NasDem Jabar VII Target 2 Kursi DPR RI

KARAWANG, KarawangNews.com - Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, sangat menaruh perhatian kepada Jawa Barat, terutama Dapil Jabar VII dengan target 2 kursi di DPR RI. Hal ini disampaikan Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa, di acara Konsolidasi Dapil Jabar VII, Minggu (2/10/2016) sore di Resto Sindang Reret.

"Mari sama-sama kita bangun NasDem, kita rencanakan agar target Dapil Jabar 7 bisa dilaksanakan dengan baik, saya pun akan mengalokasikan waktu untuk Jabar VII ini, sebab ketua umum tidak hanya meminta, tetapi mengintruksikan saya untuk maju lagi ke DPR RI," kata Saan, kepada Pengurus DPD Partai NasDem se-Dapil Jabar VII yang hadir.

Namun begitu, Saan tidak akan berkutat hanya di Dapil Jabar VII, dia juga fokus memenangkan suara partai se-Jawa Barat. Dia menekankan agar tiap kabupaten mampu meraih 9 kursi DPRD kabupaten.

"Hari ini kita memang partai kecil, tetapi tahun 2019 yang akan datang kita akan jadi partai besar," jelasnya.

Dengan begitu, dia mengusulkan membuat kegiatan kemah restorasi untuk semua DPC di Dapil Jabar VII, diperkirakan sekitar 600 orang pengurus DPC di-training mengenai kepartaian dan bisa bekerja saling gotong royong.

Konsolidasi partai ini dihadiri seluruh anggota DPRD dari se-Dapil Jabar VII, diantaranya anggota DPRD Kabupaten Karawang yaitu Indriyani, Dedi dan Nana Taryana dengan Ketua DPD, Sunarno, sedangkan DPRD Kabupaten Bekasi yaitu Dede Iswadi,  Ali Arsono dan Teten Kamaludin yang juga Ketua DPD NasDem Kabupaten Bekasi.

Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta yang hadir yaitu Apud Saipudin, Astri Novitasari, H Ihwan Ridwan dan Isep Safrudin Yahya, juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang menjabat Ketua DPD Partai NasDem Purwakarta, Rustandi. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -