Pasar Rengasdengklok Masih Kumuh

Warga Menulis
Oleh: Enda
Mahasiswa Sosiologi, Universitas Islam Sunan Gunung Djati, Bandung
Ditulis: 4 April 2016

PASAR Rengasdengklok merupakan salah satu pusat transaksi jual-beli masyarakat Karawang terutama beberapa kecamatan di Karawang uatara dan sekitarnya. Banyak masyarakat yang menggantukan mata pencahariannya di Pasar ini, tidak hanya penjual saja, masyarakat yang ada dibeberapa kecamatan di Karawang sangat terbantu dengan keberadaan pasar Rengasdengklok. Selain lokasinya yang strategis berada pada jantung utama akses menuju ke pusat keramaian, Pasar ini juga menyediakan barang dan jasa untuk keperluan sehari-hari rumah tangga.

Permasalahan Pasar Rengasdengklok terletak pada kesemerautan Pasar, terkadang hal ini memicu kemacetan, karena bahu jalan utama di Pasar ini sebagian digunakan oleh pedagang kaki lima yang memasarkan barangnya disembarang tempat. Ini merupakan kesadaran bersama, ketika kebutuhan dan peraturan tidak seimbangan akan memunculkan permasalahan sosial di pasar tersebut.

Belum lagi lahan parkir untuk pembeli, minimnya lahan parkir juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk menerbitkan peraturan yang permanen. Pembeli maupun pemasok barang kebutuhan akan memarkirkan kendaraannya diatas lahan sempit yang menyebabkan sering terjadinya macet dadakan. Belum lagi angkutan kota yang sering ngetem disembarang tempat, hal kecil seperti ini kalau terus dibiarkan akan menghambat tata kelola pasar ini secara berkelanjutan.

Permasalahan lain yaitu membuang sampah sembarangan, lokasi Pasar yang padat oleh para pedagang dan pemukiman warga seakan kekurangan tempat untuk pembuangan sampah sementara disekitaran Pasar. Mobil pengangkut sampah yang disediakan oleh Pemda Karawang kewalahan untuk mengangkut sampah dari Pasar Rengasdengklok, banyak sampah plastik, sayuran busuk dan sampah lainnya yang diletakan disembarang tempat seperti di batas jalan maupun samping jalan utama pasar.

Tidak heran bau busuk di Pasar ini sering tercium akibat tumpukan sampah yang terkena air hujan. Selain itu, tidak berfungsinya lagi terminal Rengasdengklok sangat berpengaruh pada keberadaan pasar. Seharusnya pemerintah daerah menyediakan lahan untuk tempat angkutan kota dan juga ojeg, agar pengelolaan pasar ini terpusat pada kegiatan jual-beli
Keberadaan pasar disuatu daerah akan menjadi pusat perhatian konsumen, keadaan Pasar yang tidak terawat akan menjadi perhatian penjual-pembeli dikala mereka memasarkan dan membeli barang-jasa.

Ini yang menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan pemangku kepentingan lainnya untuk berpartisipasi menjaga dan merawat Pasar ini dengan baik. Seiring dengan pertumbuhan penduduk khusus di sekitar Rengasdengklok dan kecamatan lainnya, pasar akan menjadi pusat komoditi dan destinasi kebutuhan masyarakat secara umum.

Daya saing pasar diera sekarang ini akan tergerus oleh keberadaan Pasar-pasar modern, masyarakat mempunyai penilaian tersendiri ketika datang ke Pasar Rengasdengklok. Area Pasar yang semeraut akan berpengaruh terhadap minat masyarakat untuk membeli kebutuhannya, karena penilaian masyarakat ini mengacu pada kualitas pasar.

Keadaan seperti sekarang ini jangan dibiarkan berlalut dalam slogan resmi pemerintah daerah, wacana tanpa tindakan tidak ada manfaatnya bagi masyarakat.

Pemerintah Daerah dalam hal ini harus mengambil langkah bijak sebagai sarana membangun kembali Pasar yang bersih, kondusif dan berkualitas. Bercermin pada kondisi pasar saat ini bisa diakatakan kurang layak untuk proses transaksi jual beli terutama tempat untuk para pedagang sayur-sayuran.

Pentingnya partisipasi antara pemerintah dan pedagang untuk berkoordinasi membangun pasar sehat di Rengasdengklok ini harus benar-benar dilakukan sebagai upaya meningkatkan daya saing seraya tanpa menghilangkan kebutuhan jual-beli, lokasi pasar sehat ini harus disediakan sedemikian rupa layak lokasi strategis pasar yang ada sekarang ini.

Langkah pemerintah daerah merupakan upaya tersusun untuk menciptakan pasar sehat Rengasdengklok harus menjadi agenda prioritas, pasar sebagai pengembang roda perekonomian ditingkat mikro maupun makro ekonomi dan juga sebagai pusat bisnis masyarakat harus ditata ulang layaknya pasar tradisional lainnya yang mengedepankan aspek kebersihan, keindahan dan keyamanan bagi para pelaku pasar, karena ini akan menambah pendapatan daerah Kabupaten Karawang. (**)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -