetan dan Desa Pasirjaya Kecamatan Kulon.

"Kalau kami sebagai petani berharap, harga garam ini masih dapat tinggi," ungkapnya.

Dia menyebutkan, kebutuhan garam ditingkat Kabupaten Karawang sendiri sangatlah tinggi. Terutama di sejumlah wilayah sentral ikan asin dan bandeng.

"Seperti untuk kebutuhan ikan asin atau bandeng sendiri. Mereka membutuhkan garam hingga 1.000 ton," ujarnya. (wa)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -