-->
  • Jelajahi

    Copyright © KarawangNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Produksi Kopi Binaan Pupuk Kujang Tembus Mancanegara

    Sabtu, 27 Juni 2020
    KarawangNews.com - PT Pupuk Kujang bersama Kantor Besar Republik Indonesia (KBRI) Pretoria berhasil mengikutsertakan salah satu mitra binaan PT Pupuk Kujang,  petani kopi asal Sumedang, Kopi Geulis pada kegiatan pameran coklat dan kopi terbesar di dunia, Coffee and Chocolate Africa 2019, di Ticket Dome Pro, Johannesburg, Afrika Selatan, Juli 2019 lalu.

    Dalam hal ini, PT Pupuk Kujang sebagai salah satu anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) mendorong kemajuan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Barat.

    PT Pupuk Kujang melakukan pembinaan kepada petani dalam  peningkatan produktifitas, permodalan kemitraan dan memasarkan produk mitra binaan PT Pupuk Kujang dengan skala nasional maupun internasional

    Pameran yang telah digelar tujuh kali tersebut diikuti 230 peserta yang berasal dari industri hospitality, coffee maker manufacturer dan restoran dan dihadiri tidak kurang dari 30.000 peserta.

    PT Pupuk Kujang berharap exposure dari keikutsertaannya Kopi Geulis mampu memacu semangat pengusaha UMKM binaan lainnya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan serta kualitas produknya, sehingga dapat eksis dan bersaing di pasar nasional dan internasional

    Manager Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang, Fitria Ratu Pagih, Sabtu (27/6/2020)  menyampaikan, di saat ini seluruh elemen bangsa harus siap bersaing dengan pasar luar negeri.

    "Inilah saatnya para pelaku bisnis UMKM berlomba-lomba meningkatkan kulaitas produk dan keahliannya agar mampu bersaing dalam ekonomi baik pasar dalam negeri maupun luar negeri," katanya.

    Kopi kini bukan hanya sebagai minuman penahan kantuk dan teman sarapan pagi, juga telah beralih wujud menjadi menjadi aneka minuman segala kalangan. Mulai dari warung kaki lima pinggir jalan, Cafe hingga restoran mewah di pusat-pusat perbelanjaan dengan berbagai varian dan olahan. Hingga menjadi suatu trend gaya hidup tersendiri yang banyak digandrungi masyarakat

    "Hal itulah yang menyebabkan menjamurnya berbagai warung kopi di berbagai penjuru tanah air," ucap Fitria.

    Melihat potensi tersebut, Ai Awang Hayati, seorang pengusaha asal Sumedang, Jawa Barat mendirikan usaha Kopi dengan nama brand Kopi Geulis.

    Selain potensi penjualannya yang sangat luas, kopi juga tumbuh subur di daerahnya, yakni di daerah sekitar Gunung Manglayang Timur yang telah dikenal sebagai salah satu sentra produksi kopi Jawa Barat sejak masa kolonial Belanda

    Awalnya di tahun 2017, Ai bekerja sama dengan petani sekitar memproduksi kurang lebih 500 kg kopi dari 300 pohon kopi Arabika di lereng Gunung Manglayang Timur di ketinggian 1500 mdpl.

    Hingga saat ini Kopi Geulis telah berhasil menciptakan beberapa macam produk seperti green bean (biji kopi), roast bean (sangrai kopi), ground (bubuk kopi), selai kopi dan kedai kopi.

    Selain dipasarkan di sekitar Sumedang, Kopi Geulis juga berhasil menembus pasar internasional dengan dukungan berbagai pihak, salah satunya dengan binaan PT Pupuk Kujang.

    Selain itu, PT Pupuk Kujang juga memberikan bantuan modal kemitraan, hingga bantuan peningkatan produktivitas tanaman kopi

    Bantuan tersebut diberikan berupa pemupukan tanaman kopi hingga mampu memberikan hasil maksimal mencapai 1.700 kg kopi dari sebelumnya hanya 500 kg kopi per musim

    Kata Fitria Ratu, Keberlanjutan usaha koperasi dan UMKM  harus menjadi prioritas penting yang diselamatkan di tengah pandemi Covid-19. Di tengah krisis virus corona baru ini peran pelaku koperasi dan UMKM justru sangat vital untuk tetap menjaga bergeraknya sektor riil di tanah air.

    “Kita semua berharap pandemi Covid-19 segera berlalu, agar pasar kopi nasional dan dunia kembali bergairah dan Pupuk Kujang dapat terus tingkatkan kemandirian UMKM, khususnya di Jawa Barat,” tambah Ratu. [an/KP/spn]
    Kolom netizen

    Buka kolom netizen

    Berita Terbaru

    Opini

    +