![]() |
| Pendamping PSNK Kecamatan Kutawaluya Deni Suprayogi saat melakukan assesment dan kunjungan ke rumah bayi penderita kelainan jantung bawaan. (10/01) |
KARAWANG, Kutawaluya - Kementerian Sosial melalui Pendamping Direktorat Perlindungan Sosial Non-kebencanaan (PSNK), melakukan kunjungan ke rumah bayi 8 bulan penderita kelainan jantung bawaan, Sri Nuryeni di Dusun Cibanteng III, Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang.
Ketua Tim PSNK Kecamatan Kutawaluya, Yoza Mahendrata mengatakan, pada Jum'at (10/04/2026), kedatangan timnya ke Desa Mulyajaya dimaksudkan untuk melakukan assesment terkait kebutuhan perawatan dan layanan dasar anak kedepan.
"Sebagai bentuk laporan ke dinas, dan ke kemensos. Tadi dari pendamping sosial sudah melakukan need assesment untuk mengetahui kondisi dan keadaan sehari-hari keluarga serta balita," kata Yoza.
Dari kunjungan tersebut, Yoza mengatakan selanjutnya akan segera dilakukan tindak lanjut terkait kebutuhan serta layanan dasar yang diperlukan oleh balita dan keluarga.
Sementara, Pendamping Sosial Desa Mulyajaya Deni Suprayogi menambahkan, kondisi keluarga ibu karti memang sejak hamil dan bayi saat dalam kandungan, sudah mengalami kondisi yang memprihatinkan.
"Berdasarkan penuturan tetangga di sekitar, karena suaminya bekerja serabutan. Asupan makan dan gizi saat hamil pun,seperti tidak diperhatikan. Alhasil saat lahir, bayi sri mengalami down syndrome dan kelainan jantung bawaan," terangnya.
Lebih lanjut, Deni menjelaskan, untuk layanan kesehatan bayi sri sudah di-cover oleh KIS APBD, melalui program Universal Health Coverage dari Pemerintah Kabupaten Karawang.
Menurutnya, kedepan keluarga ibu Karti akan diajukan kedalam program bantuan sosial pemerintah pusat, dikarenakan memang layak secara kondisi ekonomi, dan saat dilakukan pengecekan di DTSEN masuk kelompok desil 1.
"Dari kelayakan, melalui assesment ini, semoga kedepannya ibu Karti bisa masuk kategori penerima bansos, karena memang secara kriteria tergolong kondisi miskin ekstrem," tandas Deni. [Red]




