Ibu Rumah Tangga Diperkosa 5 Remaja Pengangguran

KARAWANG, KarawangNews.com - Diduga sering nonton film porno dan terpengaruh minuman keras (miras), lima remaja pengangguran nekat memperkosa seorang ibu rumah tangga. Ironisnya, aksi bejat ini dilakukan setelah kelima remaja itu menyekap suami korban.

Kelima pelaku pemerkosaan ini berinisial, KUS, DK, HEN, AN dan TAR yang semuanya merupakan remaja pengangguran. Korban bernama JOM, seorang ibu rumah tangga asal Kampung Pelem, Desa Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya.

Keterangan Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Doni Wicaksono, Senin (9/5/2016) siang di kantornya, para pelaku  memperkosa korban di sebuah ruko kosong, di Kampung Pawarengan, Kecamatan Cikampek.

Diceritakan Doni, para pelaku yang dalam kondisi mabuk ini menghadang pasangan suami-istri JOM dan BA yang  melintas, kemudian tiga pelaku KUS, DK dan HEN menghajar dan menyekap BA, lalu merampas motor korban.

Setelah itu, JOM diancam akan dibunuh jika berontak, kemudian membawanya ke sebuah ruko kosong di Kampung Pawarengan, Kecamatan Cikampek.

Kejadian ini diketahui beberapa hari, kemudian keluarga korban melapor ke Polres Karawang. Tak menunggu lama, setelah identitas tersangka diketahui berdasarkan keterangan pelapor, AKP Doni Wicaksono langsung memerintahkan anak buahnya membekuk kelima pelaku.

Kelima pelaku itu, langsung ditangkap di rumah masing-masing tanpa perlawanan. Selain menangkap para pelakunya, polisi menyita sejumlah barang bukti pakaian dalam korban dan kendaraan yang digunakan pelaku untuk membawa JOM ke ruko kosong itu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku terancam hukuman berlapis, pencurian dengan kekerasan dan pemerkosaan, dengan ancaman penjara selama 12 tahun. (not/spn)
Bagikan berita ini :
Comments
1 Comments

+ komentar + 1 komentar

11 Mei 2016 06.44

Hukum kebiri, plus kurungan seumur hidup.

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -