Industri TSK di Karawang Merosot

KARAWANG, KarawangNews.com - Sektor industri TSK (Tekstil, Sandang, Kulit) di Karawang sedang jatuh bangun. Banyak perusahaan merumahkan karyawannya, karena kekurangan order. Namun di sisi lain, sektor manufaktur kebanjiran tenaga kerja. Setiap tahunnya, sektor manufaktur membutuhkan 16 ribu sampai 18 ribu tenaga kerja.

"Sektor TSK nyaris tidak ada penambahan karyawan baru, yang ada malah PHK (Pemutusan Hubungan Kerja)," ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Ahmad Suroto, Kamis (13/10/2016).

Namun Suroto memastikan, jumlah karyawan yang kena PHK dan jumlah karyawan yang diterima kerja, sebanding.

"Di sektor manufaktur juga ada karyawan yang berhenti karena habis kontrak. Namun tidak sebanyak karyawan yang di PHK di sektor TSK," tambah Suroto.

Menggeliatnya sektor manufaktur menguntungkan bagi calon tenaga kerja.

"Banyak pabrik baru dibuka atau cabang baru dibuka, ini bisa menambah tenaga kerja."

Berdasarkan data Disnakertrans, 70 persen tenaga kerja di Karawang masuk ke sektor manufaktur. Sisanya di sektor TSK dan industri retail. (pe)

foto: net
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -