Wabup Bakal Copot Kepsek yang Pelonco Siswa Baru

KARAWANG, KarawangNews.com - Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) memantau pelaksanaan Masa Orientasi Sekolah (MOS) siswa baru di SMAN 1 Karawang, Selasa (19/7/2016) pukul 12.30 WIB. Ini dilakukan Wabup dalam rangka meneruskan surat edaran Mendikbud terkait larangan perpeloncoan MOS di awal penerimaan siswa baru.

"Insya Allah di Karawang steril, jika ada nanti saya laporkan ke bupati dan kepala sekolahnya kita copot," kata Jimmy, kepada wartawan.

Diketahui, berdasarkan Lampiran III Permendikbud No.18 Tahun 2016 secara tegas sekolah dilarang mewajibkan siswa baru untuk memakai atribut yang aneh-aneh, seperti tas karung, tas belanja plastik, kaos kaki warna-warni, aksesoris di kepala yang tidak wajar, alas kaki tidak wajar, papan nama yang berbentuk rumit dan menyulitkan pembuatannya, termasuk atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.

Hal ini pun disampaikan Jimmy kepada senior kelas SMAN 1 Karawang, dia meminta agar senior kelas tidak melakukan hal-hal diluar edukasi, kecuali untuk hiburan yang diperankan siswa baru sebagai kreativitas positif.

Kepada siswa baru, Jimmy menyampaikan, sebagai edukasi awal, pelajar tidak usah bertanggungjawab pada lingkungan,  tetapi bertanggungjawab pada dirinya sendiri, apakah kaos kakinya sudah rapi, apalah rambutnya sudah mencerminkan siswa sekolah dan apakah datang ke sekolah tepat waktu.

Disebutkan Jimmy, dari 24 jam sehari, pelajar harus menyisihkan 1 jam untuk hiburan. Ini perlu dilakukan di tengah penatnya pelajar menyelami berbagai bidang ilmu dari sekolah, sehingga pelajar bisa rileks dan merenggangkan otak agar tidak terlalu berpikir keras.

"Jangan sampai 24 jam untuk belajar terus, sisihkan 1 jam untuk refresing otak, untuk tertawa, untuk chating bersama temen, untuk menyalurkan hobi," ungkapnya.

Kepala SMAN 1 Karawang, Dwi Setyono Agus memastikan sekolah tidak akan ada perpeloncoan, sesuai edaran Permendikbud No. 8 Tahun 2016. Selama MOS tiga hari sejak Senin hingga Rabu besok, pihaknya mengisi kegiatan siswa baru itu dengan materi hukum yang disampaikan Polres Karawang, juga menghadirkan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mengisi materi bahaya narkoba dan HIV Aids juga pemateri oleh pihak sekolah memperkenalkan Wiyata Mandala dan tata tertib sekolah.

"Kita juga akan melakukan tes urin bagi siswa baru yang nanti dilaksanakan BNN," kata Dwi.

Dia menyebutkan, pada tahun ajaran 2016-2017 ini, SMAN 1 Karawang telah menerima siswa sebanyak 360 siswa baru dengan 9  rombongan belajar. Total seluruh siswa di sekolah ini sebanyak 1.037 siswa kelas X hingga kelas XII. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -