Warung Kecil Mati, Minimarket Harus Distop

KARAWANG, KarawangNews.com - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Kabupaten Karawang, Ir. Hanafi menyatakan, banyaknya minimarket yang menjamur hingga pedesaan sudah mematikan usaha warung kecil milik penduduk setempat. Ini harus kembali dikaji untuk membatasi jumlah minimarket, agar tidak mengganggu ekonomi rakyat kecil.

"Kita bukan anti (minimarket, red), tetapi ada usaha kecil yang harus dilindungi," tandasnya, Rabu (20/7/2016).

Diakuinya, kelebihan belanja di minimarket harganya stabil dan belanjanya nyaman, tetapi menjamurnya minimarket ini sudah banyak dikeluhkan pedagang kecil yang memiliki kios dan warung kecil. Seperti di daerah Klari, sudah banyak toko dan warung kecil milik penduduk setempat yang gulung tikar akibat maraknya minimarket.

Dia menyebutkan, pihaknya masih ada kendala untuk mendata jumlah minimarket se-kabupaten, untuk menghitung jumlah ini perlu konsultan khusus. Sebab bagaimanapun, ini harus ada kajian sesuai keputusan Menteri RI yang menyebutkan, daerah wajib menetapkan minimarket yang disebut sebagai toko modern.

"Jika kelebihan di daerah itu, maka harus distop," kata Hanafi. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -