Tak Loyal di Golkar Bakal Dibuang

KARAWANG, KarawangNews.com - Meskipun masih ada beberapa pihak di internal partai menganggap jika Musda Golkar Karawang belum selesai, namun secara diam-diam partai berlambang pohon beringin ini sudah mengajukan kepengurusan baru ke DPP Partai Golkar Provinsi Jawa Barat.

Terlebih beberapa kader Golkar yang dianggap tidak loyal dan tidak patuh terhadap keputusan hasil musyawarah mufakat di Musda Golkar ini akhirnya dikabarkan akan "dibuang" atau tidak dimasukan ke dalam struktur kepengurusan Golkar yang baru.

Disinggung apakah proses Musda Golkar sudah selesai atau belum, mantan Ketua DPD Golkar Karawang, Dadang S Muchtar (Dasim) menegaskan, Selasa (19/7/2016) siang,  jika perhelatan Musda Golkar sudah final. Terlebih Dasim memiliki alasan sendiri mengapa putusan hasil Musda Golkar tahun ini dilakukan melalui musyawarah mufakat.

"Kita berorganisasi itu ada aturannya, Golkar itu dari dulu selalu menggunakan asas loyalitas dan disiplin. Kalau kata pimpinan A ya harus ngikutin A. Musda Golkar sudah 'clear', karena yang terpenting kedua kandidat sudah sepakat," tutur Dasim.

Kembali disinggung masih ada beberapa pihak yang menginginkan agar Musda Golkar kembali digelar melalui proses demokrasi pemilihan, Dasim memastikan jika beberapa pihak tersebut merupakan kader Golkar baru yang hanya ingin membuat gaduh di internal Golkar.

"Memang ada beberapa pihak yang menginginkan supaya Musda Golkar ini jadi ricuh, kemudian mereka akan muncul sebagai pahlawan dengan tujuan ingin menjadi Ketua DPD Golkar, tapi saya anggap mereka bukan orang asli Golkar. Mereka orang-orang yang sama sekali tidak mengetahui tentang Golkar," kata Dasim.

Sebagai langkah final jika Musda Golkar Karawang ini sudah selesai, sambung Dasim, saat ini ketua dan sekretaris DPD Golkar terpilih sedang mengajukan struktur kepengurusan Golkar yang baru. Dasim berharap setelah ini tidak ada lagi pericuh Golkar yang hanya mementingkan kepentingan pribadi di atas kepentingan partai.

"Coba tanya aja sama ketua dan sekretaris terpilih, sekarang kan lagi pengajuan struktur kepengurusan yang baru. Itu artinya  Musda Golkar benar-benar sudah final. Sekali lagi saya tegaskan jika dari dulu Golkar itu memakai asas PDLT, prestasi, dedikasi, loyalitas dan totalitas," tegas Dasim.

Pada kesempatan berbeda, saat wartawan mencoba melakukan konfirmasi mengenai pengajukan struktur kepengurusan DPD Golkar yang baru kepada Ketua DPD Golkar terpilih, Sri Rahayu Agustina, sampai dengan berita ini diterbitkan belum ada jawaban resmi dari pihak bersangkutan. Sri hanya menjanjikan akan menyampaikan stuktur kepengurusannya pada saat menjelang pelantikan kepengurusan DPD Golkar. (adk)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -