Jimmy Bongkar Gerbang Sekolah yang Digembok Warga

KARAWANG, KarawangNews.com - Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) membuka paksa gembok yang mengunci gerbang SMKN 1 Rengasdengklok, setelah dua jam gerbang sekolah itu digembok warga, Selasa (26/7/2016) siang. Warga mendesak, calon siswa baru titipan yang tidak diterima sekolah ini bisa masuk.

Tepat pukul 09.00 WIB, Jimmy datang ke sekolah itu, setelah mendengar gerbang sekolah ini digembok warga pukul 07.00 WIB. Sesampainya di sekolah, Jimmy langsung membongkar paksa gembok menggunakan palu.

Sedangkan, warga yang melakukan aksi gembok itu menyatakan protes, siswa baru titipan mereka tidak diterima di sekolah ini. Tercatat, sebanyak 170 calon siswa titipan itu ditolak sekolah, akibat kelebihan kuota.

Seperti dikatakan Kepala SMKN 1 Rengasdengklok, Wawan Cakra, sekolahnya hanya menerima siswa baru tahun 2016 ini sebanyak 520 siswa. Kata dia, jumlah siswa itu akan belajar satu shift dari pukul 07.00-15.00 WIB, jika ditambah 170 siswa, sekolah harus membuka kelas baru.

"Kami tidak bisa membuka kelas baru," kata Wawan, menyatakan jumlah penerimaan siswa baru ini sudah sesuai aturan pemerintah.

Menanggapi hal ini, Jimmy memberi kebijakan agar sekolah  menambah 3 siswa baru tiap kelas, sehingga per kelas menjadi 40 siswa dari yang ditetapkan semula 37 siswa. Terlepas dari kebijakannya ini, Jimmy tidak menjamin semu siswa titipan bisa diterima di sekolah negeri ini.

"Saya tidak bisa memaksakan hal ini (siswa titipan, red) kepada pihak sekolahan, saya hanya mencari solusi, tentu sekolah tidak dapat menampung hingga 170 siswa tersebut," ujar Jimmy.

Kata Jimmy, keputusan kepala sekolah untuk tidak menambah kelas ini untuk menghasilkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik. Ini pun untuk memperbaiki lulusan kerja, karwna banyak tenaga kerja asal Karawang memiliki etos kerja yang buruk di mata perusahaan.

"Kita terus lakukan perbaikan di dunia pendidikan, kalau misalnya sekolah dianggap tidak transparan, maka tahun depan kita akan buat spanduk penerimaan jumlah kuota pelajar di setiap sekolah," tandas Jimmy. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -