Polisi Karawang Gagalkan Penyelundupan Motor Curian

KARAWANG, KarawangNews.com - Polisi berhasil menggagalkan penyelundupan motor curian, Sabtu (9/4/2016) di Jalan Raya Tanjungpura, Desa Tanjungpura, Karawang Barat. Sebanyak 8 sepeda motor berbagai merk diamankan polisi, kemudian menangkap sopir dan kernet truk saat keduanya mengangkut kendaraan itu.

Sopir yang diketahui bernama ES (27) warga Lampung dan kernetnya bernama GN warga Kabupaten Oku, Sumatera Selatan langsung diringkus polisi, setelah keduanya tidak bisa menunjukan Surat Tanda Kendaraan Nomor Kendaraan (STNK). ES dan GN mengaku, akan membawa sepeda motor itu ke Lampung.

"Pada saat dilakukan pengecekan surat pengantar yang terkait dengan pengiriman barang unit kendaraan yang dimaksud,  teryata tidak ada dan saat dicek beberapa STNK  terindikasi merupakan surat palsu," kata Kapolres Karawang, AKBP AM. Dicky, kepada wartawan, Senin (18/4/2016) siang.

STNK palsu ini diketahui setelah dicek kebenaran masing-masing nomor polisi, ternyata STNK itu bukan peruntukannya. Kemudian, untuk sementara waktu kendaraan sepeda motor sebanyak 8 unit ini diamankan ke Mako Polres Karawang.

Kemudian, Polres Karawang menerima laporan-laporan yang terkait dengan kejadian pencurian motor dan didapatkan 5 laporan polisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kemudian, sejumlah sepeda motor itu dikembalikan kepada pihak pemilik yang sah.

"Kita konsen tangani curanmor karena curanmor mendominasi 80 persen kejahatan di luar rumah maupun di dalam rumah, sekitar 20 persennya adalah kriminal pencurian lainnya," kata Kapolres Karawang.

Sebanyak 8 kendaraan motor curian yang berhasil terjaring polisi ini yaitu, Honda Vario warna violet nomor polisi B 3776 FQV, Honda Beat putih B 3633 FNK, Honda CBR merah T 2767 ML, Yamaha Mio merah B 3240 KDB, Honda putih B 3106 KEL, Honda Supra X tanpa nomor kendaraan, Mio Hitam tanpa nomor kendaraan dan Yamaha Mio T 2991 KR.

Sementara, ES dan GN dijerat Pasal 263 KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara 6 tahun dan KUHPidana 480 dengan ancaman kurungan penjara 4 tahun. Polisi pun menetapkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap AT yang disebut-sebut ES dan GN sebagai penyalur motor hasil pencurian itu. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -