PKBM Harus Kerjasama Memajukan Pendidikan

Heru Saleh.
KARAWANG, KarawangNews.com - Sebanyak 15 lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Karawang mengikuti pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat (PTK Dikmas) di PKBM Assolahiyah, Kampung Cilempung, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Rabu (14/9/2016) siang.

Nara sumber pelatihan ini yaitu Kepala Seksi Program dan Evaluasi, Pusat Pengembangan PAUD dan Dikmas Provinsi Jawa Barat, DR. H. E. Dede Suryaman. Dalam paparannya dia menjelaskan, untuk mendapatkan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan standar nasional pendidikan, maka semua PKBM harus membangun kerjasama yang baik dalam pengelolaan pendidikan.

"Ini wajib dilakukan oleh lembaga yang sudah terakreditasi, yang selalu mengedepankan mutu layanan pada setiap program pendidikan non formal yang diselenggarakan," jelasnya.

Selain itu, dia memaparkan mengenai tugas atau kegiatan lab site PAUD dan PKBM, yaitu harus melakukan uji coba dan penerapan model kepada satuan pendidikan formal yang terdekat dengan lab site percontohan PAUD Dikmas.
Kemudian melaksanakan kegiatan peningkatan mutu PTK di sekitar lab site atau di tingkat kabupaten/kota.

Selanjutnya, melakukan kegiatan pengembangan budaya baca. yaitu melalui sosialisaai kepada orang tiap peaerta didik, masyarakat dan tokoh masyarakat. Juga melakukan publikasi dan promosi lab site, melalui website PP PAUD dan Dimas Jawa Barat maupun melalui media massa.

Diakuinya, PKBM Assolahiyah ini merupakan 9 PKBM se-Jawa Barat yang mendapat kerjasama penyelenggaraan lab site percontohan Paud dan Dikmas Provinsi Jawa Barat, dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. 9 Kabupaten/kota itu diantaranya Kabupaten Garut, Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Karawang, Subang dan Kabupaten Sukabumi.

Kasi Kesetaraan PNFI Karawang, H. Undang Supriyadi yang hadir di acara ini menjelaskan, secanggih apapun teknologi, yang terpenting adalah kualitas manusianya, sebab saat ini sudah mulai terasa peralihan teknologi dan pesatnya perkembangan ekonomi dunia. Untuk itu, PKBM dan lembaga kursus harus bisa memulainya dengan menguasai Teknologi  Informasi (IT).

"Setiap lembaga harus punya tenaga sendiri yang menguasai IT, sehingga menjadi lembaga-lembaga yang pionir, kaitan dengan peningkatan mutu," jelasnya.

Di tempat sama, Direktur PKBM Assolahiyah, Heru Saleh menyatakan, pendidik dan tenaga kependidikan sangat dominan meski perkembangan teknologi informasi sangat cepat. Untuk itu, faktor pendidikan harus bisa ditingkatkan lagi, diantaranya melalui pelatihan PTK yang diselenggarakan PKBM-nya ini. Dari hasil ini, dia berharap PKBM yang hadir bisa menyampaikan informasi ini ke masyarakat di wilayahnya masing-masing.

"Kebetulan sekarang Hari Jadi Karawang ke-383, PTK ini diharap memiliki daya saing tinggi untuk meningkatkan pendidikan non formal di Karawang, agar masyarakat pun siap menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)," ungkapnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -