Air ke Sawah Tak Lancar, Warga Banyusari Mendatangi Wabup Jimmy

KARAWANG, KarawangNews.com - Puluhan petani dari empat desa di Kecamatan Banyusari berbondong-bondong mendatangi rumah dinas Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari (Jimmy), Jumat (15/7/2016) pukul 08.00 WIB, mereka mengadu terkait saluran irigasi persawahan yang rusak. Juga, tanaman padi mereka yang tercemar limbah ikan tambak.

Keempat desa itu yakni Desa Cicinde Utara, Cicinde Selatan, Pamekaran dan Desa Jayamukti di Kecamatan Banyusari. Sekitar 450 hektar sawah di empat desa itu kekeringan akibat saluran irigasi yang jebol, sehingga tidak mengalirkan air secara normal ke sawah tersebut.

Seperti diungkapkan seorang petani, Nalim (45), akibat air irigasi surut, sawahnya kekurangan air, sehingga panen imal. Sejak tahun 2008 produksi padi di empat desa ini menurun, hasil panen menciut dari 7 ton per hektare menjadi 4 ton.

"Masalah ini tanpa solusi berati, kami selalu pusing ketika musim tandur tiba, karena airnya terlalu sedikit," katanya.

Tak hanya soal tanggul jebol, sawah di empat desa ini tercemar air limbah ikan asin yang dibuang ke sungai, sehingga sungai tercium bau busuk dan airnya pun masuk ke celah-celah saluran tersier pesawahan. Ini menjadi kendala dan dilema bagi petani setempat, sebab persoalan ini tak pernah ada solusi.

Menanggapi hal ini, Jimmy mengatakan, persoalan ini sudah diketahuinya sejak lama, dia akan memprioritaskan perbaikan semua saluran air irigasi, termasuk saluran air di empat desa tersebut.

"Memang sudah saatnya saluran irigasi diperbaiki lagi," kata dia, bercerita produksi padi turun akibat saluran air yang tak lancar ke sawah, ini terjadi di seluruh kecamatan se-kabupaten. (lut)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -