Tragedi Cimahi, Keluarga Sopir Bus Meminta Maaf

KARAWANG, KarawangNews.com - Jenazah sopir bus Parahyangan, Karsim Jamaludin, dimakamkan di pemakaman umum Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Karawang, Sabtu (9/7/2016) siang. Pihak keluarga meminta maaf kepada seluruh korban lainnya yang tewas dan terluka akibat peristiwa kecelakaan bus yang dikemudikan Karsim.

Karsim adalah sopir juga satu dari sembilan korban tewas akibat kecelakaan beruntun di Jalan Kolonel Masturi KM 4, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi, pada Jumat (8/7/2016) sekitar pukul 15.30 WIB. Diduga, bus Parahyangan bernomor polisi T 7035 DL ini mengalami rem blong.

Sebelum dimakamkan, jenazah korban disemayamkan dan disholatkan di rumah duka oleh warga setempat. Pemakaman  diiringi isak tangis keluarga dan istri korban, pihak keluarga mengaku kaget dan syok berat ketika polisi memberikan kabar duka akibat insiden rombongan bus yang dikemudikan Karsim rem blong dan menabrak pengendara lain.

"Kami atas nama keluarga Karsim, sopir bus, meminta maaf kepada seluruh korban kecelakaan, kami harap keluarga korban bisa memaafkan korban (Karsim, red) yang juga ikut tewas dalam kecelakaan ini," kata kakak korban, Saman, dengan nada sedih dan berlinang air mata.

Diketahui, bus tersebut mengangkut rombongan sekitar 50 orang warga asal Karawang yang berliburan ke Curug Cimahi di Parongpong. Usai liburan, rombongan hendak kembali pulang, tetapi nahas di jalan menuju Padalarang bus mengalami rem blong.

Kemudian bus menabrak pembatas perumahan The Orchard dan bengkel tambal ban, laju bus yang tak terkendali ini terus mendorong benda yang ditabraknya, kemudian menabrak kijang kapsul yang sedang berhenti, lalu menabrak Katana dan terbalik.  Tak terhenti sampai di situ, bus pun menabrak dua kendaraan bermotor yang datang dari arah Cimahi menuju Cisarua.

Masing-masing satu penumpang dari dua mobil yaitu Suzuki Katana bernomor polisi E 1543 KY dan Kijang Kapsul bernomor polisi B 7148 D meninggal dunia di lokasi kejadian. Semua korban meninggal serta korban luka berat dan ringan sudah dibawa ke Rumah Sakit Cibabat Kota Cimahi.

Dirut Rumah Sakit Cibabat, Triyas Nugrahadi menyebutkan, korban meninggal yang ditangani pihaknya mencapai sembilan orang, tujuh diantaranya meninggal di lokasi kejadian, sementara dua lainnya tidak tertolong saat penanganan di rumah sakit.

Korban meninggal dunia secara keseluruhan yang telah diidentifikasi yaitu, empat orang pengendara motor, tiga orang penumpang bus, satu orang penumpang Kijang Kapsul dan yang terakhir penumpang Suzuki Katana. Sedangkan, 29 orang korban lainnya mengalami luka ringan dan sedang.

Berikut ini daftar korban meninggal dunia:

1. Karsim Jamaludin pengemudi bus.
2. Endang Dedi kernet bus.
3. Fan Yen penumpang mobil Toyota Kijang.
4. Kusnaedi pengendara motor.
5. Neneng penumpang motor.
6. Odas pengendara motor.
7. Tiara penumpang motor.
8. Rahmat Taulubis penumpang bua
9. Neneng Harnengsih penumpang mobil Suzuki Katana. 

(had/berbagai sumber)
sumber foto: net
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -