Bayu Irvan: Perlindungan Guru Harus Diprioritaskan

KARAWANG - Ketua Persatuan Anak Guru Indonesia (PAGI) Kabupaten Karawang,  Bayu Irvan Nugraha, SH mendukung adanya peraturan perlindungan guru di Kabupaten Karawang.

Menurutnya, perlindungan guru harus diprioritaskan sebagai tenaga pendidik anak-anak bangsa masa depan. Kata dia, tidak sedikit permasalahan guru yang berujung geruji besi akibat hal sepele. Pahadal yang guru lakukan ini bagian dari pendidikan untuk mendidik siswanya.

"Misalnya saja guru nyubit siswa, kemudian siswa ini laporan sama orang tua dan dilaporkan ke polisian. Ini yang perlu kita hindarkan. Belum lagi guru berkata dengan nada tinggi, disangkanya tindakan kriminal," kata Bayu.

Momentum hari guru tahun 2017 ini, putra dari ketua PGRI Karawang mendesak agar aturan tersebut dapat di paripurnakan.

Pasalnya DPRD Karawang sudah memiliki gagasan perda tersebut. Namun ia menyayangkan belum ada tindak lebih lanjut lagi.

"Tentang Perda Perlindungan guru tersebut seperti apa dan bagaimana kita belum tau jelas. Makanya DPRD dan eksekutif harus sinergitas dalam menyampaikan perda itu kepada masyarakat," ujar Bayu.

Selain itu pun yang kerap kali muncul media sosial keluhan guru honor yang jauh dari harapan. Honor pahlawan tanda jasa ini hanya Rp300 - 400 ribu perbulan.

"Ini menjadi sebuah PR besar kita untuk diperjuangkan, gaji karyawan saja tiap tahun naik, masa honor yang mendidik anak bangsa tidak bisa naik. Bila perlu honor guru sesuai UMK Karawang, kita perjuangkan bersama-sama," ujarnya. (oca)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -