![]() |
| Ketua Tim Direktorat PSNK Kabupaten Karawang, Asep Juli Hamzah saat melakukan kunjungan dan assesment pada keluarga korban kecelakaan maut. Rabu (25/03) |
KarawangNews.com - Kasus kecelakaan maut yang menewaskan sebanyak 6 peziarah asal Karawang, di Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, pada Senin, 23 Maret 2026 kemarin.
Tragedi tersebut menyisakan duka mendalam bagi sebagian warga Dusun Poris, Desa Kutamukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang.
Imam Masjid Al-Muawanah, Hasyim adnan (47), yang menjadi sopir elf maut pada kejadian naas tersebut, wafat menyusul anak pertamanya, yang belum genap 100 hari lebih dulu berpulang dikarenakan sakit.
Kepergian korban meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi istri dan anak bungsunya, M Ilham Kamil, yang baru duduk di bangku kelas 4 SD, dan akan berulang tahun ke-11, pada tanggal 15 April besok.
Saat dikunjungi Pendamping Sosial Direktorat PSNK Kecamatan Kutawaluya, seusai jenazah korban dikebumikan. Ilham mengatakan, dirinya sebenarnya berkeinginan menjadi seorang sopir, supaya bisa berkeliling dan jalan-jalan seperti ayahnya.
Namun, dengan kejadian tersebut, Ia harus mengubur dalam-dalam cita-citanya bersama kenangan dan kebersamaan dengan ayahnya. Dan, harus merangkai kembali mimpi serta kehidupan ke depan dengan keluarga yang tersisa, Ibundanya dengan dibantu sanak saudara yang ada.
Ketua Tim Direktorat PSNK Kabupaten Karawang, Asep Juli Hamzah mengatakan, kunjungannya hari ini di Kecamatan Kutawaluya merupakan bentuk simpati kementerian sosial, serta dalam rangka melakukan assesment kebutuhan terkait nasib pendidikan dan masa depan anak korban kedepan.
“Tadi pada saat takziah dan diskusi dengan keluarga korban, selain akan diajukan ke pusat untuk kedepannya mendapatkan bansos YAPI (Yatim/Piatu). Terkait kelanjutan pendidikan Ilham, bila memang anaknya berminat, dari dinas bisa merekomendasikan untuk melanjutkan di sekolah rakyat terdekat,” terang Asep, pada Rabu (25/03/2026).
Selain kunjungan kepada keluarga almarhum Hasyim Adnan di Kecamatan Kutawaluya, Asep juga menyebut, para pendamping sosial di Kecamatan Rengasdengklok juga melakukan hal yang sama kepada satu keluarga lainnya yang menjadi korban, di Dusun Warudoyong Selatan, Desa Rengasdengklok Selatan.
Tak lupa, Ia mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu sejak awal kecelakaan, mulai dari perawatan korban luka sampai pemulangan jenazah hingga dikebumikan. Serta, berbagai dukungan dan bantuan pemerintah daerah dalam rangka meringankan beban keluarga korban.
“Saya sangat berterimakasih atas kepedulian dan perhatian Pemkab Karawang kepada para korban meninggal dan yang masih dirawat dalam kecelakaan tersebut. Kepada Bupati Karawang H Aep, Sekda Karawang, Kepala Dinas Sosial serta para camat dan berbagai pihak yang telah membantu dan memberikan santunan kepada korban luka serta keluarga yang ditinggalkan,” tandas Asep. [Red]





