Rumah Rp 690 Juta - Rp 1,4 M Summarecon Tahap 1 Ludes Terjual

KARAWANG, KarawangNews.com - PT Summarecon Agung Tbk sukses menjual 254 unit rumah tahap pertama hanya dalam hitungan jam, pada penjualan perdana Summarecon Emerald Karawang,  Sabtu (18/6/2016) siang di Hotel Mercure, Karawang.

Untuk tahap pertama ini, ditawarkan Advani Home sebanyak 254 unit yang terdiri dari tipe Aurora ukuran 6x11 meter persegi, kemudian tipe Sonata 7x11 dan 7x13, juga tipe Infinity 8x13, semua unit yang ditawarkan merupakan rumah hunian dua lantai.

Rumah tersebut memiliki opsi layout yang maksimal, terdiri dari dua pilihan, yaitu dua lantai dan tiga kamar tidur, kemudian dua kamar mandi, ruang keluarga, ruang makan dan taman di depan serta belakang rumah.

Hunian mewah yang ditawarkan mulai harga Rp 690 juta hingga Rp 1,4 milyar per unit ini juga dilengkapi fasilitas thematic landscape bergaya Jepang, joging track, pedestarian serta fasilitas ekslusif club house berupa kolam renang anak dan dewasa, juga children playground dan multi function room.

Untuk keamanan, hunian ini dijaga 24 jam dengan sistem keamanan terpadu melalui double security yang dilengkapi dengan kamera pengawas jarak jauh atau CCTV.

Albert Luhur.
Director PT Summarecon Agung Tbk, Albert Luhur di sela penjualan perdana menjelaskan, antrian peminat mencapai 300 orang, mereka sebagian besar warga Karawang, juga warga luar Karawang, seperti Bogor, Jakarta, Purwakarta, Bandung, termasuk Surabaya yang bekerja di perusahaan industri Karawang.

"Kita bersyukur hari ini didatangi peminat 300 orang, sehingga 254 unit terjual," kata Albert.

Dijelaskannya, selisih harga rumah yang memiliki kelebihan tanah atau hook hanya 30 persen dari harga rumah. Rencananya, penjualan tahap kedua akan secepatnya dibuka, mengingat peminat rumah mewah Summarecon Emerald Karawang cukup tinggi.

Ramai dan terjadi antrian panjang pada penjualan perdana Summarecon Emerald Karawang
tahap pertama di Hotel Mercure.
Cluster Advani Homes menjadi cluster pertama yang dihadirkan, untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang sehat dan berwawasan lingkungan. Antusiasme yang tinggi dari masyarakat Karawang dan sekitarnya terhadap Summarecon Emerald Karawang, ini terlihat dari penuhnya calon pembeli yang memadati aula Hotel Mercure tersebut.

Sebelumnya, telah dilakukan Product Knowledge pada 20 Mei 2016 yang dihadiri ratusan agen properti terkemuka wilayah Jabodetabek, Karawang dan Bandung, sehingga minat beli masyarakat telah melebihi kuota penjualan hunian mewah Summarecon Emerald Karawang tahap pertama ini.

Diketahui, PT Summarecon Agung Tbk adalah salah satu perusaahaan properti terkemuka di Indonesia  yang telah berdiri sejak tahun 1975. Summarecon telah mengembangkan Kelapa Gading yang kini dikenal menjadi Summarecon Kelapa Gading.

Summarecon berhasil mengembangkan dan mengubah kawasan kurang produktif Kelapa Gading menjadi kota terpadu modern seluas 550 dan menjadi tempat tinggal yang diminati masyarakat kelas atas.

Setelah sukses dengan Summarecon Kelapa Gading, mulai tahun 1993 Summarecon mengembangkan kawasan kota terpadu di Serpong dengan nama Summarecon Serpong yang memiliki izin pengembangan seluas 750 hektar, serta mengembangkan Bekasi dengan nama Summarecon Bekasi seluas 240 Ha sejak tahun 2010.

Kemudian, untuk pertama kalinya di tahun 2015, Summarecon mulai mengembangkan unit usahanya di wilayah Gedebage Bandung dengan menghadirkan Summarecon Bandung seluas 300 hektar.

Sampai sekarang, Summarecon telah mengembangkan 4 kawasan kota terpadu, yaitu Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi dan Summarecon Bandung yang terintegrasi dengan area komersial dan pusat perbelanjaan besar, dilengkapi juga dengan fasilitas umum. (spn)

Baca berita lainnya:
Summarecon Bangun 240 Unit Rumah Mewah di Karawang
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -