![]() |
| H. Bukhori. |
KarawangNews.com - Banjir yang melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat saat ini semakin parah dibanding tahun sebelumnya, kini hampir tidak ada jeda sungai besar yang membelah Karawang yaitu Sungai Citarum dan Sungai Cibeet meluap, selalu terjadi tiap tahun, setiap musim hujan.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Karawang, H. Bukhori, banjir tiap tahun semakin tak terkendali, ini disebabkan fenomena alam yang berubah. Maka, penanganannya pun harus beda, karena bencana alam ini berbeda dibanding tahun sebelumnya.
"Penanganannya harus beda, karena banjir tahun ini tidak sama dengan tahun lalu, kini air banjir semakin meluas dengan debit besar," kata Bukhori.
Lebih lanjut Bukhori menjelaskan, banjir Sungai Citarum akibat hujan deras ini mempengaruhi sungai kecil lainnya, sehingga hampir semua wilayah Kabupaten Karawang kena dampaknya.
Parahnya lagi, banjir sungai tak mengalir lancar ke laut, justru di muara air sungai terbentur air laut yang pasang atau rob yang bersamaan terjadi di musim hujan ini.
Akibatnya, air yang tertahan di muara sungai menyebabkan air sepanjang Sungai Citarum dan sungai kecil lainnya luber ke perkampungan, air banjir menyebar cepat menutupi persawahan dan menggenangi rumah-rumah warga dengan ketinggian 50 cm hingga 2 meter.
Kata Bukhori, penanganan bencana banjir Karawang jangan melulu selalu dilakukan secara reaktif, bertindak pada saat bencana terjadi.
Justru, banjir harus ditangani dengan strategi dan perencanaan matang, membangun infrastruktur penanganan banjir, untuk menghadapi banjir yang lebih besar di tahun-tahun berikutnya.
Dia mengingatkan, banjir besar tak lepas dari kondisi iklim global, bahkan air rob di wilayah Jakarta debitnya semakin tinggi, hal itu disebabkan semakin meningginya air laut saat ini.
Seperti diketahui, frekuensi dan intensitas banjir dipengaruhi iklim global yang memanas, sehingga meningkatkan permukaan air laut, ditambah mencairnya es kutub. Hujan deras mendadak dan banjir rob di pesisir pantai juga dipengaruhi pemanasan atmosfer yang menahan lebih banyak uap air.





