Wabup Jimmy Bantu Dua Yatim di Pangkalan

KARAWANG, KarawangNews.com - Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) membantu dua siswi kembar Rohanah dan Rohanih di Kampung Tegalwareng, RT 13, RW 01, Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan, Senin (19/3/2018) siang. Keduanya anak yatim yang berprestasi, tetapi terkendala ekonomi dan terancam putus sekolah.

Wakil bupati memberikan bantuan operasional sekolah Rp 2 juta untuk mereka berdua dan memotivasi keduanya agar tidak patah semangat untuk bersekolah. Kedua yatim ini bersekolah di SMP IT Bina Al Jihar di Desa Kertasari yang jaraknya 3,3 Km dari rumah. 

Lebih memprihatinkan lagi, perjalanan pulang pergi dari rumah ke sekolah ditempuh oleh keduanya dengan berjalan kaki dengan kontur jalan pegunungan naik-turun. Sejauh itu mereka lalui dengan memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan.

Melihat semangat ini, Jimmy menyisihkan uang pribadinya untuk membantu biaya sekolah mereka, terlebih ibunya hanya buruh tani berpenghasilan Rp 40 ribu sehari atau rata-rata Rp 120 ribu per minggu.

"Biaya sekolah sudah dijamin Program Keluarga Harapan (PKH), tapi kadang ada biaya tambahan," kata ibunya, Kamih (37).

Dia bercerita, suaminya meninggal akibat dipatuk ular berbisa ketika kedua anak kembarnya ini berusia 5 tahun, sehingga ibu dua anak ini terpaksa menjadi tulang punggung keluarga. Rumah tinggalnya saat ini pun bantuan rutilahu dari pemerintah, setelah rumahnya ambruk beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Rohanah bercerita, dia bersama saudara kembarnya memiliki prestasi sejak Sekolah Dasar (SD) hingga SMP, rangking kelasnya keduanya selalu berurutan, 1 dan 2 juga rangking 2 dan 3, tetapi keduanya tidak mendapatkan beasiswa.

"Alhamdulillah, anak saya ini selalu rangking kelas, saya harap mereka jangan sampai putus sekolah," kata Kamih. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -