Baru 55% Dibangun, Unit Apartemen Mahogany Terjual 71%

KARAWANG, KarawangNews.com - PT Wijaya Karya (Wika) Gedung Property melaksanakan 'topping off' tower 1 apartemen Tamansari Mahogany, Jalan Interchange, Karawang Barat, Sabtu (3/9/2016). Sejak dibangun April 2015, kini apartemen tersebut sudah terjual 71%, sementara pembangunannya baru selesai 55%.

Dijelaskan Direktur Pembangunan Properti PT Wika, Nur Al Fatah, kepada wartawan di sela acara ini, alasan perusahaannya membangun apartemen di Karawang, yaitu setelah melihat situasi ekonomi dan industri Karawang yang begitu pesat pembangunannya, juga banyak penduduk Jakarta dan Bekasi yang bekerja di Karawang, sehingga butuh tempat tinggal seperti apartemen ini.

Dari 71% pembeli ini, sekitar 50% konsumennya adalah warga Karawang dan 50% lagi adalah warga Jakarta yang bekerja di Karawang. Tak hanya sebagai tempat tinggal, apartemen ini pun merupakan investasi yang menguntungkan.

Bagi pembeli yang ingin menyewakan apartemennya, pihak apartemen memberikan kemudahan, yaitu dengan rental management, pemilik bisa menentukan harga sewa, periode sewa, penggunaan pribadi hingga interior.

Produk apartemen Tamansari Mahogany telah mengalami peningkatan harga, sekitar 30% per tahun. Wika Gedung sebagai pengembang sangat optimis prospek investasi properti di Karawang Barat ini.

Harga yang ditawarkan per unit, dimulai dari Rp 285 juta untuk tipe kecil hingga Rp 500 juta-an. Unit yang ditawarkan yaitu type Studio A dengan satu tempat tidur ukuran 21,73 meter persegi, Studio B ukuran 25,62 meter persegi, kemudian type dua tempat tidur A ukuran 48,02 meter persegi dan B ukuran 54,35 meter persegi.

"Tamansari Mahogany memberikan kemudahan serta kepraktisan jangkauan maupun fasilitas pendukungnya," kata Nur Al Fatah.

Dia memaparkan, serah terima perdana kepada konsumen yang telah membeli unit di tower 1 akan bisa menempati apartemennya ini sekitar Juli 2017. Bersamaan dengan itu, pihaknya tengah membangun tower kedua, yang akan dipasarkan jika penjualan tower 1 mencapai 80%.

Diakuinya, minimnya lahan untuk pemukiman di Karawang yang memacu Wika Gedung memberanikan diri membangun hunian vertikal, perbandingannya sekitar 794 unit apartemen ini hanya membutuhkan lahan seluas 1 Ha, berbeda dengan perumahan yang membutuhkan lahan sekitar 10 Ha.

Wika Gedung merupakan pengembang hunian vertikal pertama, yang merealisasikan kebutuhan tempat tinggal dengan lokasi strategis, hanya 500 meter dari pintu tol Karawang Barat.

Di tempat sama, Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana yang mengikuti prosesi 'topping off' ini mengatakan, pihaknya akan membuat aturan jelas mengenai hunian vertikalisasi untuk hunian apartemen, condotel, termasuk perkantoran.

Pada kesempatan ini, Cellica bersama PT Wika melaksanakan 'topping off' apartemen Tamansari Mahogany di lantai 26 tower 1 yang baru selesai dibangun 55% ini. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -