Hari Tanoesoedibjo: Negara Kita Belum Makmur

KARAWANG, KarawangNews.com - Meski sudah 70 tahun Indonesia merdeka, tetapi negara ini belum makmur. Pergeseran orientasi orde lama ke orde baru hingga reformasi saat ini, hanya menggeser ekonomi negara Indonesia menjadi negara liberal.

Ini diungkapkan Ketua DPP Partai Perindo, Hari Tanoesoedibjo di acara pelantikan 502 pengurus Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta di area pertanian sawah, Kampung Lemah Subur, Kecamatan Tempuran.

"Negara kita belum makmur, posisi kesejahteraan kita masih di 30 persen dari batas minimum negara maju, ini masih rendah," kata dia.

Meski bangsa ini menunggu 10 hingga 20 tahun lagi, kata HT sapaan akrab Hari Tanoe, belum tentu sejahtera, selama konsep pembangunan negara tidak diubah. Indonesia harus menganut ekonomi kerakyatan, sehingga ada kebijakan baik yang diberikan pemerintah kepada masyarakat, meski kekuatan perekonomian tiap daerah berbeda-beda.

Selian itu, pemerintah harus  memberikan harga murah, perlindungan impor agar harga tidak jatuh, kuncinya ada keberpihakan terhadap ekonomi lemah  Jika tidak ada keberpihakan, maka akan ada perlakuan sama, sehingga yang kecil akan semakin tertindas, akibatnya ekonomi Indonesia hanya dilakukan oleh segelintir orang.

"Selama Indonesia belum maju, maka rakyatnya belum makmur, untuk itulah Partai Perindo didirikan, agar Indonesia bisa cepat maju dengan asas mengedepankan kesejahteraan masyarakat," kata pemilik stasiun televisi swasta Indonesia ini.

Kata dia, Indonesia harus diperjuangkan menjadi negara maju, karena negara maju akan mampu mengurusi rakyatnya yang tertinggal. Jika negara kuat, negara yang membayar biaya pendidikan rakyatnya.

Dia juga menyayangkan, setiap janji politik dari partai politik yang sudah lama berdiri tidak pernah terealisasi, ini bisa dilihat dari kondisi ekonomi masyarakat saat ini yang masih tertinggal.

"Negara Indonesia harus maju, sehingga tida berputar-putar di situ-situ saja, kita belum mencapai cita-cita kemerdekaan kita," jelasnya.

Partai politik itu pondasi satu negara, sebab warna satu negara tidak terlepas dari partai politik, bahkan legislatif dan eksekutif pun merupakan produk partai politik. Seyogyanya partai politik menegakan nasionalisme, pendidikan, hukum dan memberantas korupsi.

"Partai Perindo sudah tentu memperjuangkan itu, tetapi ada yang lebih konsisten bagi Perindo, diantaranya bagaimana mengatasi kesenjangan sosial," ujarnya.

Selain melantik DPRt Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta, Hari Tanoe melakukan panen raya di area sawah Kecamatan Tempuran, dia bersama petani menuai padi dan menggilingnya menggunakan mesin perontok.


Acara ini dihadiri Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Karawang, Asep Saepudin, Ketua DPW Partai Perindo Jabar, Ade Wardana dan Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Purwakarta, R. Moch. Ramdan, SE. Juga para kader dari dua kabupaten itu dan para pengurus DPP Partai Perindo. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -