Jhonson Panjaitan Akan Meminta Saham PT SAMP

KARAWANG, KarawangNews.com - Pengacara warga tiga desa, Desa Wanakerta, Margamulya dan Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, Jhonson Panjaitan, akan meminta saham PT Sumber Air Mas Pratama (SAMP) atau PT BMI yang juga anak perusahaan Agung Podomoro Land (APLN) di pasar uang disuspend. Hanya saja, saat ini pihaknya tengah menempuh prosedur yang ada.

"Kita akan minta sahamnya disuspend, tapi kami harus menempuh prosedur agar tidak dituding fitnah. Makanya jadi terkesan lambat," ujar Jhonson kepada awak media, Senin (4/4/2016).

Pasalnya, saat ini pihaknya tengah menunggu surat pernyataan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karawang terkait status tanah tersebut. Sebab, baru surat  dari Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Nomor 503/181/Serkt Tentang Penangguhan Pemberian Izin Prinsip yang keluar.

"Mudah-mudahan minggu depan bisa keluar yang dari BPN, karena sudah ada pernyataan lisan. Kita tinggal mengunci saham pasar uang," katanya.

Pihaknya mengaku sangat  berhati-hati dalam menangani kasus ini. Sebab, target utama pihaknya adalah menyerang jantung APLN, bukan boneka yang sengaja dipasang.

"Target kami bukan bonekanya, tetapi pemilik APLN," tambahnya.

Sebab, mereka sadar yang dihadapi adalah corporation yang juga diduka kuat melibatkan sejumlah pejabat. Terlebih, pihaknya menduga APLN telah melakukan pembohongan publik.

"Bagaimana mungkin perusahaan yang belum mengantongi izin, bisa menawar-nawarkan saham di pasar modal dan sudah mendirikan kantor pemasaran, apalagi kalau bukan tipu," tegasnya.

Ia juga mengatakan komunikasi dan  respon dengan Bupati dan Wakil Bupati Karawang  cukup baik. Karena untuk pembongkaran kantor pemasaran PT BMI, piaknya tinggal melakukan koordinasi dengan Dinas Cipta Karya (DCK) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Hanya saja, jika pemerintah tidak kunjung mengabulkan tuntutan keadilan masyarakat tiga desa, pihaknya akan menggunakan kemarahan rakyat.

"Kemarahan rakyat itu seperti kemarahan terhadap maraknya prostitusi yang memuncak pada pembakaran," tandasnya. (rls/ds)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -