• Jelajahi

    Copyright © KarawangNews.com - Pelopor media online Karawang
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Translate

    HUT ke-69 LVRI Karawang Veteran Berjuang Sendiri Tanpa Perhatian Pemda

    Minggu, 04 Januari 2026
    Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.


    KarawangNews.com – Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Karawang, Jawa Barat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 secara sederhana di aula Kantor LVRI Karawang, Minggu (4/1/2026) pagi. 


    Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pemuda Panca Marga (PPM), PEPABRI, serta puluhan veteran pejuang kemerdekaan serta perwakilan Bakesbangpol Karawang.


    Mengusung tema “Dengan Semangat Kebersamaan LVRI Peduli Bencana dan Maju Berjuang Bersama Rakyat Membangun Negeri Menuju Indonesia Emas.” Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara mandiri melalui swadaya pengurus dan dukungan PPM.


    Ketua DPC LVRI Kabupaten Karawang, Sunarno, menegaskan, peringatan HUT bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali nilai perjuangan dan pengabdian veteran di tengah masyarakat.


    "LVRI berdiri pada 2 Januari 1957. Hingga hari ini, semangat pengabdian itu tetap kami jaga, meski dalam keterbatasan,” ucapnya.


    Ia menjelaskan, LVRI disahkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 103 Tahun 1957 sebagai wadah tunggal bagi para pejuang veteran kemerdekaan Republik Indonesia. Keberadaan LVRI kemudian diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1967, dan setiap tahunnya memperingati hari jadinya pada tanggal 2 Januari. 


    Dikatakan Sunarno, pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan kepada Pemda. Namun hingga pelaksanaan HUT ke-69, belum ada respons yang diterima.


    "Bahkan sekadar jawaban pun tidak ada. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat kami. Veteran sejak dulu terbiasa berjuang dalam kondisi terbatas," tegasnya.


    Ia juga menyoroti kondisi para veteran yang kian sepuh. Di Karawang, khususnya wilayah Pangkalan, Banyusari, hingga Cilebar, masih terdapat veteran berusia di atas 90 tahun, bahkan ada yang mencapai usia 110 hingga 112 tahun.


    "Kami tidak membatasi kehadiran, tetapi faktor kesehatan para pejuang kemerdekaan menjadi pertimbangan utama," katanya.


    Dalam kesempatan tersebut, LVRI Karawang juga mengajak seluruh hadirin memanjatkan doa bagi para korban bencana alam di Sumatra. Meski dengan kesederhanaan, kegiatan tersebut berjalan lancar penuh kebersamaan.


    "Kami tetap berpegang pada semboyan, mengabdi tanpa batas, berjuang sepanjang masa," kata Sunarno.


    Sementara itu, Sekretaris PPM Karawang, Asdo, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi para veteran yang dinilai belum mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah. 


    Ia menuturkan kisah perjuangan para veteran yang rela mengorbankan harta benda hingga kehidupan pribadi tanpa pamrih demi kemerdekaan.


    "Para pejuang berangkat berperang tanpa memikirkan imbalan. Ironisnya, setelah Indonesia merdeka, perhatian terhadap mereka masih belum optimal," ungkapnya.


    Ia mengungkapkan, berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari dukungan, termasuk mendatangi langsung instansi pemerintah daerah. Namun hingga peringatan HUT ke-69 ini, LVRI Karawang kembali harus merayakan hari jadinya tanpa dukungan pihak manapun.


    "Meski tanpa bantuan, kegiatan tetap terlaksana. Ini menjadi cermin bahwa para pelaku sejarah perjuangan masih harus berjuang sendiri di usia senja," ujarnya. [Sky]

    Kolom netizen

    Buka kolom netizen

    Lentera Islam


    Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al Baqarah: 153)

    Berita Terbaru