Bupati dan Wabup Sidak Parkir Truk Liar

KARAWANG, KarawangNews.com - Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana dan Wakil Bupati, Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) sidak langsung parkir truk liar dan pool pasir di sepanjang Jalan Interchange, Karawang Timur dan Karawang Barat, termasuk Jalan Baru Karawang, Rabu (6/4/2016) siang. Sidak ini terkait perbaikan tata ruang yang akan dilakukan pemerintahan Cellica-Jimmy.

Jalan Interchange Karawang Timur dan Karawang Barat rencananya akan ditata menjadi trotoar dan taman, sehingga harus bersih dari truk dan bus yang selalu terparkir di sepanjang jalan ini, juga dari bangunan liar, termasuk pool pasir.

Pada sidak ini, bupati yang didampingi belasan personil Dinas Perhubungan dan Satpol PP langsung meminta kepada para sopir truk untuk tidak parkir sembarangan di jalan tersebut, juga kepada para pemilik pool pasir liar agar mengosongkan pasirnya dari badan jalan tersebut.

Bupati memerintahkan langsung kepada Kasatpol PP Karawang, Widjojo untuk tegas dalam hal ini dan memberi toleran kepada mereka selama tiga hari untuk mengosongkan area jalan.
"Jika selama tiga hari masih parkir dan ada tumpukan pasir di sini, maka para pelanggar ini harus diberi sanksi tegas," kata Cellica kepada Widjojo yang ikut dalam sidak itu.

Diakui Cellica, penertiban ini sudah direncanakan sejak enam bulan lalu, bukan hanya saat ini penertiban truk-truk pasir di exit Tol Karawang Timur, hanya saja tak lama setelah ditertibkan  para pedagang pasir kembali bongkar muat pasirnya di bahu jalan tersebut.

"Kami akan membuat jalur hijau, akan ada taman-tamannya  kami minta  bapak tidak berjualan disini," ujar Cellica, saat berbincang dengan salah seorang penjual pasir.

Dikatakan bupati, ia akan mencarikan tempat khusus untuk bongkar muat pasir. Sebab, selain kerap menimbulkan kemacetan, tata ruang jalan ini kurang sedap dipandang mata.
Politisi asal Partai Demokrat itu meminta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) dan Satpol PP bekerjasama menertibkan dan mengawasi pool pasir dan parkir liar di ketiga ruas jalan tersebut, Interchange Karawang Timur, Karawang Barat dan Jalan Baru Karawang.

Sementara itu, salah seorang pedagang pasir di Jalan Interchange Karawang Timur, Nurdin mengatakan, sudah dua tahun ia berjulan pasir di tempat tersebut. Warga Desa Anggadita, Kecamatan Klari ini mengaku, memilih berjualan pasir di tempat tersebut lantaran lebih strategis. Nurdin mengaku, selama ini belum ada teguran apapun dari Pemkab atau pemerintah setempat.

Diketahui, truk-truk yang melakukan bongkar muat pasir di ketiga ruas jalan tersebut kerap menyebabkan kemacetan panjang. Bahkan, Satpol PP setempat pernah melayangkan teguran, tetapi tidak diindahkan para sopir truk dan pengusaha pool pasir ini. (spn/da)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -