Aturan Pengguna Elpiji 3 Kg Tidak Jelas

KARAWANG, KarawangNews.com - Belum ada aturan jelas batasan pengguna gas elpiji 3 Kg, sebab hingga kini masih banyak orang kaya menggunakan gas tabung melon itu untuk kebutuhan memasak.

Seperti diungkapkan warga Rengasdengklok, Didi Urbaini, Jumat (7/10/2016) pagi. Hasil pantauannya, keluarga yang mampu menghabiskan hingga 5 tabung gas 3 Kg selama sebulan, sedangkan keluarga miskin menghabiskan 1 tabung selama 24 hari.

"Belum jelas mana hak orang miskin dan yang tidak boleh (orang kaya, red), karena di tabungnya tertulis hanya untuk masyarakat miskin, kenyataannya gas 3 Kg itu banyak digunakan orang kaya," kata Didi.

Akibat penggunaan yang tidak dibatasi, sambung Didi, elpiji 3 Kg sering habis, sehingga warga miskin kesulitan mencari bahan bakar memasak ini.

"Sejak kemarin, masyarakat terlihat malang melintang hilir mudik, ada yang ke barat, ke timur, ke utara untuk mencari gas elpiji 3 Kg," ungkap Didi.

Bagi warga miskin, kata Didi, tidak bisa beralih ke elpiji non subsidi 3 Kg atau 12 Kg, selain harga tabung yang mahal, isi ulangnya pun harganya tak terjangkau. Beda dengan orang kaya, dengan mudah beralih ke tabung elpiji ukuran besar, setelah gas 3 Kg langka di pasaran.

"Terutama warga yang tinggal di dusun-dusun, elpiji yang langka ini sangat menyulitkan," akunya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -