![]() |
| Ketua Umum KMP ADNG, Prof. Capt. Rizky Adam, Ph.D (tengah) didampingi koordinator investor KMP ADNG, Jayadi (kanan) serta jajaran pengurus. |
KarawangNews.com – Koperasi Multi Pihak Aset Digital Nusantara Garuda (KMP ADNG) resmi melantik pengurus se-Jawa Barat sekaligus menyerahkan mobil operasional secara simbolis dalam kegiatan di aula Kantor Kecamatan Cikampek, Karawang, Minggu (19/4/2026) siang.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua KMP ADNG Kabupaten Karawang, Sukandy Setiawan serta perwakilan dari Subang, Bandung Barat, dan Majalengka.
Ketua Umum KMP ADNG, Prof. Capt. Rizky Adam, Ph.D menegaskan, koperasi yang dipimpinnya merupakan koperasi multi pihak berskala primer nasional yang terbuka untuk umum dan memiliki wilayah operasional di seluruh Indonesia.
“Hari ini, kami resmi membuka dan meresmikan kehadiran KMP ADNG di Karawang. Ini adalah koperasi nasional yang bisa diikuti siapa saja,” katanya.
Ia menjelaskan, KMP ADNG berfokus pada peningkatan kapasitas UMKM melalui program inkubasi, mulai dari akses permodalan, pendirian usaha, hingga penguatan branding dan pemasaran.
“Kami tidak hanya membantu modal, tapi juga membina dari nol hingga pemasaran produk agar pelaku UMKM bisa mandiri,” katanya.
Selain itu, KMP ADNG juga membawa komoditas pupuk untuk mendukung sektor pertanian di Karawang yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional.
“Kami berharap Karawang tetap menjadi lumbung beras yang mampu menopang kebutuhan wilayah lain, termasuk Jakarta,” tambahnya.
Direktur Utama PT Inkubator Bisnis UMKM, Ade Kurnia, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan baik. Terima kasih kepada KMP ADNG Karawang dan daerah lain yang hadir. Semoga membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ucapnya.
Ia menambahkan, KMP ADNG tetap berada dalam pengawasan Dewan Pengawas Nasional sehingga berjalan secara terstruktur dan akuntabel.
Dalam mekanisme perekrutan, KMP ADNG membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bergabung.
Pelaku UMKM akan dibina melalui PT Inkubator Bisnis UMKM dengan pelatihan legalitas usaha, branding, pengembangan produk, hingga pemasaran digital.
Karawang sendiri dinilai memiliki potensi besar dengan lebih dari 1.600 pabrik serta peluang di sektor pertanian, properti, dan UMKM kuliner.
“Generasi muda Karawang harus bisa memanfaatkan peluang ini agar tidak kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah,” ujarnya.
Sebagai koperasi nasional, KMP ADNG juga akan bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. [Sky]






