PKBM Karawang Dituntut Berinovasi

KARAWANG, KarawangNews.com - Pemkab Karawang telah menganggarkan hingga Rp 5 miliar untuk Program Karawang Cerdas, program ini khusus untuk biaya operasional Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-kabupaten.

"Tinggal bagaimana PKBM menggunakan anggaran ini agar bermanfaat," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Drs. H. Dadan Sugardan, kepada pengelola PKBM di wilayah IV Karawang, Minggu (28/1/2018) siang, di PKBM Bina Bakti, Kecamatan Klari.

Kata dia, gagasan Karawang Cerdas dari pimpinan daerah Karawang ini melihat latar belakang IPM Karawang rangking 16 di Jawa Barat, diantaranya pendidikan, kesehatan dan ekonomi, sehingga bupati menggebu ingin meningkatkan IPM Karawang.

"Tetapi meningkatkan IPM tidak semudah membalikan telapak tangan, saat ini rata-rata tamat sekolah kelas 7, untuk menaikan ke 8 saja butuh waktu lama," ujarnya.

Diakuinya, PKBM saat ini tidak kalah hebat dibanding formal. Dia berharap generasi PKBM di Karawang harus menggaung, harus setara dengan pendidikan formal.

"Lulusan PKBM harus punya keterampilan, dibanding secarik kertas sertifikat, sebab keterampilan ini dibutuhkan untuk modal kehidupan masa depan lulusan PKBM," jelasnya.

Di tempat sama, Ketua Forum Komunikasi PKBM Karawang, Heru Saleh menyatakan, kegiatan PKBM akan setara dengan pendidikan formal, di tahun 2018 ini akan diselenggarakan jambore peserta kesetaraan, khusus untuk pendidikan non formal.

Kata dia, PKBM di seluruh wilayah Karawang harus berinovasi dan membuka jejaring kemitraan. Dia berharap, PKBM di Karawang harus punya ciri khas pendidikan dan kearifan lokal.

Diakuinya, memang ada beberapa PKBM yang perlu dibenahi, seperti manajemennya, maka Forum Komunikasi PKBM akan berupaya memperbaikinya melalui Bina Wilayah PKBM se-Kabupaten Karawang.

"Kita hadirkan nara sumber lintas sektor, nara sumber manajemen dan pendidik profesional," ujarnya.

Kata dia, Rp 5 miliar yang diberikan Pemkab Karawang untuk PKBM ini merupakan apresiasi pemerintah. Dengan begitu, tenaga pendidikan dan kependidikan di PKBM akan terus berinovasi dan memperbaiki pengelolaan lembaga pendidikannya.

Ketua Wilayah IV Forum Komunikasi PKBM, Khotib Ridwan menjelaskan, semua PKBM punya inovasi, tetapi saat ini masih terkendala tidak bisa mengembangkannya ke luar, akibat keterbatasan informasi.

"Kita punya banyak potensi, saat ini banyak kerajinan hasil PKBM, termasuk budidaya ikan," jelasnya.

Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Disdikpora Karawang, Amid Mulyana meminta, ada tutor tiap wilayah yang akan diseleksi, kemudian diikutsertakan pada lomba tingkat provinsi dan nasional.

"Dua tahun berturut-turut Karawang dapat nominasi sebagai juara, untuk itu kami berusaha menjaga tradisi juara provinsi dan nasional," kata Amid. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -