SMK Perbankan Indonesia Tumbuhkan Naluri Bisnis Bagi Siswa

KARAWANG, KarawangNews.com - Persaingan bisnis global, menjadi tantangan bagi SMK Perbankan Indonesia untuk menumbuhkan naluri bisnis bagi lulusannya sejak sekolah, diantaranya dengan memberikan penguatan pada mata pelajaran kewirausahaan.

"Siswa diperkenalkan, bagaimana memecahkan berbagai masalah yang mereka hadapi tentang ekonomi, jadi menghadirkan peluang di sekeliling kita dan dikreasikan menjadi satu hasil," kata Kepala SMK Perbankan Indonesia, Bambang Pranowo, Sabtu (23/4/2016).

Sehingga, semua peluang diciptakan menjadi sebuah hasil dan usaha tidak selalu harus punya modal besar, apa yang dilihat sebagai masalah di sekeliling, maka ini menjadi peluang (baca: One Bottle One Thousand Hope).

"Ini yang harus diperkenalkan dari peluang, dari ide-ide yang diajarkan, ini mematahkan stigma bisnis itu sulit, tetapi dengan praktek itu mudah, ini soal mindset saja," paparnya.
Dijelaskan Bambang, Indonesia negara yang diberikan kesuburan, tetapi masyarakat kini jarang memperhatikan kearifan lokal, sebuah karunia yang terlupakan. Kearifan sudah hilang, karena pragmatisme semua ingin serba mudah, instan, cepat dan ada.

Parahnya lagi, ini menjadi pedoman bagi masyarakat untuk hidup pada masa kini, sehingga soal kesuburan tanah dan kearifan lokal terlupakan, padahal itu bisa menjawab persoalan masyarakat.

Memang ini ada konspirasi internasional melalui teknologi informasi, globalisasi dimanfaatkan negara maju, menciptakan pasar di negara berkembang, sehingga negara-negara berkembang termasuk Indonesia menjadi negara yang konsumtif.

Misalnya, negara maju menciptakan bisnis pada pembentukan merk, mereka membangun merk, sehingga merk sudah sangat kuat dibangun di masyarakat.

"Kita harus angkat kembali tentang kearifan lokal, kebiasaan produktif kita sudah tidak ada, tergerus dengan pola kehidupan baru, masyarakat dikebiri dengan membangun supermarket yang serba ada," ungkapnya.

Di SMK Perbankan Indonesia ini, kata Bambang, sudah diajarkan tentang itu, ini menjadi titik startnya untuk mengembangkan pola pikir siswa yang lebih luas. Sekolah telah memperkenalkan segala aspek bisnis, agar siswa bisa menangkap peluang di sekelilingnya.

"Sehingga keahliannya menjadi pemacu perkembangan, dengan keahlian itu kira-kira apa peluang bisnis yang dimilikinya," kata Bambang.

Diketahui, SMK Perbankan Indonesia membuka jurusan Administrasi, Perbankan dan Akomodasi Perhotelan. Target penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2016-2017 ini sebanyak 500 siswa yang akan dibagi menjadi 12 kelas. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -