Lagi, Jimmy Sidak Pabrik Untuk Menegakan Perda Tenaga Kerja

KARAWANG, KarawangNews.com - Lagi, Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) sidak dua perusahaan di kawasan industri KIIC Karawang Barat, Selasa (12/4/2016) siang, yaitu PT AT Indonesia dan PT Sharp. Dari sidak hari ini dan sebelumnya, Jimmy menyimpulkan, seluruh pabrik belum ada yang memenuhi aturan pemerintah.

Aturan pemerintah yang belum dilaksanakan semua pabrik yang pernah dia sidak, diantaranya Perda No. 1 Tahun 2011 tentang rekrutmen 60 persen tenaga kerja harus warga Karawang dan 40 persen tenaga kerja terbuka untuk warga dari luar Karawang.

Di PT AT Indonesia, tenaga kerja lokal Karawang hanya 29 persen dari 1.432 karyawan. Sedangkan di PT Sharp karyawannya sebanyak 3.214 dengan tenaga kerja asal Karawang hanya 30 persen.

Dengan demikian, Jimmy menegaskan, agar semua perusahaan melaksanakan Perda No. 1 Tahun 2011 dan rekrutmen tenaga kerja melalui satu pintu, yaitu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang. Di dinas ini, calon tenaga kerja akan dilatih lagi dan dipersiapkan mentalnya sebelum masuk kerja di pabrik.

"Kita buat moratorium, Perda No. 1 Tahun 2011 harus dilaksanakan, karena jika tidak dilakukan rekrutmen melalui dinas tenaga kerja malah akan banyak orang yang berbondong-bondong membuat KTP Karawang untuk bisa bekerja di Karawang," kata Jimmy.

Selain Perda tenaga kerja lokal, sejumlah perusahaan belum melaksanakan peraturan pemerintah soal Corporate Social Responsibility (CSR), hampir semua pabrik mengeluarkan dana CSR dengan jumlah yang sangat minim. Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas mengamatkan, setiap perusahaan diwajibkan mengeluarkan dana CSR sebesar 1 hingga 2,5 persen dari keuntungan selama setahun.

Dari hasil sidak ini Jimmy menegasakan, kedepan semua pabrik bisa melaksanakan Perda No. 1 Tahun 2011 dan UU No. 40 Tahun 2007. Jika ini bisa dilakukan, maka tidak akan ada lagi kendala sulit masuk kerja bagi warga asal Karawang, kemudian dari CSR-nya, semua perusahaan di Karawang yang tercatat sebanyak 1.586 pabrik akan memberikan kesejahteraan ke semua desa se-kabupaten Karawang.

Menanggapi itu, Vice Presiden PT. Sharp, Shigeo Noma menyatakan, siap melaksanakan aturan pemerintah seperti yang dipaparkan wakil bupati, pihaknya pun akan merekrut tenaga asal Karawang sesuai Perda tersebut. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -