• Jelajahi

    Copyright © KarawangNews.com - Pelopor berita online Karawang
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Translate

    Tiga Dapur MBG di Karawang Disetop Sementara karena Tak Penuhi Standar Gizi

    Kamis, 05 Maret 2026
    Ridwan Salam. (foto:net)


    KarawangNews.com – Sebanyak tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, disetop sementara operasionalnya karena dinilai belum memenuhi standar gizi dalam penyajian menu.


    Satgas MBG wilayah Karawang, Ridwan Salam, mengatakan penghentian sementara dilakukan setelah adanya laporan serta evaluasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pelaksanaan layanan di lapangan.


    “Jika ada aduan yang masuk langsung ke BGN melalui call center, biasanya tidak menunggu sampai tiga hari untuk ditindaklanjuti. Minggu ini ada tiga SPPG di Karawang yang operasionalnya disetop sementara,” ujar Ridwan, Kamis (5/3/2026) siang.


    Ia menyebutkan tiga dapur SPPG yang dihentikan sementara operasionalnya, yaitu SPPG Karawang Kulon 3, SPPG Klari Pancawati, dan SPPG Klari Pancawati 3.


    Penghentian tersebut merujuk pada surat BGN tertanggal 2 Maret 2026. Sejak tanggal tersebut, kegiatan operasional ketiga dapur dihentikan sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan.


    Ia menjelaskan, Satgas MBG daerah juga melakukan pemantauan terhadap berbagai aspek teknis pelaksanaan program, mulai dari sanitasi dapur, kandungan gizi makanan, hingga pengolahan limbah.


    Pengawasan tersebut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup, yang fokus memastikan standar kesehatan dan kualitas gizi makanan terpenuhi.


    “Semua aspek teknis pelaksanaan SPPG kami pantau, terutama yang berkaitan dengan sanitasi kesehatan, kandungan gizi, serta pengolahan limbah. Teman-teman dari Dinkes dan lingkungan hidup memang dominan dalam pengawasan itu,” kata Ridwan yang juga menjabat Kepala Bapperida Karawang.


    Menurutnya, masih terdapat sejumlah catatan dalam pelaksanaan layanan di beberapa dapur MBG. Karena itu, pihaknya mendorong seluruh pengelola dapur memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik untuk pemenuhan gizi masyarakat.


    “Namanya satuan pelayanan pemenuhan gizi, tentu mereka harus memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin memastikan komitmen itu benar-benar dijalankan,” ujarnya.


    Dalam waktu dekat, Satgas MBG juga akan mengumpulkan seluruh pengelola SPPG di Karawang untuk melakukan evaluasi bersama sekaligus memperkuat komitmen yang telah disepakati sebelumnya.


    Salah satu hal yang disoroti adalah kejelasan waktu pengolahan hingga penyajian makanan, agar kualitas makanan tetap terjaga saat dikonsumsi penerima manfaat.


    “Contohnya keterangan waktu masak dan waktu makanan disajikan. Harus jelas batas waktu makanan itu masih layak dimakan agar tidak basi. Ini sebenarnya sudah menjadi komitmen sejak awal,” kata Ridwan. [*]

    Kolom netizen

    Buka kolom netizen

    Lentera Islam


    Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al Baqarah: 153)

    Berita Terbaru