![]() |
| Beryl Geovanni Xenoglosi. |
KarawangNews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (BEM UNSIKA) menyoroti dugaan pengadaan barang janggal senilai Rp667,5 juta di lingkungan UNSIKA yang tercantum dalam temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Presiden Mahasiswa UNSIKA terpilih, Beryl Geovanni Xenoglosi, menegaskan mahasiswa memiliki peran strategis dalam mengawal keberlangsungan dan integritas institusi kampus.
"Mahasiswa wajib berkomitmen mengawal jalannya institusi. Untuk mewujudkan kemajuan dan integritas kampus, mahasiswa merupakan pilar utama," tegas Beryl, Senin (16/2/2026) malam.
Ia juga menegaskan seluruh mahasiswa UNSIKA berkomitmen menjaga stabilitas dan nama baik kampus di tengah isu yang berkembang.
"Kami akan tetap fokus menjaga stabilitas dan nama baik UNSIKA," ujarnya.
Isu tersebut belakangan ramai diperbincangkan di kalangan mahasiswa dan masyarakat.
Menyikapi hal itu, BEM UNSIKA mendorong pihak Rektorat bersama BPK untuk segera memberikan klarifikasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.
BEM UNSIKA juga meminta Rektorat UNSIKA mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola institusi sebagai wujud komitmen terhadap nilai integritas dan keterbukaan.
"BEM UNSIKA akan terus mengawal jalannya institusi serta menjaga stabilitas kampus," tandasnya. [rls]




