BUMDes Pasirtanjung Disoal Warga


KARAWANG, KarawangNews.com - Warga Desa Pasirtanjung, Kecamatan Lemah Abang mengadu kepada Komisi A DPRD Karawang, Rabu (12/10/2016) siang, mereka menuding kepala desanya telah menyelewengkan dana BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) anggaran tahun 2015 sebesar Rp 43.939.427.

Dijelaskan Pengawas BUMDes Pasirtanjung, Ade Junaedi, kepala desanya sudah dilaporkan oleh warga ke polisi terkait anggaran BUMDes yang digunakan untuk kepentingan pribadi kepala desa. Hal ini dilakukan karena BPD Pasirtanjung dianggap mandul menangani dugaan tersebut.

"Yang kami tuntut keterbukaan kepala desa (soal dana BUMDes, red), sebab ini bukan rahasia, semua warga sudah mengetahuinya. Kami sudah mengingatkan kepala desa untuk transparan, tetapi kepala desa malah terkesan menantang," kata Ade.

Selain BUMDes Rp 43.939.427, kepala desa juga dianggap tidak transparan soal dana desa bangunan Rp 42 juta. Dengan hal ini,   kepala desa dinilai tidak sesuai dengan harapan masyarakat, sebab menggunakan dana desa untuk kepentingan pribadi.

"Kami tidak ada tujuan menjatuhkan, tetapi memang kepala desa ini tidak punya itikad baik, kami sudah melaporkan hal ini ke camat dan polisi," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi A, Teddy Lutfiana mengaku, jika tudingan warga ini sudah masuk ke ranah hukum polisi, DPRD tidak bisa berbuat banyak, kecuali menunggu kepala desa itu di proses sesuai hukum oleh polisi. Namun begitu, Teddy menerima masukan soal ini dan akan melakukan pantauan langsung untuk menyelesaikan hal ini.

"Kami ingin mendengar juga pernyataan dari kepala desa, sayangnya kepala desa tidak hadir di sini," jelas dia.

Hal senada disampaikan anggota Komisi A DPRD, Fajar, meski kesal dengan perlakuan kepala desa, dia berharap warga tetap harus mengedepankan praduga tak bersalah.

"Jika ini sudah dilaporkan ke polisi, berarti tinggal menunggu prosesnya," kata Fajar.

Selain anggota dewan, hadir Kepala BPMPD, Ahmad Hidayat dan Camat Lemah Abang, Hamdani. Keduanya hadir sebagai penengah perihal yang dilaporkan warga kepada DPRD dan polisi.

Dijelaskan Ahmad Hidayat, pihaknya hanya sebagai pembina untuk mengoptimalkan desa-desa se-kabupaten. Penanggungjawab keuangan adalah kepala desa, berkenaan dengan BUMDes yang bersumber dari dana desa ini masuk ke dalam APBDes yang telah dirumuskan dan disahkan oleh kepala desa dan BPD.

"Dana Desa Pasirtanjung sebesar Rp 292.929.516 dan pencairannya terbagi tiga tahap," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ahmad Hidayat menyatakan, aduan soal kepala desa bisa diselesaikan pihaknya hingga pelaporan ke inspektorat, tetapi yang dilakukan warga ini langsung pelaporan ke polisi, sehingga pihaknya pun tidak bisa menjamah persoalan ini jika sudah masuk ranah hukum kepolisian, kecuali menunggu kepala desa yang bersangkutan diproses oleh polisi. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -