Tidak Diizinkan UNBK, Bupati Harus Surati Perusahaan

KARAWANG, KarawangNews.com - Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana harus membuat surat edaran ke perusahaan, agar pekerjanya yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Paket C diberi izin untuk tidak bekerja dan mengikut ujian, selama ujian berlangsung.

Hal ini diungkapkan Kasi Dikmas, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Udan Muhdan, saat memantau UNBK Paket C di SMAN 1 Rawamerta, Jumat (27/4/2018) pagi. Kata dia, izin dari perusahaan ini soal klasik setiap tahun, setiap ujian nasional berlangsung, sejumlah perusahaan  keberatan jika pekerjanya izin untuk mengikuti ujian.

"Izin Dinas Pendidikan ke perusahaan tidak mempan, tetap saja sejumlah perusahaan tidak mengabulkan permohonan izin bagi pekerjanya yang dijadwalkan harus mengikuti ujian nasional kesetaraan," jelasnya.

Ketua PKBM Dian Al Fazri, Gugum Abdul Muiz didampingi Ketua PKBM Ratu Kencana, Endah Komalasari mengatakan, di hari pertama ujian nasional mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Geografi ini, tercatat 3 dari 17 peserta ujian dari PKBM Al Fajri dan 4 dari 24 peserta dari PKBM Ratu Kencana absen, tidak bisa mengikuti ujian ini.

"Mereka nanti akan mengikuti ujian susulan tanggal 11-14 Mei di sekolah ini," kata Gugum.

Keduanya mengakui, lembaga pendidikan tetap tidak bisa memaksa warga belajarnya ikut ujian nasional, sebab ujian nasional ini masih dianggap sebagain kalangan tidak penting, dibanding pekerjaannya, terlebih tidak dapat izin dari tempat mereka bekerja untuk bisa mengikuti ujian nasional.

"Bahkan, kita datang ke rumahnya, tetap saja ada warga belajar yang memilih pekerjaannya (khawatir dipecat jika ikut ujian, red)," ucap Endah.

Di tempat terpisah, Ketua Forum Komunikasi PKBM Kabupaten Karawang, Heru Saleh menerangkan, tahun ini jumlah peserta UNBK Paket C sebanyak 2.388 warga belajar, ujian Paket C dilaksanakan tanggal 27-30 April 2018, sedangkan peserta Paket B sebanyak 1.239 warga belajar yang akan dilaksanakan tanggal 4-6 Mei 2018 mendatang.

Kata Heru, PKBM di Kabupaten Karawang sudah UNBK 100%, dia berharap pemerintah memperhatikan kelengkapan pendidikan non formal, seperti sarana dan kesejahteraannya. Dengan UNBK ini pihaknya akan wujudkan pendidikan non formal yang berkualitas dan bermartabat.

"Bagi peserta UNBK Paket C, semoga bisa mengembangkan kemampuan dan tidak akan menghianati proses ujian ini," ucapnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
1 Comments

+ komentar + 1 komentar

29 April 2018 03.26

Semoga para peserta yang mengikuti UNBK dapat mengerjakan soal UNBK dengan baik dan benar

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -