Protes Pencemaran Lingkungan, Produk Pindo Deli Bakal Diboikot?

KARAWANG, KarawangNews.com - Boikot produk Pindo Deli mengemuka setelah dilakukan diskusi lingkungan yang diprakarsai oleh LSM Lodaya dengan melibatkan sejumlah aktivis lingkungan di Sekretariat LSM Lodaya, Jalan Mangga Keluarahan Nagasari, Karawang, Selasa (21/6/2016) sore.

Wacana dugaan pencemaran Sungai Cibeet oleh PT Pindo Deli mulai jadi pemantik terhadap isu-isu kerusakan lingkungan yang ada di Karawang. Para aktivis lingkungan menilai, upaya-upaya yang sudah dilakukan dengan menyelediki dugaan pencemaran hingga melakukan pelaporan kejahatan lingkungan ternyata tidak berdampak apa-apa.

Para aktivis beranggapan, upaya-upaya pelaporan kejahatan lingkungan akan dikalahkan oleh korporasi yang sudah terbiasa mengatasi persoalan dengan kekuatan uangnya.

"Upaya sudah dilakukan, tapi tidak ada tindak-lanjut apa-apa. Makanya, kita berencan akan kampanyekan boikot produk Pindo Deli," kata Ketua LSM Lodaya, Nace Permana usai pertemuan itu, di sela berbuka puasa Ramadhan.

Namun, langkah tersebut akan ditempuh jika aparat penegak hukum serta Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) tidak bisa menindaklanjuti laporan serta bukti dugaan pencemaran sungai yang dilakukan oleh PT Pindo Deli.

Saat ini, dugaan pencemaran atas laporan LSM Lodaya ke BPLH Karawang sudah ditangani oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Saya juga sudah dimintai keterangan oleh Mabes Polri terkait pelaporan pencemaran itu," aku Nace.

Selain itu, dalam pertemuan yang melibatkan organisasi lingkungan dan aktivis lingkungan tersebut bersepakat untuk melakukan aksi ke Gedung Sate, Kantor Gubernur Jawa Barat untuk menyampaikan secara langsung kejahatan-kejahatan lingkungan yang sudah terjadi di Karawang.

"Dalam waktu dekat ini kita juga akan melakukan aksi ke gedung sate," tuturnya.

Dalam diskusi yang dihadiri oleh Karawang Guyub, Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Singaperbangsa Karawang (Mapalaska), Forkadas serta Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jabar ini fokus membedah terkait pencemaran Sungai Citarum dan Cibeet serta rencana pertambangan kawasan karst di Kecamatan Pangkalan. (ep/spn)

foto: ilustrasi, produk Pindo Deli

Baca juga:
Aktivis Lingkungan Tuding Pindo Deli 3 Cemari Cibeet
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -