Berusaha Tebaskan Golok ke Polisi, Begal Tewas Didor

KARAWANG, KarawangNews.com - Pelaku begal sadis kembali ditembak mati polisi di tempat persembunyiannya, AP (32) alias Dugul di Desa Wagir, Kecamatan Majalaya. Sebelum ditembak,  pelaku melawan dan berusaha menebaskan goloknya ke polisi yang akan menangkapnya.

Pelaku tewas di perjalanan saat dibawa ke RSUD Karawang, pelaku AP merupakan jaringan begal yang biasa beroperasi di sekitar Karawang kota. Pelaku bersama lima rekannya, yaitu PM, AR, IW, DY dan RM yang belum tertangkap, dikenal sadis saat beraksi.

Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan memaparkan, modus yang dilakukan yaitu dengan cara memepet korbannya yang berjalan sendiri menggunakan sepeda motor. Setelah korban yang dipepet menghentikan motornya, pelaku langsung turun dengan mengacungkan goloknya, jika korban melawan pelaku langsung menganiaya korbannya. 

"Kami tidak ragu untuk bertindak tegas dan terukur, sekalipun itu harus menembak mati pelaku yang sudah bertindak sadis terhadap masyarakat Karawang," kata Hendy, saat jumpa pers di kamar Jenazah RSUD Karawang, Selasa (30/1/2018) sore.

Kata dia, jaringan begal Majalaya ini diketahui menguasai wilayah Karawang kota, seperti wilayah Tanjungpura, jalan baru atau jalan lingkar Tanjungpura, Jatirasa dan Karangpawitan. Mereka sudah diburu polisi sejak Nopember 2017 lalu, tetapi mereka selalu berhasil lolos saat polisi akan menangkapnya.

Ketika akan menangkan pelaku AR di Desa Wagir, Majalaya, tanpa diduga di rumah AR juga ada pelaku AP. Melihat polisi datang, pelaku kabur dan bersembunyi, tetapi polisi hanya menemukan AP saat mengepung dan menyisir rumah AR. Kemudian, AP menyerang polisi yang akan menangkapnya.

"Karena pelaku sudah membahayakan, terpaksa kami tembak," ungkapnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -