Begal yang Mengaku Kebal Peluru, Tewas Ditembak

KARAWANG, KarawangNews.com - Rabu (25/1/2018) dini hari, Tim Anti Bandit Polres Karawang menembak mati dua pelaku begal ketika keduanya akan melakukan aksinya di wilayah Cikampek, dua pelaku itu tertembak setelah mengacungkan pistol ke arah polisi.

Kapolres Karawang, AKBP Hendy memaparkan, dua pelaku itu spesialis begal di wilayah Karawang, Bekasi, Purwakarta dan Subang, mereka sudah diincar polisi. Bahkan, satu pelaku dengan lantang menantang polisi di facebook dan mengaku kebal peluru.

Kedua pelaku dikenal dengan ilmu kebalnya, dengan bermodalkan soft gun dan sebilah golok mereka siap melakukan aksi kejahatan dengan modus mengancam para pengendara roda dua untuk menyerahkan kendaraan mereka.

"Kami mencoba melakukan tindakan yang tegas terukur kepada pelaku (ditembak mati, red), sebab pelaku bisa membahayakan keselamatan masyarakat," paparnya, saat melihat mayat pelaku di RSUD Karawang, Kamis (26/1/2018) sore.

Kedua pelaku itu berinisial JA (18) dan KM (22), mereka diketahui satu komplotan dengan Odet, pelaku begal yang sebelumnya ditembak mati oleh polisi. Odet diketahui sebagai otaknya, sedangkan JA dan KM adalah dua rekan yang jadi eksekutornya.

Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng menambahkan, kedua pelaku JA dan KM yang berkendara roda dua dibuntuti Tim Anti Bandit Polres Karawang dan keduanya menyadari sedang diintai polisi sebelum melakukan aksinya. Kemudian kedua pelaku itu langsung berhenti dan mengacuhkan pistol ke arah polisi.

"Kita mendapat laporan keduanya akan beraksi, kemudian kita lacak. Saat kita membututi keduanya dari belakang, mereka langsung mengarahkan pistolnya ke arah tim dan langsung kita lakukan tindakan terukur, sebelum membahayakan masyarakat sekitar," kata dia.

Memang, dua kali tembakan terarah oleh polisi tidak membuat mereka jatuh, malah kedua pelaku itu teriak menantang polisi, kemudian polisi melepas tembakan lagi yang menyebabkan  kedua pelaku tersungkur dan tewas di tempat.

Diakui AKP Maradona, berdasar keterangan memang pelaku begal ini berguru agar kebal peluru, tetapi Maradona tidak menyebut daerah tempat pelaku itu berguru. Mengetahui hal itu, dia memerintahkan agar Tim Anti Bandit ini selalu berdoa setiap peluru dimuntahkan ke arah pelaku. 

"Mereka membaca 'bismillah', akhirnya tersungkur. JA terkena 4 peluru lalu KM terkena 3 peluru," ungkapnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -