PKBM Assolahiyah Masuk Penilaian Setda Provinsi Jawa Barat

KARAWANG, KarawangNews.com - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Assolahiyah di Kecamatan Cilamaya Kulon, salah satu lembaga yang dilirik dalam Proses Anugerah Pelopor Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2018 oleh Setda Provinsi Jawa Barat.

Pada Jumat (20/7/2018) sore, tim visitasi Setda Provinsi Jawa Barat mengunjungi PKBM Assolahiyah, untuk menilai langsung PKBM ini, menyesuaikan hasil karya tulis dan wawancara Direktur PKBM Assolahiyah, Heru Saleh yang telah diikuti sejak Mei 2018 lalu.

Visitasi Setda Provinsi Jawa Barat ke PKBM ini yakni pendidikan, ekonomi dan lingkungan. Bidang pendidikan meliputi penanganan terhadap anak-anak putus sekolah, tuna aksara dan rumah tangga miskin. 

Sedangkan bidang ekonomi meliputi, pemanfaatan potensi lokal yang ada di Kabupaten Karawang. Kemudian bidang lingkungannya yaitu penanggulangan sampah yang disinergikan dengan Pemkab Karawang dan Pemerintah Pusat, termasuk andil dalam Program Citarum Harum.

"Di kita ada sekolah yang berbayar sampah atau pemanfaatan sampah yang bernilai ekonomi," kata Heru Saleh.

Kepala Seksi Diseminasi Informasi, Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Diskominfo, Atin Krisnanto mengatakan, Setda Provinsi Jawa Barat meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat mengikut sertakan perwakilan untuk ikut dalam ajang Anugerah Pelopor Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2018.

Kemudian, Diskominfo Karawang merekomendasikan PKBM Assolahiyah menjadi pesertanya, mengingat PKBM ini memiliki sekolah alam dan telah terbukti mengubah sosial masyarakat, diantaranya mengangkat masyarakat miskin akibat ekonomi minim menjadi masyarakat yang mapan usaha, sehingga terangkat ekonominya.

"Kita diberi kesempatan untuk merekomendasikan satu pelopor yang memang mampu untuk membedakan masyarakat dalam perubahan dan kita merekomendasikan Assolahiyah," ucapnya.

Di tempat sama, Community Development Officer PT Pertamina EP Subang, Ikramatul Maknun menyatakan, PKBM binaan PT Pertamina ini memiliki banyak gagasan mengembangkan masyarakat setempat. Selama ini, pihaknya hanya melakukan pembinaan, seperti Kelompok Usaha dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (KUPEK).

"Sejauh ini kita pendampingan dan monitoring pengelolaan pemberdayaan masyarakat, seperti sekolah alam dan KUPEK," jelasnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -