Secangkir Kopi Untuk Karawang

Warga Menulis
Oleh: Afifudin
Mahasiswa Hukum Pidana Islam Universitas Islam Negeri SGD Bandung
Ditulis: Minggu (5/6/2016)

Apa itu Mahasiswa? secara umum merupakan orang yang belajar di perguruan tinggi, baik di Universitas, Institut atau Akademi. Mereka yang terdaftar sebagai murid di perguruan tinggi dapat disebut sebagai mahasiswa. itu sedikit gambaran terkait apa itu mahasiswa. Mahasiswa yang digadang-gadang sebagai agent social of change (agen perubahan sosial) sudah sewajarnya memiliki cita-cita luhur mendorong dan berkontribusi untuk bangsa kearah yang lebih baik.

Begitu juga mahasiswa yang asal Karawang baik yang berstudi di Karawang sendiri, maupun di luar Karawang, memiliki keinginan untuk membantu kinerja Pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan yang berkearifan lokal, juga tak gentar untuk mengkritik kinerja Pemerintah ketika lalai dalam menjalankan programnya.

Adalah sekumpulan mahasiswa Karawang yang tergabung dalam beberapa organisasi daerah kemahasiswaan, yang terdiri dari IMAKA (Ikatan Mahasiswa Karawang), KEMPAKA (Keluarga Mahasiswa Pelajar Karawang) Bandung Raya, KMIK (Keluarga Mahasiswa Islam Karawang) Jakarta, HAMKA (Himpunan Mahasiswa Karawang) Banten, HIMKA (Himpunan Mahasiswa Karawang) Bandung, yang berkumpul pada sabtu malam, di salah satu kosan pengurus IMAKA di jalan pangkal perjuangan  KM 1 di belakang STMIK Kharisma.

Beni, selaku koordinator acara yang merupakan ketua umum KMIK mengatakan, kumpulan ini merupakan silaturahim awal untuk ngopi dan berdiskusi antar pengurus Orda kemahasiswaan Karawang.

Acara yang terbilang dadakan ini sangat diapresasi oleh seluruh aktivis orda yang datang. Seia piantara, tuan rumah dalam acara ini yang merupakan ketua umum IMAKA berterima kasih dengan adanya acara ini, karena acara ini kita bisa saling bertukar pikiran dan melihat kondisi Karawang hari ini, karena saya mungkin bisa dibilang tau kondisi Karawang karena memang sehari-hari ada di Karawang, tidak seperti akang-akang yang berstudi di luar Karawang.

Seia memaparkan program kerja IMAKA hampir sekitar 85 % langsung bersentuhan dengan masyarakat, agenda terdekat kita ialah survey dan mengadvokasi ke masyarakat ke daerah pantai pisangan yang terkena abrasi, dan akan melakukan audiensi dengan dinas terkait.

M Anton Samudera, selaku ketua umum KEMPAKA Bandung Raya, mengapresiasi acara ini, karena menurutnya, kita perlu bertukar pikiran dan gagasan, untuk membahas Karawang hari ini, dan KEMPAKA siap membantu orda lain ketika ada agenda yang bersifatnya publik. Silaturahim ini harus terus terjaga sampai waktu yang panjang.

Dalam ngopi, rumpi dan diskusi tersebut, membicarakan beberapa masalah Karawang hari ini, seperti, Pemerintah yang harus menjaga pesawahan yang mulai tergerus arus industrialisasi, minimnya sosialisasi produk hukum yang dihasilkan pemerintah daerah yang sulit diakses, maraknya begal dan seks bebas dan lain-lain.

Dalam forum ini, KEMPAKA, IMAKA, KMIK, HAMKA dan HIMKA, siap membantu kinerja pemerintah daerah dan siap pula untuk mengkritik dan mengawal jalannya pemerintahan selama satu periode. (**)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -