SMK Ristek Bentuk Siswa Unggul dan Berkarakter

KARAWANG, KarawangNews.com - SMK Ristek dan SMK Perbankan Indonesia, dua sekolah yang bernaung dalam satu Yayasan Gema Cendikiawan Indonesia (YCGI) berusaha melakukan inovasi proses pembelajaran, diantaranya memasukan unsur kreativitas dan kecakapan siswa berdasarkan talentanya masing-masing.

Kepala SMK Ristek, Drs. Darsono Sumedi menegaskan, lembaga sekolah ini mempersiapkan siswanya agar visioner serta berkarakter, tujuannya supaya siswa mampu berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki serta menghilangkan kesan  ada anak yang bodoh. Prinsipnya pendidikan harus mencerahkan setiap peserta didik, mereka bisa menemukan apa yang menjadi keunggulannya.

"Anak-anak dilibatkan penuh pada proses belajar yang menyenangkan, sehingga hilang kesan kaku, juga menghilangkan kesan formal, anak-anak belajar tanpa ada tekanan," kata dia, Senin (30/10/2017) pagi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Pembinaan Komunitas, Badru Tamam S.PdI didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Ristek, Mohamad Amin, SH. memaparkan, melalui inovasi sekolah ini terlihat ada perubahan dinamika yang sebelumnya terkesan normatif dan formalistik sekarang lebih cair, hubungan antara guru dengan guru, dan guru dengan siswa, terbangun hubungan emosionalnya yang semakin baik.

Kemudian, tingkat partisipasi siswa-siswi sangat tinggi, salah satu indikatornya presensi atau tingkat kehadiran siswa nyaris 'zero absent'. Guru-guru juga menjalankan aktivitas tugasnya menjadi lebih optimal.

"Inovasi yang kita lakukan itu salah satunya adalah pembentukan komunitas-komunitas kegiatan yang dikemas dengan istilah 'skilltacular' atau kecakapan spektakuler," jelas Badru Tamam.

Ketua Yayasan, Bambang Pranowo menegaskan, ini bagian dari usaha sekolah untuk terus-menerus melakukan peningkatan kapasitas sesuai dengan harapan masyarakat, sekaligus menangkis atas isu-isu tendensius yang ingin menyudutkan sekolah SMK Ristek dengan isu tawuran ataupun keributan-keributan lainnya.

"Sesuai bukti-bukti yang akurat keterlibatan SMK Ristek tidak ada, justru sekolah lain yang tertangkap, datanya jelas di kepolisian," ujarnya.

Untuk itu dia berharap masyarakat semakin kritis dan tahu informasi 'hoax' atau kabar bohong. Sampai saat ini pihaknya sangat komitmen dengan pendidikan bahkan terus ditingkatkan.

"Tidak mungkin siswa akan dirugikan, kita ingin mereka baik, makanya kita tunjukan seluruh usaha kita agar masyarakat bisa menilai secara obyektif," jelasnya.

Inovasi sekolah yang sudah dilaksanakan diantaranya membentuk 21 komunitas yang sebelumnya ekstra kulikuler sekolah, komunitas ini dibentuk berdasarkan interest siswa-siswi. Lebih jauh pihak sekolah berusaha keras mengubah pola pikir siswa untuk terus kreatif dan produktif.

"Kedepan akan ada pekan kreatif siswa setiap tiga bulan, sebagai pengganti kegiatan class meeting, dan nantinya bisa menjadi ajang adu kreatif para siswa," kata Bambang. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -