Rakyat Karawang Ikrar, Pemecah NKRI Harus Dibubarkan

KARAWANG, KarawangNews.com - Ratusan pemuda dan ulama yang tergabung dalam Forum Karawang Untuk Indonesia, mendeklarasikan diri bersatu menjunjung nilai-nilai Pancasila dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di rumah sejarah Rengasdengklok, Djaw Kue Siong, Rabu (18/1/2017) pukul 15.00 WIB.

Ada dua maklumat yang dibacakan pada deklarasi bersatu ini, yaitu Kebulatan Tekad Rakyat Karawang dan Maklumat Ulama Karawang untuk persatuan bangsa dan negara. Isi kebulatan tekad yang dibacakan oleh Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) ini, yakni masyarakat Karawang meminta agar pemerintah pusat tegas dalam penegakan hukum.

Selain itu, masyarakat Karawang meminta agar pemerintah bertindak tegas terhadap apapun dan siapapun yang akan memecah belah keutuhan NKRI dan pemerintah pusat dalam menjalankan roda pemerintahan dan politiknya harus tetap menjaga dan menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Sedangkan maklumat ulama Karawang yaitu, berpesan kepada para alim ulama agar memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Islam. Kemudian, para alim ulama menjalankan teori dakwah Islamiyah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kesatuan dan konsep silaturahmi dan musyawarah dijadikan panglima dalam mendakwahkan syiar Islam sesuai ajaran dari Nabi Muhammad SAW yang tertuang dalam piagam Madinah.

Disampaikan Jimmy, lokasi deklarasi yang dilaksanakan di rumah sejarah Rengasdengklok milik keluarga Djaw Kue Siong ini adalah untuk mengingatkan kembali kepada bangsa Indonesia, Presiden RI Soekarno dahulu merumuskan teks Proklamasi di rumah ini pada 16 Agustus 1945.

"Kita ingin mengingatkan kepada bangsa, bahwa Soekarno dulu menulis naskah proklamasi di sini, sehingga negara harus tegas kepada siapapun yang berusaha memecah bangsa, karena kemerdekaan ini mahal, dibeli oleh darah (pejuang, red)," kata Jimmy.

Deklarasi ini dilakukan, menyusul konflik hebat LSM GMBI dan FPI saat ini. Diakui Jimmy, siapapun, tidak melihat apakah itu GMBI atau FPI, yang mau mencoba mengganggu Pancasila, maka pemerintah harus tegas membubarkannya.

"Kami di sini hanya menginginkan, agar pemerintah pusat bertindak tegas, bekukan organisasi yang mengganggu Pancasila. Di sini kami semua satu suara, atas nama kecintaan  terhadap tanah air," ungkapnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -