Siswa Refleksi Kemerdekaan di Pinggir Citarum

KARAWANG, KarawangNews.com - Sebanyak 26 siswa SMK Ristek dan SMK Perbankan Indonesia kemah di pinggir Sungai Citarum, Dusun Sasak, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Selasa (16/8/2016) malam. Kemah ini dimaksudkan sebagai refleksi hari kemerdekaan 17 Agustus yang berwawasan kearifan lokal.

Tepat tengah malam, sebanyak 26 siswa anggota Rispala Sadawana ini mengikuti renungan malam, rasa syukur pada anugerah Tuhan yang telah memberi kemerdekaan kepada tanah air, juga diingatkan supaya mencintai lingkungan.

Kepala SMK Perbankan Indonesia, Bambang Pranowo mengungkapkan, selama ini momentum kemerdekaan lebih banyak kepada eforia saja, senang sesat dan kemudian melupakan, tidak mengambil nilai dan semangat yang bisa diaplikasikan kepada pembangunan.

Kata dia, kebanyakan berasumsi acara 17-an harus meriah dan harus kelihatan wah, terkesan spektakuler, hingga akhirnya moment 17-an itu disalahgunakan untuk menarik dana ke masyarakat, sebab banyak beranggapan 17-an harus ada dana besar, membuat acara dan kesannya hura-hura.

"Energi dan semangat anak-anak ini harus diarahkan dengan benar dalam mengisi kemerdekaan ini tidak melupakan kearifan lokal, supaya mereka lebih mengenal lingkungan secara baik," ucapnya, di sela kegiatan ini.

Betapa kearifan lokal, sambung Bambang, sudah memberikan kehidupan banyak kepada masyarakat terdahulu hingga sekarang, ini perlu dibangkitkan kembali. Untuk itu, para pelajar yang merupakan generasi bangsa ini harus memiliki peran  membangkitkan kearifan lokal.

Kata Bambang, Sungai Citarum ini adalah aset Karawang, karunia Tuhan yang dimiliki masyarakat secara turun temurun, dia ingin mengingatkan kembali Citarum sudah memberikan banyak manfaat kepada masyarakat Karawang, sebab kehadiran sungai ini dianggap tidak ada, makanya dia mengajak siswa dari eforia berlebihan di malam 17-an.

"Ini harus diapresiasi, karena mereka jauh dari rumah dan teman-temannya yang pesta di malam 17-an, juga supaya siswa tahu bahwa kita hidup di atas air dan harus bersahabat dengan air. Selama ini banyak masyarakat yang tidak tahu peta Citarum," paparnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -