Target Produksi Padi Karawang Mengacu P2BN

KARAWANG, KarawangNews.com - Kabupaten Karawang masih memiliki 94.311 hektar sawah dengan jumlah produksi 1.435 juta ton Gabah Kering Pungut (GKP) tiap panen, sehingga Karawang masih disebut lumbung padi Jawa Barat dan nasional.
Hal ini diungkapkan Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana di acara seminar nasional pertanian, Kamis (10/3/2016) di Kampus Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika). Kata dia, instrumen yang dapat digunakan untuk mencapai target produksi tersebut yaitu Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN).

Program itu dengan melakukan peningkatan produktivitas persatuan luas serta rekayasa teknologi dan sosial melalui optimalisasi lahan, peningkatan indeks pertanaman, penggunaan varietas unggul, pemupukan, pengendalian organisme pengganggu tanaman, teknologi pasca panen dan pemasaran hasil produksi.

Selanjutnya, pemerintah berkewajiban memfasilitasi penyelenggaraan penyuluhan pertanian melalui berbagai upaya, diantaranya melalui gerakan penyuluhan mulai dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat kelompok tani.

Pada kesempatan ini, bupati mengajak semua pihak agar menyelaraskan persepsi dan komitmen terhadap pentingnya penyuluhan pertanian melalui komunikasi dan dialog, serta meningkatkan harmonisasi kerja antar instansi.

Selain itu, menyusun konsep kebijakan dan strategi pembangunan pertanian yang lebih bersifat partisipatif dengan melaksanakan gerakan penyuluhan di setiap tingkatan yang dapat mendukung sistem agribisnis.

Juga, meningkatkan sinergitas dan koordinasi pelaksanaan program P2BN secara efektif bagi semua pihak yang tergabung dalam tim pelaksana P2BN di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa.

Kata bupati, sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah dan nasional,  peranan sektor pertanian bukan saja memberikan andil khususnya ketahanan pangan, tetapi juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan perekonomian secara menyeluruh, baik menyangkut pendapatan petani itu sendiri, pendapatan daerah, maupun penyerapan tenaga kerja.

"Semuanya sejalan dengan tema yang pada hari ini kita seminarkan yakni meninjau kebijakan pemerintah terhadap kedaulatan pangan nasional," kata Cellica. (rls/spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -