Kehadiran UN Paket C di Karawang 78 Persen

KARAWANG, KarawangNews.com - Jumlah kehadiran Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Pensil dan Kertas (UNKP) pendidikan kesetaraan Paket C di Kabupaten Karawang sekitar 78 persen, dari total peserta UNBK 572 orang dan UNPK 1.610 orang. 

"Alasan tidak hadir peserta masih klasik, mayoritas tidak mendapat izin dari perusahaan tempatnya bekerja, sebagian lagi tidak ikut ujian karena bekerja di luar Karawang," kata Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Amid Mulyana, Minggu (16/4/2017) siang.

Namun begitu, yang tidak ikut UNBK dan UNKP di gelombang pertama ini, masih bisa ikut ujian pada gelombang kedua yang akan dilaksanakan Oktober 2017 mendatang. 

Ujian gelombang kedua ini diperuntukan bagi peserta yang tidak ikut gelombang pertama, juga  memberi kesempatan bagi yang tidak lulus di pendidikan non formal SMA dan SMK, bisa mengikuti UNBK kesetaraan Paket C.

Ujian kesetaraan Paket C gelombang pertama ini dilaksanakan tanggal 15-16 dan 22-23 April 2017, PKBM yang menyelenggaran UNBK sebanyak 9 lembaga, sedangkan UNKP dilaksanakan 23 lembaga.

9 PKBM yang melaksanakan UNBK yaitu PKBM Al Ishlah Batujaya, Kalihurip Berbagi Cikampek, Mekarjaya Tirtamulya, Harapan Mulya Tirtamulya, Bunda Mutiara Rengasdengklok, Isma Al Muawanah Jayakerta, Bina Sejahtera Telukjambe Timur, Riksa Ilmu Karawang Timur dan PKBM Cepat Tepat Karawang Barat.

Di tempat sama, Penyelenggara UNKP, Heru Saleh menyatakan, lembaga yang sudah terakreditasi di Karawang ada 3 lembaga, dua paket C dan satu paket B, penyelenggara UNKP dan UNBK adalah yang lembaga yang sudah terakreditasi, penyelenggara UNKP yaitu PKBM Assolahiyah Cilamaya sedangkan UNBK diselenggarakan PKBM Aditya Karawang Barat.

Tahun ini, lokasi ujian tidak di satu tempat, seperti tahun lalu di SMKN 2 Karawang. Seperti tempat penyelenggara UNKP, wilayah satu ujiannya dilaksanakan di SMKN 2 Karawang dan wilayah dua di SMPN 1 Lemah Abang. Wilayah satu berjumlah 11 PKBM dan wilayah dua sebanyak 12 PKBM. 

"Dengan adanya akreditasi lembaga, memberikan dampak yang luar biasa kepada lembaga lain untuk terakreditasi, sehingga proses hingga hasil akhir ujiannya bisa berkualitas," kata Heru. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -