![]() |
| Adi Firmansyah. (tengah) |
KarawangNews.com – Proses evakuasi dua korban longsor di kawasan Curug Cileat, Subang, Jawa Barat, berlangsung dramatis hingga akhirnya kedua jenazah berhasil ditemukan dan dipulangkan ke keluarga masing-masing.
Camat Cikampek Adi Firmansyah didampingi Kades Cikampek Barat, perwakilan BPBD Karawang beserta TNI-Polri menjelaskan, pihaknya menerima informasi adanya korban longsor pada Jumat malam sekira pukul 19.00 WIB dari BPBD Subang.
“Dari data yang kami terima, ada dua korban yang belum ditemukan. Yang pertama Aida Apriliani, warga Cikampek Barat, Karawang. Kemudian satu lagi atas nama Winda Limbong yang berdomisili di Kosambi, sementara alamat di KTP-nya Majalaya,” ujarnya di rumah duka, Sabtu (16/5/2026) sore.
Ia mengatakan, bersama tim BPBD Karawang berangkat menuju lokasi sekira pukul 01.00 WIB untuk membantu personel di lapangan sekaligus memantau proses pencarian karena korban merupakan warga Karawang.
Sebelumnya, proses pencarian sempat dihentikan pada Jumat sore sekira pukul 17.00 WIB karena kondisi cuaca dan medan yang tidak memungkinkan. Pencarian kemudian dilanjutkan kembali Sabtu pagi.
“Jam 06.00 persiapan, lalu sekira jam 07.30 tim mulai bergerak lagi melakukan pencarian,” katanya.
Korban pertama ditemukan sekira pukul 11.30 WIB. Setelah proses evakuasi dari lokasi longsor menuju titik parkir ambulans yang memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam, jenazah Winda Limbong tiba lebih dulu sekira pukul 12.30 WIB.
“Selang sekitar 15 sampai 30 menit kemudian, jenazah Aida Apriliani baru masuk,” tuturnya.
Adi menyebut, kondisi cuaca cukup membantu proses evakuasi. Sejak pagi hingga menjelang siang cuaca cerah, meski hujan kembali turun saat proses pengangkutan jenazah menuju ambulans.
Menurutnya, kedua korban ditemukan tidak jauh dari titik longsor karena material longsoran tidak sampai terbawa ke aliran sungai.
“Awalnya diperkirakan kalau longsoran sampai ke sungai, korban bisa saja terbawa arus. Tapi ternyata tidak, jadi korban ditemukan masih di area longsoran,” katanya.
Setelah ditemukan, kedua jenazah dibawa ke Rumah Sakit di wilayah Subang untuk proses identifikasi oleh pihak kepolisian. Sekira pukul 14.30 WIB proses pemeriksaan dimulai dan selesai hampir satu jam kemudian.
Jenazah Aida Apriliani kemudian dibawa langsung ke rumah duka di Cikampek Barat, Karawang. Sementara jenazah Winda Limbong diterbangkan ke Kota Medan sesuai permintaan keluarga.
Adi juga menyampaikan, kawasan Curug Cileat berada di bawah pengelolaan Perhutani sebagai area wisata alam. Pihaknya mengaku telah berkoordinasi terkait langkah penanganan ke depan.
“Kami dari pemerintah kecamatan juga menyampaikan salam dari Pak Bupati. Terima kasih kepada seluruh tim di Subang yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cikampek Barat, Yuyun Yunengsih, menyampaikan belasungkawa atas musibah longsor di kawasan wisata Curug Cileat yang menimpa salah satu warganya, Aida Apriliani.
“Aida dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah. Namun takdir berkata lain. Kami dari pihak keluarga dan pemerintah desa turut berduka cita. Semoga almarhumah diampuni segala dosanya serta diterima seluruh amal ibadah dan kebaikannya,” tutupnya. [Sky]




