Jimmy Gebrak Pabrik, Ini Peluang Kerja Bagi Lulusan SMK di Karawang

Drs. Darsono Sumedi.
KARAWANG, KarawangNews.com - Setelah gebrakan Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) melakukan sidak ke beberapa pabrik baru-baru ini, diantaranya terkait Perda No. 1 Tahun 2011, Kepala SMK Ristek, Drs. Darsono Sumedi meminta pemerintah daerah lebih memperhatikan pendidikan kejuruan, untuk mempersiapkan lulusan yang siap kerja.

Sehingga, para lulusan dari sekolah kejuruan ini bisa bekerja sesuai Perda No. 1 Tahun 2011, terkait rekrutmen tenaga kerja perusahaan yang mewajibkan warga asal Karawang sebanyak 60 persen dan asal luar Karawang 40 persen di masing-masing perusahaan.

"Lulusan kita mampu menjadi tenaga profesional di semua pabrik, sesuai jurusan. Saya menyambut baik dengan gebrakan Jimmy yang berusaha menegakan Perda itu, berarti ini peluang bagi lulusan kejuruan Karawang untuk mudah diterima di perusahaan," kata Darsono, dikantornya, Jumat (15/4/2016) siang.

Dengan begitu, berarti angka pengangguran dari lulusan sekolah kejuruan akan minim, jika perusahaan merekrut warga Karawang lebih banyak, diantaranya mereka yang lulus SMA/SMK di Karawang. Sebab, hingga kini, masih banyak lulusan dari sekolah kejuruan yang nganggur, sulit masuk kerja.
"Ini peluang bagi lulusan kejuruan yang ada di Karawang," kata dia.

Namun begitu, penegakan Perda No. 1 Tahun 2011 yang kini konsen dilakukan Pemkab Karawang, kata Darsono, harus diimbangi dengan perhatian pemerintah kepada fasilitas sekolah, agar lulusan sekolah kejuruan tidak mengecewakan bagi perusahaan.

"Berarti, pemerintah juga harus perhatikan Sumber Daya Manusia (SDM) di sekolah, karena Karawang kini merupakan daerah industri, ini semua harus dimulai dari sarana pendidikan, apalagi pemerintah mewajibkan belajar 12 tahun," paparnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -