• Jelajahi

    Copyright © KarawangNews.com - pelopor media online Karawang
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Translate

    Mahasiswa KKN UNSIKA Sosialisasikan Pencegahan Tawuran dan Anti Narkoba di SMKN 1 Tirtajaya

    Senin, 02 Februari 2026
    Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Tawuran dan Anti Narkoba di SMKN 1 Tirtajaya oleh mahasiswa KKN Unsika. 


     

    KarawangNews.com - Maraknya tawuran dan penyalahgunaan obat terlarang di kalangan remaja belakangan, menjadi salah satu concern Kuliah Kerja Nyata (KKN) para mahasiswa Unsika di Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya. 


    Oleh karenanya, bersama BNNK Karawang dan Babinsa, para mahasiswa KKN Unsika menggelar sosialisasi di SMKN 1 Tirtajaya pada Senin, (19/01/2026) kemarin. 


    Ketua Pokja Kegiatan Parlindungan Tarihoran, mengatakan acara sosialisasi pencegahan tawuran dan penyalahgunaan narkoba ini bertujuan meningkatkan pemahaman hukum dan risiko kesehatan, membekali siswa teknik menolak ajakan berbahaya, serta memperkuat peran sekolah dan keluarga dalam pencegahan jangka panjang.


    "Lewat kegiatan ini, diberikan pemahaman hukum, risiko kesehatan, serta keterampilan praktis kepada siswa agar mampu menolak ajakan berbahaya dan mengelola konflik secara damai," ujar pria yang karin disapa Parlin. 


    Menurutnya, dari mulai acara sekitar jam 08.30 WIB, jumlah audiens yang hadir terdiri dari siswa beserta guru pendamping diperkirakan lebih dari 300 orang. Lebih lanjut, Parlin menyebut, selain pemaparan, panitia menyediakan sesi tanya jawab dan modul praktis untuk guru sebagai bahan tindak lanjut di lingkungan sekolah.


    "Panitia melakukan koordinasi intens dengan pihak sekolah dan aparat terkait, materi disusun secara terstruktur dan interaktif agar sesuai kebutuhan peserta," tambahnya. 




    Terpisah, Sekretaris Kegiatan, Aiman Yahya menjelaskan, narasumber dari BNN dan Babinsa yang datang memaparkan faktor pemicu tawuran, dampak psikososial, serta bahaya penggunaan obat-obatan terlarang seperti tramadol. 


    Selain penjelasan fakta dan hukum diatas, Aiman juga menyebut, peserta diberikan juga teknik komunikasi asertif, strategi menolak tekanan teman sebaya, dan langkah pencegahan sederhana yang dapat diterapkan oleh siswa dan wali murid.


    "Metode penyampaian dibuat variatif yaitu presentasi singkat, simulasi kasus, dan aktivitas interaktif (termasuk aksi edukatif seperti demonstrasi, permainan peran, fun-magic) sehingga peserta tampak antusias dan aktif terlibat," terang Aiman. 


    Lebih lanjut, Ia mengklaim beberapa siswa memberi respons positif saat sesi simulasi konflik, sementara guru menyatakan kesiapan untuk mengadopsi modul pencegahan ke program pembelajaran di sekolah.


    "Pemateri BNN, Bapak Brigjen. Pol, Dr. Victor Pudjiadi., SpB, FICS, DFM. memberi peringatan untuk kita semua “Jangan pernah kenal dan dekat narkoba, karena kamu akan habis," tandas Aiman. 


    Kegiatan ini diharapkan menurunkan insiden tawuran dan percobaan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar serta membangun budaya sekolah yang lebih aman. 


    Rekomendasi tindak lanjut meliputi penguatan berkala, pembentukan kelompok peer-counseling, dan kerja sama berkelanjutan antara sekolah, keluarga, KKN, BNN, serta Babinsa untuk monitoring dan pencegahan jangka panjang. [Yoza]

    Kolom netizen

    Buka kolom netizen

    Lentera Islam


    Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al Baqarah: 153)

    Berita Terbaru